Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 20 – 27 September 2026

Gambar
 ​ Tema: Berpengharapan Maka Diabadikan ( Erpengarapan Maka Ikelini ) Sub-Tema: Mengenal Tuhan Adalah Buah Dari Berpengharapan Nats Alkitab: Roma 8 : 18 – 25 ​ “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.   Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.   Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.   Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.   Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pe...

Jokowi Terancam

Sebuah hasil survey kembali ditampilkan kehadapan publik di Indonesia. Hasil survey tentang elektabilitas Jokowi sebagai calon presiden dengan Partai Pendukungnya, PDIP serta partai partai yang lain. 

Memang hasil survey yang dilakukan oleh Pol-Tracking Institute ini tidak jauh berbeda dengan hasil hasil survey sebelumnya. Namun setelah membaca hasil survey ini hati saya dihinggapi ras cemas bahkan takut.



Sebagaimana diberitakan oleh Kompas.com pada hari minggu kemarin bahwa elektabilitas Jokowi konsisten mengalahkan kandidat presiden yang lain. Selengkapnya Kompas.com memberitakan seperti ini :

Menurut hasil survei, Jokowi menjadi magnet untuk menarik dukungan PDI Perjuangan. Jika Jokowi “nyapres”, versi Pol-Tracking Institute, elektabilitas PDIP mencapai 30,78 persen. Dibawah PDIP, yakni Partai Golkar (12,34 persen), Partai Gerindra (6,51 persen) dan Partai Demokrat (4,67 persen). 

“Sedangkan partai lain dalam survei tersebut kurang berpeluang menembus PT (parliamentary threshold/ambang batas),” kata Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yuda saat diskusi Menakar Peta Politik 2014: Pengaruh Figur Terhadap Konfigurasi Politik 2014 di Jakarta, Minggu (26/1/2014).

Apa yang saya takutkan adalah besarnya pengaruh Jokowi terhadap hidup atau matinya partai partai yang lain, khususnya partai yang tidak akan mampu menembus ambang batas (treshold). Hanta (Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute) menjelaskan, setidaknya ada empat partai yang terancam tak lolos ambang batas parlemen sebesar 3,5 persen jika Jokowi maju di Pilpres 2014. Empat partai itu adalah PPP (3,42 persen), PKB (3,25 persen), Hanura (3,09 persen) dan Nasdem (3,09 persen).

Berarti pencalonan Jokowi adalah ancaman bagi keempat partai ini. Mereka tentu saja akan merasa lebih aman jika Jokowi tidak mencalonkan diri menjadi presiden. Sebab jika Jokowi tidak mencalonkan atau dicalonkan masih menurut Pol Tracking Institute hanya menurunkan elektabilitas PDI P menjadi 22,4 persen. Adapun elektabilitas enam parpol lainnya akan naik, yaitu Golkar (15,9 persen), Gerindra (8,6 persen), dan Demokrat (7,9 persen), PKB (4,9 persen), PPP (4,5 persen), dan Hanura (4,2 persen).

Saya takut jangan jangan partai partai yang lain akan berusaha untuk menghambat pencalonan Jokowi. Saya benar benar takut kalau Jokowi diancam, atau diintimidasi supaya menarik diri dari pencalonan. Bahkan saya sempat terfikir bagaimana kalau partai partai yang terancam itu menyusun strategi untuk menghilangkan Jokowi.
Kemungkinan ini bisa saja terjadi mengingat selama ini tidak jarang para pelaku politik berusaha untuk menggunakan banyak cara demi memenangkan calonnya atau partainya.
Maka perlu sekali PDIP dan lembaga lembaga negara melakukan perlindungan yang ekstra terhadap Jokowi. Dan strategi PDIP untuk menunda pengumuman pencalonan Jokowi saya kira adalah suatu strategi yang sangat tepat. Kita berharap Jokowi tetap sehat walafiat, aman dan selamat menuju pengumuman dan pemilihan presiden berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026