Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 12 – 18 Juli 2026

Gambar
 ​ Thema : Dunia Orang Mati (Doni Kalak Mate) Nats : Ayub 14 : 13 ​ "Ah, kiranya Engkau menyembunyikan aku di dalam dunia orang mati, melindungi aku, sampai murka-Mu surut; dan menetapkan waktu bagiku, kemudian mengingat aku pula!" ​ Pendahuluan ​Kitab Ayub sering kali membawa kita ke dalam perenungan yang sangat dalam mengenai penderitaan dan batas eksistensi manusia. Dalam Ayub 14, Ayub sedang meratapi betapa singkat dan penuh sesaknya hidup manusia di bumi. Di tengah rasa sakit yang luar biasa dan tekanan emosional yang hebat, Ayub tidak melihat kematian sebagai akhir dari segalanya atau sebagai hukuman yang membinasakan, melainkan sebagai sebuah tempat perlindungan sementara yang misterius di hadapan Allah.  Secara teologis, kematian sering kali disalahpahami hanya sebagai upah dosa atau sekadar akhir tragis dari biologis manusia. Namun, melalui kacamata iman, teologi kematian ( theology of death ) menyingkapkan bahwa maut telah ditundukkan di bawah kedaulatan Alla...

Cara Hongkong Merubah Desa Nelayan Menjadi Daerah Wisata

Hongkong memang harus diakui sudah jauh lebih maju dari Indonesia.  Bukan karena faktor alamnya, namun karena komitmen pemerintahnya.  Sebab kalau potensi alam, Hongkong tidak ada apa apanya dibanding dengan kekayaan alam nusantara.  Namun komitmen dan kesungguhan pemerintah dan seluruh penduduk Hongkong lah yang membuat negara ini jauh lebih maju dan lebih menarik dibanding dengan negara kita.


Dalam liburan kejepit  minggu yang lalu, berkaitan dengan Hari Raya Nyepi, kami mendapat kesempatan untuk mendatangi Hongkong. Kali ini teman yang berdomisili di Hongkong mengajak kami mengunjungi satu desa tua di pinggir pantai di sebelah Utara Hongkong.  Tai O nama desa itu kami jangkau dengan bus selama lebih kurang 1 jam perjalanan dari Tun Jhung  atau Citygate tempat factory outlet yang paling terkenal Hongkong.


1363597457881588008
Sumber Foto Dokumen Pribadi


Apa yang terlihat di Tai O?  Tidak ada bedanya dengan kampung nelayan di Tanah Air.  Namun yang menarik adalah, desa ini bersih.  Tidak ada sampah sedikit pun ditemui.  Kesan kumuh nesa nelayan tetap ada, namun menarik karena tidak ada bau amis, tidak ada air tergenang, dan tidak ada sampah sampah berserakan.


1363597667441701366
Bersih. Dan Diujung latar pengunjung yang mau pulang antri rapi menaiki bus. Sumber foto Dokumen Pribadi.


Banyak sekali tourist lokal dan asing datang berkunjung, memandang laut dan pemandangan ke tebing tebing tandus di belakang desa. Di tengah desa ada pasar tempat  para penjual hasil tangkapan ikan serta olahannya seperti terasi, ikan kering maupun rumah rumah makan ikan bakar. Daya tarik desa Tai O adalah karena jati dirinya sebenarnya.  Ini desa nelayan apa adanya.  Hanya karena dijaga dengan bersih, disediakan transport yang mudah, dan warung warung yang berjajar tertata.


136359790470234264
Ciri Khas Kampung Nelayan. Namun bersih. Sumber foto Dokumen Pribadi

 
Transportasi memang menarik.   Tidak ada kenderaan pribadi yang datang.  Semua kenderaan umum, bus.  Namun penumpang tertib antri menunggu naik bus, yang setiap 10 menit berangkat.  Kesederhanaan Tai O menjadi menarik dibalik kota sangat modern di pusat Hongkong seperti di Kowloon dan Causeway Bay.


13635981461018188775
Sumber foto Dokumen Pribadi.


Di atas bus saat meniggalkan Tai O saya berfikir bahwa daya tarik  tempat wisata sebenarnya tidak melulu karena alamnya, namun karena kesungguhan hati untuk membuatnya menarik dan bersahaja.  Tidak heran lah berduyun duyun orang datang mengunjungi kampung nelayan yang sudah tua ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ 10 – 16 Agustus 2025