Featured Post

Kisah Pertandingan Catur Bobby Fischer Dengan Boris Spassky, Sejarah Terbesar Pada Catur Dunia

Gambar
  Diterjemahkan Dari Space Daily Selama 24 tahun, Uni Soviet telah menggunakan kejuaraan catur dunia sebagai bukti keunggulan intelektual mereka atas Barat — dan kekalahan juara Soviet Boris Spassky oleh pecatur Amerika Bobby Fischer di Reykjavik pada tahun 1972 mengakhiri argumen tersebut, di hadapan seluruh dunia, dalam satu pertandingan saja. ​Sulit bagi kita saat ini, setelah 54 tahun berlalu, untuk menggambarkan besarnya beban institusional yang diletakkan oleh Uni Soviet pada olahraga catur pada awal tahun 1970-an. Mulai tahun 1920-an, pemerintah Soviet telah memperlakukan catur sebagai olahraga intelektual yang didukung negara, berada dalam kategori umum yang sama dengan balet, senam, dan program luar angkasa — sebuah ranah di mana prestise sistem Soviet akan ditunjukkan melalui pembinaan bakat kelas dunia secara sistematis. ​Sistem dukungan catur di Uni Soviet saat itu meliputi: ​Klub-klub catur didanai sepenuhnya oleh negara. ​Infrastruktur pelatihan disediakan...

Lho, Jokowi Koq Tiba Tiba Sombong?

Memahami paradigma dua pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta…

Sumber Foto :News.detik.com


Foke : “Tanpa saya Pak Nara tidak ada apa apanya. Makanya apapun yang saya lakukan dan katakan Bapak harus setujui dan ikuti saja. Kita harus kompak dalam memimpin Jakarta”.

Nara : Hatinya panas mendengarkan, namun kalimat yang keluar dari mulutnya. “Siap Pak! Benar Pak, tanpa Bapak saya tidak ada apa apanya” . Dalam hati mulai timbul pemikiran “sombong banget, rasakan nanti pembalasanku… “

Jokowi : Dalam satu kampanye di depan ribuan warga Jakarta di perkampungan kumuh, “Wahai Rakyat Jakarta semua. Masalah kita sangat banyak, dan perlu tangan dingin serta hati yang ikhlas untuk mengatasi semua masalahnya.”

Rakyat : “ Setujuuuuuuuuu”

Jokowi : “Jadi perlu Anda ketahui bahwa tanpa saya, dan tanpa Bang Ahok, kalian Seluruh Rakyat Jakarta tidak akan ada apa apanya.”

Ahok : Dengan Mata terbelalak, dan wajah memerah. Lalu dalam pikiran, “wah gawat nich Mas Jokowi, rakyat bisa berbalik melawan. Kita bisa kalah nich…. Lho Koq begini jadinya.? Xzxzzxwwqqh?”

Rakyat : “Hah….Koq tiba tiba sombong Jokowi….”

Jokowi : “ Dan Juga tanpa Kalian semua Rakyat Jakarta, saya dan mas Ahok juga tidak ada apa apanya. Jadilah marilah kita semua bekerja sama, bahu membahu, membangun Jakarta.”
\
Ahok : “Legaaaaa, (dalam pikiran) “Wah hebat nih Mas Jokowi. Belajar dari mana dia dapatkan kata kata sakti seperti ini.”

Rakyat : “Woow, Gubernur kita sangat rendah hati…….”

Jokowi : “sekali lagi saya ulangi,
“tanpa kami kalian warga jakarta tidak akan ada apa apanya, namun tanpa kalian kami pun tidak ada apa apanya”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025