Featured Post

Catatan Tambahan Khotbah 23 Agustus 2026

Gambar
 ​ ​ Tema: Bapa Yang Takut Kepada Tuhan  (Bapa si Malang man Tuhan) ​Nas Alkitab: Mazmur 128:1–6 (Responsoria) ​Konteks Teks: Nyanyian Ziarah ( Song of Ascents ) ​1. PENDAHULUAN ​Setiap keluarga di dunia ini mendambakan kebahagiaan, kedamaian, dan keberhasilan hingga ke generasi setelahnya. Namun, di tengah pergeseran zaman dan kompleksitas tantangan modern, banyak figur bapa/kepala keluarga terjebak mendefinisikan "kebahagiaan" hanya sebatas pencapaian finansial, status sosial, atau materi semata. ​Mazmur 128 hadir sebagai fondasi kebenaran yang memutarbalikkan standar dunia. Kebahagiaan sejati dan keberlanjutan berkat dalam keluarga tidak dimulai dari seberapa besar kekayaan yang dihimpun seorang bapa, melainkan dari kualitas rasa takutnya kepada TUHAN dan kerelaannya untuk hidup menurut jalan-jalan-Nya. ​2. FAKTA TEKS DAN KONTEKS (HISTORIS & LITERARIS) ​ Nyanyian Ziarah ( Shir Hama’aloth ): Mazmur 128 dinyanyikan oleh umat Israel saat mereka berziarah naik men...

Jokowi Terancam

Sebuah hasil survey kembali ditampilkan kehadapan publik di Indonesia. Hasil survey tentang elektabilitas Jokowi sebagai calon presiden dengan Partai Pendukungnya, PDIP serta partai partai yang lain. 

Memang hasil survey yang dilakukan oleh Pol-Tracking Institute ini tidak jauh berbeda dengan hasil hasil survey sebelumnya. Namun setelah membaca hasil survey ini hati saya dihinggapi ras cemas bahkan takut.



Sebagaimana diberitakan oleh Kompas.com pada hari minggu kemarin bahwa elektabilitas Jokowi konsisten mengalahkan kandidat presiden yang lain. Selengkapnya Kompas.com memberitakan seperti ini :

Menurut hasil survei, Jokowi menjadi magnet untuk menarik dukungan PDI Perjuangan. Jika Jokowi “nyapres”, versi Pol-Tracking Institute, elektabilitas PDIP mencapai 30,78 persen. Dibawah PDIP, yakni Partai Golkar (12,34 persen), Partai Gerindra (6,51 persen) dan Partai Demokrat (4,67 persen). 

“Sedangkan partai lain dalam survei tersebut kurang berpeluang menembus PT (parliamentary threshold/ambang batas),” kata Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yuda saat diskusi Menakar Peta Politik 2014: Pengaruh Figur Terhadap Konfigurasi Politik 2014 di Jakarta, Minggu (26/1/2014).

Apa yang saya takutkan adalah besarnya pengaruh Jokowi terhadap hidup atau matinya partai partai yang lain, khususnya partai yang tidak akan mampu menembus ambang batas (treshold). Hanta (Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute) menjelaskan, setidaknya ada empat partai yang terancam tak lolos ambang batas parlemen sebesar 3,5 persen jika Jokowi maju di Pilpres 2014. Empat partai itu adalah PPP (3,42 persen), PKB (3,25 persen), Hanura (3,09 persen) dan Nasdem (3,09 persen).

Berarti pencalonan Jokowi adalah ancaman bagi keempat partai ini. Mereka tentu saja akan merasa lebih aman jika Jokowi tidak mencalonkan diri menjadi presiden. Sebab jika Jokowi tidak mencalonkan atau dicalonkan masih menurut Pol Tracking Institute hanya menurunkan elektabilitas PDI P menjadi 22,4 persen. Adapun elektabilitas enam parpol lainnya akan naik, yaitu Golkar (15,9 persen), Gerindra (8,6 persen), dan Demokrat (7,9 persen), PKB (4,9 persen), PPP (4,5 persen), dan Hanura (4,2 persen).

Saya takut jangan jangan partai partai yang lain akan berusaha untuk menghambat pencalonan Jokowi. Saya benar benar takut kalau Jokowi diancam, atau diintimidasi supaya menarik diri dari pencalonan. Bahkan saya sempat terfikir bagaimana kalau partai partai yang terancam itu menyusun strategi untuk menghilangkan Jokowi.
Kemungkinan ini bisa saja terjadi mengingat selama ini tidak jarang para pelaku politik berusaha untuk menggunakan banyak cara demi memenangkan calonnya atau partainya.
Maka perlu sekali PDIP dan lembaga lembaga negara melakukan perlindungan yang ekstra terhadap Jokowi. Dan strategi PDIP untuk menunda pengumuman pencalonan Jokowi saya kira adalah suatu strategi yang sangat tepat. Kita berharap Jokowi tetap sehat walafiat, aman dan selamat menuju pengumuman dan pemilihan presiden berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026