Featured Post

MENGUJI DAYA TAHAN EKONOMI INDONESIA:

Gambar
  ​Mengukur Ketahanan Makro di Tengah Guncangan Mikro dan Visi Substitusi Impor ​ Oleh: Ir. Analgin Ginting Jakarta, 5 Juni 2026 ​1. Pendahuluan ​Memasuki pertengahan tahun 2026, lanskap ekonomi Indonesia dihadapkan pada sebuah paradoks besar yang memicu perdebatan sengit di kalangan akademisi dan pengambil kebijakan. Di satu sisi, indikator makro di atas kertas menunjukkan ketahanan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang impresif. Namun di sisi lain, sektor riil dan pasar keuangan domestik memancarkan sinyal darurat. ​Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026 , tekanan eksternal telah menyeret nilai tukar Rupiah menembus batas psikologis baru di kisaran Rp 17.980 hingga Rp 18.036 per Dollar AS , setelah sempat tertekan ke rekor terendah Rp 18.049. Pelemahan nilai tukar yang kronis ini diikuti oleh kondisi Pasar Modal yang "berdarah-darah"; Indeks Harga Saham Ganungan (IHSG) mengalami koreksi tajam ke zona merah karena aksi jual masif ( capital outflow ) oleh investor asin...

Bali Masih Hujan Pagi Ini

Membuat kami malas meninggalkan hotel tempat kami menginap. Padahal setumpuk rencana perjalanan sudah dibuat. Mulai dari mengunjungi Pantai Kuta yang sangat terkenal itu, sampai memilih program tour yang bisa membawa kami mengunjungi tempat tempat wisata yang ada di Pulau Bali.

Pemandangan Di Luar Saat Hujan. Diambil dari Teras Belakang Hotel Tempat Kami Menginap.

Namun karena hujan, semua anggota keluarga masih malas malasan di dalam kamar, padahal perut sudah keroncongan mau diisi dengan sarapan pagi.

Tiba dari Jakarta dengan menggunakan pesawat garuda Citi link perjalanan kami lancar mengalir. Waktu take off di Jakarta, serta Landing di Ngurah Rai Airport Denpasar semua on time. Setelah menunggu bagasi sekitar 15 menit, kami keluar dari Airport.

Di Atas Pesawat Citi Link Garuda



Se sampai di pintu luar saya langsung melihat tulisan besar nama saya, yang ditulis oleh petugas Hotel tempat kami menginap. Saya memesan hotel sejak bulan september yang lalu melalui situs Booking.Com. Senyum khas gaya Bali menyambut kami dengan ramah, berjalan ke tempat parkir sejauh lebih kurang 1 km. Akhirnya kami sampai ke mobil hotel. Suzuki APV yang masih baru dan dirawat secara rapi.

Tiba hotel di kamar Junior suite yang cukup lega dengan televisi flat 32 Inci membuat seluruh anak anak dan istri saya merasa nyaman di kamar hotel.


Menunggu Sarapan Pagi di Restoran Taman Yang Dimiliki Hotel

Nah pagi ini ketika bersiap siap mau pergi Sarapan pagi di Restaurant Taman yang dimiliki hotel, masih hujan gerimis. Sehingga mempunyai kesempatan menulis artikel ini. Bali memang tempat pilihan no 1 untuk di datangi oleh banyak keluargadari seluruh dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025