Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (26 Juli s.d. 1 Agustus 2026)

Gambar
 ​ TEMA: Kami Terima Dari Tuhan ( Ialoken Kami Ibas Tuhan Nari ) TEKS: 1 Tawarikh 29 : 14 – 16 ​ "Sebab siapakah aku ini dan siapakah bangsaku, sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab dari pada-Mulah segala-galanya dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan kepada-Mu. Sebab kami adalah orang asing di hadapan-Mu dan orang pendatang sama seperti semua nenek moyang kami; sebagai bayang-bayang hari-hari kami di atas bumi dan tidak ada harapan. Ya TUHAN, Allah kami, segala kelimpahan bahan-bahan yang kami sediakan ini untuk mendirikan bagi-Mu rumah bagi nama-Mu yang kudus adalah dari tangan-Mu sendiri dan punya-Mulah segala-galanya." ​1. Pendahuluan ​Bagi orang Karo warga GBKP, kesadaran untuk memberi persembahan pada awalnya relatif rendah. Hal ini disebabkan oleh latar belakang sejarah pada awal berdirinya GBKP, di mana hampir seluruh kebutuhan operasional dan pelayanan gereja didanai serta disediakan oleh Nederlandsch Zende...

Jokowi Terancam

Sebuah hasil survey kembali ditampilkan kehadapan publik di Indonesia. Hasil survey tentang elektabilitas Jokowi sebagai calon presiden dengan Partai Pendukungnya, PDIP serta partai partai yang lain. 

Memang hasil survey yang dilakukan oleh Pol-Tracking Institute ini tidak jauh berbeda dengan hasil hasil survey sebelumnya. Namun setelah membaca hasil survey ini hati saya dihinggapi ras cemas bahkan takut.



Sebagaimana diberitakan oleh Kompas.com pada hari minggu kemarin bahwa elektabilitas Jokowi konsisten mengalahkan kandidat presiden yang lain. Selengkapnya Kompas.com memberitakan seperti ini :

Menurut hasil survei, Jokowi menjadi magnet untuk menarik dukungan PDI Perjuangan. Jika Jokowi “nyapres”, versi Pol-Tracking Institute, elektabilitas PDIP mencapai 30,78 persen. Dibawah PDIP, yakni Partai Golkar (12,34 persen), Partai Gerindra (6,51 persen) dan Partai Demokrat (4,67 persen). 

“Sedangkan partai lain dalam survei tersebut kurang berpeluang menembus PT (parliamentary threshold/ambang batas),” kata Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yuda saat diskusi Menakar Peta Politik 2014: Pengaruh Figur Terhadap Konfigurasi Politik 2014 di Jakarta, Minggu (26/1/2014).

Apa yang saya takutkan adalah besarnya pengaruh Jokowi terhadap hidup atau matinya partai partai yang lain, khususnya partai yang tidak akan mampu menembus ambang batas (treshold). Hanta (Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute) menjelaskan, setidaknya ada empat partai yang terancam tak lolos ambang batas parlemen sebesar 3,5 persen jika Jokowi maju di Pilpres 2014. Empat partai itu adalah PPP (3,42 persen), PKB (3,25 persen), Hanura (3,09 persen) dan Nasdem (3,09 persen).

Berarti pencalonan Jokowi adalah ancaman bagi keempat partai ini. Mereka tentu saja akan merasa lebih aman jika Jokowi tidak mencalonkan diri menjadi presiden. Sebab jika Jokowi tidak mencalonkan atau dicalonkan masih menurut Pol Tracking Institute hanya menurunkan elektabilitas PDI P menjadi 22,4 persen. Adapun elektabilitas enam parpol lainnya akan naik, yaitu Golkar (15,9 persen), Gerindra (8,6 persen), dan Demokrat (7,9 persen), PKB (4,9 persen), PPP (4,5 persen), dan Hanura (4,2 persen).

Saya takut jangan jangan partai partai yang lain akan berusaha untuk menghambat pencalonan Jokowi. Saya benar benar takut kalau Jokowi diancam, atau diintimidasi supaya menarik diri dari pencalonan. Bahkan saya sempat terfikir bagaimana kalau partai partai yang terancam itu menyusun strategi untuk menghilangkan Jokowi.
Kemungkinan ini bisa saja terjadi mengingat selama ini tidak jarang para pelaku politik berusaha untuk menggunakan banyak cara demi memenangkan calonnya atau partainya.
Maka perlu sekali PDIP dan lembaga lembaga negara melakukan perlindungan yang ekstra terhadap Jokowi. Dan strategi PDIP untuk menunda pengumuman pencalonan Jokowi saya kira adalah suatu strategi yang sangat tepat. Kita berharap Jokowi tetap sehat walafiat, aman dan selamat menuju pengumuman dan pemilihan presiden berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025