Featured Post

CATATAN TAMBAHAN PJJ 9–15 AGUSTUS 2026

Gambar
  TEMA: TUHAN MENYEDIAKAN ( TUHAN NIKAPKENCA ) BAHAN: KEJADIAN 22:1-14 ​ PENDAHULUAN Bagaimana Anda merespons seluruh pengalaman hidup Anda? Bagaimana Anda merespons jika segala kesulitan, penderitaan, kemudahan, dan berkat anugerah diciptakan Tuhan secara unik dan spesifik kepada Anda? Pengalaman hidup acapkali membawa kita pada persimpangan antara meragukan pemeliharaan Allah atau mempercayai-Nya secara total. Melalui perikop Kejadian 22:1-14, kita diajak untuk melihat bagaimana iman diuji dalam ketaatan yang paling nyata, hingga kita menyaksikan sendiri bahwa Dia adalah Allah yang senantiasa menyediakan ( Jehovah Jireh ). ​ FAKTA ​ Ujian Ketaatan: Allah menguji Abraham dengan memerintahkannya mempersembahkan Ishak, anak tunggal yang sangat dikasihinya, sebagai korban bakaran di tanah Moria. ​ Ketaatan Tanpa Menunda: Abraham bangun pagi-pagi, mempersiapkan segala kebutuhan (keledai, kayu, bujang, dan Ishak), serta langsung berangkat menuju tempat yang ditunjukkan Al...

Catatan Tambahan PJJ 04 - 10 Agustus 2019. Gairah Suci Mencatat Inventaris Gereja



Sehken Penempatndu Mpekena kena Rumah Pertoton

Ogen  Nehemia Nehemia 7 : 70 -73

Minggu Perawatan Inventaris

Nehemia 7 : 70 - 73

7:70-72 Nterem i bas bangsa e si mereken penampatna guna nggalari ongkos pekena Rumah Pertoton e, e me: Gubernur: -- 8 kilo emas 50 mangkuk 530 jubah imam; Kepala-kepala terpuk: -- 168 kilo emas 1.250 kilo pirak; I bas bangsa e nari: -- 168 kilo emas 140 kilo pir 67 jubah imam;

7:73 Imam-imam, kalak Lewi, pengawal Rumah Pertoton, pemain musik, nterem rayat biasa ras si erdahin i bas Rumah Pertoton e, kerina kalak Israel -- ringan i bas kuta-kuta ras kuta-kuta Juda



Fakta

1.     Berlomba lomba semua orang memberikan sumbangannya untuk memperlengkapi dan memperindah Rumah Pertoton

2.     Smua pemberian kepada Rumah Pertoton dicatat, dan catatannya abadi

3.     Kerina ia mbere asa si meriah ukurna 8 Kilo Gram emas (8000 gram) bas Gubernur nari, 168 kilo (168.000 gram) emas bas kepala kepala terpuk nari bagpe pirak ras jubah Imam.

4.     Imam Imam,  kalak Lewi pengawal Rumah Pertoton, Pemain music ras enterem rakyat biasa ringan i Rumah Pertoton e jadi serdahin sue ras bidangna masing masing. 

5.     Kerina kalak Israel ringan ibas kuta kuta na, bagepe kuta kalak Juda.

Makna    
                                                
1.     Ada suka cita teologis yang dirasakan oleh Bangsa Isreal melhat kenyataan Rumah Pertoton selesai di Bangun.   Meriah ka kal min pusuhta ta kerina ngidah kecibal eksistensi gerejanta.

2.     Akibat Sukacita teologis itu, dengan rasa bangga dan penuh kedamaian hati mereka berlomba lomba memberikan sumbangannya berupa emas, pirak, jubah imam dll untuk membuat Rumah Pertoton semarak dan bersuka cita untuk memuji dan memuliakan Tuhan.

3.     Jika hati dilingkupi sukacita teologis, maka memberi  kepada Tuhan adalah sebuah kebanggaan dan sumber kedamaian hati.  JUmlah tidak lagi menadi ukuran sebab niat hanya satu memuji dan memuliakan Tuhan Allah saja.

4.     Tuhan tidak melupakan siapa pun yang memberikan sumbangannya untuk inventaris gereja.  Namanya tercatat abadi

5.     Rasa bangga member selanjutnya akan diikuti sukacita dalam mencari lebih banyak.  Maka benarlah Firman Tuhan, Berikanlah maka kamu akan memiliki......  Luar Biasa.
Pengkenaina

·        Bangsa Israel bangga sekali hatinya kalau dia bisa memberikan sesuatu untuk Rumah Pertoton.  Kita warga GBKP pun hendaknya mempunyai rasa bangga yang sangat tulus dan kuat jika dilibatkan dalam membangun dan merawat Gereja kita.

·        Semangat, motivasi, passion untuk merawat Gereja akan muncul dalam hati siapapun ketika dirinya mensyukuri semua anugerah Tuhan dalam dirinya.

·        Mari kita rawat gereja kita,  mari kita catat inventaris gereja kita dengan hati yag tulus dan niat memberikan yang terbaik kepada Tuhan kita.

Bujur ras mejuah juah kita kerina. I

Pt. Analgin Ginting

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026