Featured Post

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

Gambar
  Thema: Memahami Kasih Sayang Tuhan (Ngangka Kerna Keleng Ate Dibata) Teks: Efesus 3:14–21 ​ Pendahuluan ​Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi digital, dan Artificial Intelligence (AI) sampai pada akhir September 2026 ini, manusia dihadapkan pada kemudahan sekaligus disrupsi kehidupan yang luar biasa. AI dan algoritma digital mampu menjawab berbagai persoalan teknis, memberikan analisis yang cepat, serta menawarkan solusi atas kebutuhan fisik dan praktis manusia secara instan. Namun, di balik seluruh kecanggihan teknologi tersebut, ada ruang terdalam dalam jiwa manusia—rasa hampa, kebingungan nilai, dan kerinduan akan kasih sejati—yang tidak pernah dapat diisi oleh algoritma maupun kecerdasan buatan manapun. ​Kondisi zaman ini menegaskan kembali betapa pentingnya doa untuk mengenal Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus secara pribadi dan mendalam. Pengetahuan intelektual yang dihasilkan oleh teknologi bersifat terbatas dan permukaan, sedangkan pengenala...

Catatan Tambahan PJJ 04 - 10 Agustus 2019. Gairah Suci Mencatat Inventaris Gereja



Sehken Penempatndu Mpekena kena Rumah Pertoton

Ogen  Nehemia Nehemia 7 : 70 -73

Minggu Perawatan Inventaris

Nehemia 7 : 70 - 73

7:70-72 Nterem i bas bangsa e si mereken penampatna guna nggalari ongkos pekena Rumah Pertoton e, e me: Gubernur: -- 8 kilo emas 50 mangkuk 530 jubah imam; Kepala-kepala terpuk: -- 168 kilo emas 1.250 kilo pirak; I bas bangsa e nari: -- 168 kilo emas 140 kilo pir 67 jubah imam;

7:73 Imam-imam, kalak Lewi, pengawal Rumah Pertoton, pemain musik, nterem rayat biasa ras si erdahin i bas Rumah Pertoton e, kerina kalak Israel -- ringan i bas kuta-kuta ras kuta-kuta Juda



Fakta

1.     Berlomba lomba semua orang memberikan sumbangannya untuk memperlengkapi dan memperindah Rumah Pertoton

2.     Smua pemberian kepada Rumah Pertoton dicatat, dan catatannya abadi

3.     Kerina ia mbere asa si meriah ukurna 8 Kilo Gram emas (8000 gram) bas Gubernur nari, 168 kilo (168.000 gram) emas bas kepala kepala terpuk nari bagpe pirak ras jubah Imam.

4.     Imam Imam,  kalak Lewi pengawal Rumah Pertoton, Pemain music ras enterem rakyat biasa ringan i Rumah Pertoton e jadi serdahin sue ras bidangna masing masing. 

5.     Kerina kalak Israel ringan ibas kuta kuta na, bagepe kuta kalak Juda.

Makna    
                                                
1.     Ada suka cita teologis yang dirasakan oleh Bangsa Isreal melhat kenyataan Rumah Pertoton selesai di Bangun.   Meriah ka kal min pusuhta ta kerina ngidah kecibal eksistensi gerejanta.

2.     Akibat Sukacita teologis itu, dengan rasa bangga dan penuh kedamaian hati mereka berlomba lomba memberikan sumbangannya berupa emas, pirak, jubah imam dll untuk membuat Rumah Pertoton semarak dan bersuka cita untuk memuji dan memuliakan Tuhan.

3.     Jika hati dilingkupi sukacita teologis, maka memberi  kepada Tuhan adalah sebuah kebanggaan dan sumber kedamaian hati.  JUmlah tidak lagi menadi ukuran sebab niat hanya satu memuji dan memuliakan Tuhan Allah saja.

4.     Tuhan tidak melupakan siapa pun yang memberikan sumbangannya untuk inventaris gereja.  Namanya tercatat abadi

5.     Rasa bangga member selanjutnya akan diikuti sukacita dalam mencari lebih banyak.  Maka benarlah Firman Tuhan, Berikanlah maka kamu akan memiliki......  Luar Biasa.
Pengkenaina

·        Bangsa Israel bangga sekali hatinya kalau dia bisa memberikan sesuatu untuk Rumah Pertoton.  Kita warga GBKP pun hendaknya mempunyai rasa bangga yang sangat tulus dan kuat jika dilibatkan dalam membangun dan merawat Gereja kita.

·        Semangat, motivasi, passion untuk merawat Gereja akan muncul dalam hati siapapun ketika dirinya mensyukuri semua anugerah Tuhan dalam dirinya.

·        Mari kita rawat gereja kita,  mari kita catat inventaris gereja kita dengan hati yag tulus dan niat memberikan yang terbaik kepada Tuhan kita.

Bujur ras mejuah juah kita kerina. I

Pt. Analgin Ginting

Komentar