Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)

Gambar
  ​ Tema: Pengetahuan Yang Lengkap Dan Berguna ( Pemeteh si kuh dingen serta ) Teks Alkitab: 1 Korintus 13:11 – 12 ​ "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." ​ Pendahuluan ​Pertumbuhan adalah keniscayaan dalam tatanan ciptaan Allah. Sebagaimana seorang anak secara fisik dan mental mengalami fase perkembangan dari tutur kata, perasaan, hingga pola pikir sederhana menuju kedewasaan, demikian pula manusia dipanggil untuk mengalami pembaharuan budi dan iman secara berkesinambungan. Ketidakmampuan atau keengganan untuk bertumbuh merupakan sebuah anomali spi...

Artha Nauli Bersuara Emas, Berhati Platinum

Lantunan Suara Artha Nauli dalam acara Fokus Pagi Indosiar begitu mempesona. Kalau hanya mendengar suaranya kita tidak akan percaya kalau usianya baru 14 tahun. Namun saat dirinya diwawancarai oleh pemandu Acara Thina Talisa yang dulu di TV One, baru ketahuan bahwa dirinya masih anak anak, menjelang remaja. Sampai sampai Thina sendiri berkomentar, “kalau lagi berbicara suara kanak kanak banget, namun kalau lagi nyanyi suaramu dewasa banget”.



Menyanyikan sebuah lagu slow rock yang dulu populer dibawakan penyanyi rock wanita, Nicky Astria “Emosi Jiwa”, teknik vokal, warna suara serta vibrasi nya begitu sempurna. Tidak heran kalau Artha, begitu dia dipanggil, sudah memiliki 1000 piala lebih yang dikoleksi dan disusunnya secara rapi . Sudah menyanyi sejak usia 3 tahun, dan setiap hari sabtu minggu mengikuti lomba di wilayah Bekasi begitulah dia mengumpulkan pialanya sehingga terkumpul sekarang sekitar 1000 buah.


Bakatnya luar biasa, suaranya emas namun yang lebih hebat lagi adalah hati Artha Nauli sebab disitu ada platinum yang harganya tidak ternilai. Mengapa? Karena perjuangan hidupnya dan motivasi bernyanyinya yang sungguh sangat menyentuh. Membuat akupun sempat meneteskan air mata bangga dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.



Betapa tidak? Sebab Artha di keluarga adalah anak semata wayang, anak tunggal dari pasangan orang tua, Anna dan Richard yang sudah berusia lanjut. Tidak hanya berusia lanjut, tapi juga sakit sakitan. Ibunya Anna, sudah pernah dioperasi jantung, dan sering sakit sehingga Artha kadang harus ijin dari sekolah untuk mengurus ibundanya. Kalau mengikuti lomba, ibunya yang sakit sakitan dan matanya sudah lanjut inilah yang menghantarkannya kemana mana. Ibu dan anak saling menghantarkan.


Bagaimana dengan ayahnya Richard ayahnya? Mengalami penyakit di otaknya, sehingga tempurung kepalanya harus dibuka. Dan sampai saat diwawancarai pun belum dipasang. Nach, kondisi ayahnya inilah yang menjadi Motivasi yang sangat kuat dalam diri Artha untuk berprestasi dalam menyanyi. Jika dari lomba menyanyi Artha mendapat hadiah uang, maka uang ini dia berikan untuk mengobati ayahnya. Hatinya sangat mulia. Ketika ditanya berapa uang terbanyak yang pernah didapat dari lomba menyanyi, Artha menjawab Rp 10 juta,.


Thina Talissa, penyiar cantik nan energik

Hebat, Artha, hebat Thina Talissa memandu acara yang positif dan menyentuh ini jauh dari acara talk show politik yang munafik. Hebat juga SMP Marsudirini Bekasi tempat Artha Nauli bersekolah. Kita butuh acara seperti ini, untuk menyadarkan kita betapa banyak prestasi anak anak Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026