Featured Post

Catatan Tambahan Khotbah 26 April 2026. Jubilate.

Gambar
  Naskah Khotbah: Bersorak Karena Perbuatan Tuhan Allah ​ Thema: Ersurak Erkiteken Perbahanen Dibata Nas: Mazmur 65:1-9 ​I. Pendahuluan: Kejujuran di Hadapan Sang Pencipta ​Penulis Mazmur dikenal sebagai sosok yang sangat transparan dan ekspresif dalam relasinya dengan Tuhan. Ia tidak memakai "topeng" kesalehan; ketika ia sedih, bingung, marah, takut, atau merasa menjadi korban perundungan, ia menyampaikannya apa adanya kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Demikian pula saat hatinya meluap dengan sukacita, ia bersorak dan bernyanyi tanpa keraguan. ​Sikap transparan inilah yang menjadi pintu gerbang transformasi. Pertobatan sejati tidak dimulai dari kata-kata manis, melainkan dari kejujuran mengakui kondisi diri di hadapan Allah. ​II. Arti dan Makna Teologis ​Berdasarkan perenungan atas Mazmur 65:1-9, kita menemukan beberapa pilar iman: ​ Tuhan yang Mendengar dan Mengampuni: Tuhan senantiasa mau mendengar doa dan mengabulkan permohonan ampun dari orang-orang berdosa. ...

Banyak Sampah Terdampar di Pantai Kuta

Berbeda dengan 17 tahun yang lalu, saat saya pertama sekali menginjakkan kaki di Pantai Kuta Bali, bersih dan asri. Sekarang Pantai Kuta sangat kotor. Banyak sampah yang terdampar di bibir pantai, dihempaskan oleh ombak dari dalam laut. Foto Foto di bawah ini diambil pada tanggal 29 Desember 2011



Kalau diperhatikann maka samaph sampah yang terdampar di Pantai tidak hanya sampah sampah organik, beruapa cabang cabang kayu, buah kelapa dan rumput rumput laut. Namun terdapat juga segala macam sampah plastik, botol bekas minuman air mineral serta bungkus bungkus yang lain. Semuanya bercampur baur dan bertumpuk tumpuk, menyisakan pemandangan yang sangat tidak indah.

Meskipun demikian anehnya daya tarik dan minat orang untuk mandi dan berselancar di laut Pantai Kuta tidak menurun. Dibanding dengah pantai pantai lain seperti Sanur, Jimbaran, Legian dan Dream Land dan yang lain, para wisatawanm lokal maupun mancanegara tetap memilih Pantai Kuta sebagai tempat bermain dan bersosialisai.

Untuk membersihkan pantai dari sampah sampah ini, pihak pemelihara pantai memang mendatangkan alat berat untuk memungut sampah sampah lengkap dengan puluhan orang petugas kebersihannya. Namun tetap saja sampah tidak dapat dibersihkan. Karena banyaknya sampah yang dihempaskan dari laut.



Jalan satu satunya untuk membersihkan pantai Kuta dari sampah adalah membangun kesadaran semua orang baik penduduk Bali maupun pelancong dari segala penjuru. Tidak membuang sampah langsung ke Laut dan juga tidak membuang sampah ke sungai ssungai yang toh akhirnya samapai juga ke laut, terutama plastik.




Kalau kesadaran ini tidak dikampanyekan dan dibangun dari sekarang, maka sampah yang terhempas dan tertahan di Pantai akan bertambah makin lama makin banyak. Bisa saja suatu saat nanti orang tidak lagi berminat mengunjungi pantai Kuta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025