Featured Post

Musuh Yang Kita Hadapi Tidak Selemah Yang Kita Bayangkan

Gambar
  ​ Oleh:  Pt. Em, Analgin Ginting ​Pendahuluan: Paradoks Pengenalan Diri ​Perjalanan spiritualitas manusia sering kali terjebak dalam dikotomi antara yang sakral dan yang profan. Namun, sebuah tesis mendasar yang diangkat oleh Dharma Pongrekun mengingatkan kita pada sebuah kebenaran kuno: mustahil bagi seseorang untuk beriman kepada Tuhan jika ia tidak mengenal dirinya sendiri. Iman tanpa pengenalan diri adalah sebuah fatamorgana intelektual, sebuah bangunan tanpa fondasi yang kokoh. Jika kita tidak memahami siapa subjek yang percaya, maka objek kepercayaan itu pun menjadi kabur dan kehilangan esensinya. ​Dalam konteks teologi klasik, gagasan ini menemukan resonansi terdalamnya dalam pemikiran Yohanes Calvin. Calvin menegaskan bahwa pengetahuan tentang Allah dan pengetahuan tentang diri kita sendiri adalah dua hal yang saling bertaut erat. Seseorang tidak dapat memandang dirinya secara jujur tanpa menyadari kehadiran Sang Pencipta, dan sebaliknya, seseorang tidak dapat mem...

Kata Pengantar Mayjen Purn Musa Bangun, Dalam Buku Biografi Analgin Ginting

Saya dengan gembira menyambut terbitnya buku biografi bere bere saya Analgin Ginting, yang isinya tentang Visi dan Karakter Kepemimpinannya,  menurut penilaian dan ulasan sekitar  100 orang sahabatnya.   Buku adalah panduan kita untuk memandang, mengetahui bahkan menguasai dunia.   Buku adalah salah satu sumber informasi untuk mengetahui seseorang sampai kepada karakter nya.  Bacalah buku biografi  atau autobiografi seseorang maka kita akan semakin mengenal dirinya. 

Kita sering mendengar anekdot “janganlah kita membeli kucing dalam karung”, artinya jangan kita menilai dan menyimpulkan seseorang terutama memilih dia sebelum kita mengenal nya secara baik dan  mendalam.   Terutama kalau kita ingin memilih seseorang menjadi pemimpin, kenaliah dirinya terlebih dahulu dengan cara mendapatkan informasi sebanyak banyaknya.  Nah membaca buku biografi nya adalah salah satu cara untuk mengenal calon pemimpin, supaya kelak kita tidak menyesal memilih dirinya.


Banyak sekali manfaat membaca buku.  Dulu saat saya masih aktif di TNI Angkatan Darat saya sering mendapat oleh oleh buku dari atasan saya Pak  Prabowo Subianto.  Setiap kali beliau bertugas ke luar negeri, ke Eropah misalnya,  saya dan teman teman pasti dibawa oleh oleh berupa buku buku  dan beliau meminta kami membacanya.  Pak Prabowo memang suka sekali membaca buku, dan dia juga mengharapkan kami bawahannya  rajin membaca buku untuk menambah wawasan.    Membaca memang cara terbaik untuk menambah wawasan kita semua.


Jadi sekali lagi  saya mendorong kita semua untuk rajin membaca terutama membaca buku buku yang menambah inspirasi kita untuk berinovasi dan berbuat hal baru.   Bacalah buku biografi Analgin Ginting ini, yang dalam pandangan saya adalah seorang yang “mehamat”, bertanggung jawab dan selalu berusaha untuk menuntaskan apa yang sudah mulai dia kerjakan.  Terima kasih. Mejuah juah. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025