Featured Post

Refleksi 136 Tahun Perjalanan GBKP.

Gambar
  Soli Deo Gloria: Manifestasi Etos Calvinis dalam Narasi Pelayanan Pdt. Mea Br Purba, S.Th., M.M. Oleh Pt. Em Analgin Ginting, M.Min. ​ Pendahuluan ​Dalam tradisi teologi Reformed yang dipelopori oleh John Calvin, konsep Providentia Dei (Pemeliharaan Allah) dan Vocatio (Panggilan) bukanlah sekadar doktrin di atas kertas, melainkan sebuah gaya hidup. Salah satu potret hidup yang mencerminkan etos ini secara nyata dalam lingkup Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) adalah Pdt. Mea Br Purba, S.Th., M.M. Kehidupan pelayanannya memberikan bukti empiris bagaimana seorang pelayan Tuhan mampu menyeimbangkan ketaatan mutlak kepada kehendak ilahi dengan integritas keluarga yang harmonis. ​ Providensia dan Ketaatan Tanpa Syarat ​Perjalanan Pdt. Mea dari Binjai ke tanah Jawa pada sekitar tahun 2012/2013 merupakan sebuah peristiwa yang dalam kacamata Calvinis disebut sebagai "Aturan Ilahi yang Tidak Terlihat." Tanpa ambisi pribadi untuk mengejar posisi di pusat kota besar seperti Jaka...

Inilah Alasan Sebenarnya Kemunduran Rahmad Darmawan

Terkuak sudah alasan sebenarnya kemunduran Rahmad Darmawan dari pelatih Timnas Usia 23 tahun. Melalui wawancara dengan Radio Elshinta minggu yang yang lalu, dan disiarkan berulang ulang, RD menyampaikan beberapa kejadian yang menurut kesimpulan saya adalah alasan yang lebih kuat dibanding dengan alasan kegagalan mendapatkan medali emas dalam Sea Games.

Kepada Radio Elshinta RD mengatakan bahwa dia sempat furstasi dan mau mengundurkan diri pada persiapan menjelang pertandingan Timnas dengan LA Galaxy pada tanggal 30 Nopember kemarin. Ketika mau memilih pemain untuk melawan LA Galaxy ada orang yang mengatakan supaya RD tidak memilih pemain yang berasal dari klub dibawan naungan ISL. Padahal banyak pemain nasional baik senion maupun yang masuk dalam Timnas usia 23 tahun yang berasal dari klub yang berada di ISL. Kepada yang meminta itu RD sempat mengatakan pendiriannya, bahkan mengancam mau mundur dan tidak mau menangani kalau asal pemain dibeda bedakan yang dari ISL atau yang dari IPL.

Sumber Foto : Olah raga.Kompasiana.Com

Namun beberapa waktu kemudian RD mendapat sms dari Djohar Arifin sang ketua umum PSSI supaya RD mengambil pemain dari mana saja. RD diminta untuk tidak menghiraukan permintaan macam macam yang disampaikan oleh pengurus PSSI yang lain.

Penjelasan SMS dari Ketua Umum inilah yang membuat RD kembali meneruskan tanggung jawabnya untuk memilih dan melatih Timnas (senior dan usia 23 tahun) melawan LA Galaxy, yang hasilnya sangat mengejutkan LA Galaxy sendiri.

Jelas sudah bahwa kemunduran RD dari pelatih Timnas usia 23 tahun bukan karena kegagalan mendapatkan medali emas di Sea Games, namun karena kekisruhan di tubuh PSSI sendiri yang digerogoti dari dalam.

Di Media sekarang ramai diperbincangkan siapa pengganti Rahmad Darmawan. Beberapa nama muncul antara lain Widodo Cahyo Putro, Aji Santoso dan Nil Maizar. Mengganti pelatih bukanlah substansi masalah PSSI saat ini. Bisa saja dikendalikan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab. Masalahnya adalah kekuatan Visi PSSI serta komitmen semua pengurus PSSI sendiri. Ah nampaknya makin kacau PSSI dengan dijalankannya RASN, Rapat Akbar Sepak Bola Nasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025