Featured Post

MENGUJI DAYA TAHAN EKONOMI INDONESIA:

Gambar
  ​Mengukur Ketahanan Makro di Tengah Guncangan Mikro dan Visi Substitusi Impor ​ Oleh: Ir. Analgin Ginting Jakarta, 5 Juni 2026 ​1. Pendahuluan ​Memasuki pertengahan tahun 2026, lanskap ekonomi Indonesia dihadapkan pada sebuah paradoks besar yang memicu perdebatan sengit di kalangan akademisi dan pengambil kebijakan. Di satu sisi, indikator makro di atas kertas menunjukkan ketahanan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang impresif. Namun di sisi lain, sektor riil dan pasar keuangan domestik memancarkan sinyal darurat. ​Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026 , tekanan eksternal telah menyeret nilai tukar Rupiah menembus batas psikologis baru di kisaran Rp 17.980 hingga Rp 18.036 per Dollar AS , setelah sempat tertekan ke rekor terendah Rp 18.049. Pelemahan nilai tukar yang kronis ini diikuti oleh kondisi Pasar Modal yang "berdarah-darah"; Indeks Harga Saham Ganungan (IHSG) mengalami koreksi tajam ke zona merah karena aksi jual masif ( capital outflow ) oleh investor asin...

Kata Pengantar Mayjen Purn Musa Bangun, Dalam Buku Biografi Analgin Ginting

Saya dengan gembira menyambut terbitnya buku biografi bere bere saya Analgin Ginting, yang isinya tentang Visi dan Karakter Kepemimpinannya,  menurut penilaian dan ulasan sekitar  100 orang sahabatnya.   Buku adalah panduan kita untuk memandang, mengetahui bahkan menguasai dunia.   Buku adalah salah satu sumber informasi untuk mengetahui seseorang sampai kepada karakter nya.  Bacalah buku biografi  atau autobiografi seseorang maka kita akan semakin mengenal dirinya. 

Kita sering mendengar anekdot “janganlah kita membeli kucing dalam karung”, artinya jangan kita menilai dan menyimpulkan seseorang terutama memilih dia sebelum kita mengenal nya secara baik dan  mendalam.   Terutama kalau kita ingin memilih seseorang menjadi pemimpin, kenaliah dirinya terlebih dahulu dengan cara mendapatkan informasi sebanyak banyaknya.  Nah membaca buku biografi nya adalah salah satu cara untuk mengenal calon pemimpin, supaya kelak kita tidak menyesal memilih dirinya.


Banyak sekali manfaat membaca buku.  Dulu saat saya masih aktif di TNI Angkatan Darat saya sering mendapat oleh oleh buku dari atasan saya Pak  Prabowo Subianto.  Setiap kali beliau bertugas ke luar negeri, ke Eropah misalnya,  saya dan teman teman pasti dibawa oleh oleh berupa buku buku  dan beliau meminta kami membacanya.  Pak Prabowo memang suka sekali membaca buku, dan dia juga mengharapkan kami bawahannya  rajin membaca buku untuk menambah wawasan.    Membaca memang cara terbaik untuk menambah wawasan kita semua.


Jadi sekali lagi  saya mendorong kita semua untuk rajin membaca terutama membaca buku buku yang menambah inspirasi kita untuk berinovasi dan berbuat hal baru.   Bacalah buku biografi Analgin Ginting ini, yang dalam pandangan saya adalah seorang yang “mehamat”, bertanggung jawab dan selalu berusaha untuk menuntaskan apa yang sudah mulai dia kerjakan.  Terima kasih. Mejuah juah. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025