Featured Post

Paralysis of Analysis di GBKP: Menakar Macetnya Kepemimpinan Spiritual di Persimpangan Prosedur

Gambar
Oleh Pt. Em Analgin Ginting  Dengan Bantuan Gemini AI  I. PENDAHULUAN Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) saat ini sedang berada dalam sebuah anomali sejarah yang memprihatinkan. Sebuah fakta pahit yang tidak bisa dibantah adalah ketidaktuntasan pembahasan Tata Gereja pada Sidang Sinode GBKP Tahun 2025 Kegagalan ini melahirkan kekosongan hukum (vakum) yang berdampak luas; GBKP sempat berjalan tanpa Tata Gereja yang sah secara hukum sinodal. Akibatnya, muncul kegelisahan masif di ribuan Runggun. Pertanyaan retoris namun pedih bergema: "Gereja kita memakai tata gereja yang mana?" Kondisi ini diperparah oleh manajemen persidangan yang tidak efisien. Bayangkan, sebuah persidangan yang dihadiri oleh sekitar 900 orang peserta (Pendeta, Pertua, dan Diaken). Jumlah yang kolosal ini menuntut logistik yang luar biasa besar, biaya yang membengkak, dan ruang sidang yang luas. Namun, realitasnya menunjukkan bahwa kuantitas manusia tidak berbanding lurus dengan kualitas keputusan. Kita haru...

Perang Paling Sengit dan Paling Menghancurkan

 

Perang di Ukraina dan Gaza masih berkecamuk sampai saat ini. Ribuan manusia sudah menjadi korban dalam perang ini, mulai anak anak, perempuan, pemuda sampai orang dewasa.  Perang yang dimulai karena pertimbangan politis, untuk mengedepankan kemenangan diri, dan kelompoknya bahkan negaranya tapi banyak orang yang tidak tahu menahu jadi korban.  Kita tidak suka perang, tapi  ada kalanya tidak bisa juga dielakkan.  Kita hanya bisa berdoa kepada sang pemilik kehidupan dan seluruh ciptaan, supaya perang segera berakhir dan tercipta kedamaian.

Tapi tahu kah kita bahwa ada perang yang sudah berlangsung agak lama dan tetap terjadi sampai saat ini, tanpa kita sadari?   Perang yang tidak terjadi di satu tempat/lokasi seperti Ukraina dan Rusia  atau jalur Gaza, namun perang yang terjadi di seluruh dunia? Perang yang terjadi disetiap negara, di 5 benua tempat pemukiman manusia itu ?    Perang apa kah itu /

Teman teman sekalian saat ini terjadi perang terhadap penghancuran nilai nllai keluarga.  Keluarga mendapat tekanan, tantangan, dan terjadi skema penghancuran diam diam dan terang terangan.  Keluarga itu kita pahami dulu, bahwa ada ayah ada ibu dan ada anak anak.  Ketika ada pemikiran baru bahwa keluarga tidak harus begitu,  maka inilah yang saya sebut sebagai perang terhadap eksistensi keluarga.

Coldplay yang baru Show di Taiwan dan Jakarta.  Perhatikan warnanya, warna pelangi dominan 


Keluarga itu yang terdiri dar ayah (laki laki) dan ibu (perempuan) dan anak anak, laki laki dan perempuan, atau laki laki saja, atau perempuan saja atau tidak mempunyai anak itulah yang kita sebut sebagai keluarga dalam unit terkecil nya (batih).  Keluarga adalah tempat yang menjadi sumber kelahiran manusia sebagai penerus kehidupan.  Keluarga adalah tempat paling baik untuk mengajarkan karakter, etika, moral, dan nilai nilai kehidupan.  Keluarga adalah tempat kita menjelaskan identitas diri, identitas adat budaya,  identitas bangsa dan identitas identitas yang lain.  Dan tentu saja pengajar utama nya disini adalah ayah dan ibu sekaligus.  Keluarga adalah tempat Yesus Kristus belajar mengenai budaya dan iman melalui Yusuf dan Maria ayah dan ibu Nya.

Bukankah ketika ada pemikiran bahwa, “keluarga” itu cukup ibu saja sejak awal, dan ibu itu hidup bersama dengan wanita lain,  atau ayah saja  dan ayah itu hidup bersama dengan laki laki lain, lalu mereka mendapatkan anak, entah bagaimana pun caranya.  Nah dalam “keluarga”  seperti itu nilai nilai, atau karakter, etika dan moral serta identitas apa yang diajarkan ?  bagaimana kelak jadinya anak anak yang tumbuh dalam “keluarga” seperti itu ?

 

Faktanya,  tetap ada sampai saat ini bahkan dengan kreatif dan inovatif kelompok kelompok seperti itu berusaha untuk meberikan kesadaran dan penerimaan kepada kita, bahwa itu normal, mereka manusia juga, jadi terima saja.  Mereka mengajak berperang supaya yang tidak lumrah itu diterima sebagai hal yang lumrah.  Inilah peperangan yang sangat mengerikan,  teman teman sekalian. 

Dulu pada jaman Lut itu pernah ada, tapi dihancurkan oleh Tuhan dipusatnya Sodom dan Gomorah.  Artinya “keluarga” seperti itu bertolak belakang atau sangat bertentangan dengan pikiran Tuhan.

Melihat hal itu, makanya saya merasa perlu sekali Pekan Keluarga yang sudah menjadi kebiasaan di Gereja  kita GBKP  kita apresiasi dan syukuri pelaksanaannya.  Supaya kita tetap mampu mengajarkan nilai nilai  keluarga serta iman kepada TUHAN YANG MAHA KUASA bagi seluruh anggota keluarga kita

Dalam kata sambutan nya pada  buku Pekan Keluarga 2023, moderamen GBKP juga menekankan bahwa  pekan keluarga kita menegaskan keluarga yang dijadikan Tuhan sebagai tempat pembelajaran iman bagi seluruh keluarga. 

Tema Umum i bas Pekan Kebaktin Keluarga Tahun 2023 enda e me : Jabu si ndahiken rencana Dibata dingen enda pe jadi tema i bas wari pemena. Rikutken teks kotbah: Epesus 2:1-10 iajuk perpulungen nggeluh ndahiken rencana Dibata si dem alu kiniulin.

Jenari iturihi kerna jabu si ndahiken rencana Dibata e me:

jabu singataken bujur i bas sikugapana pe,

jabu si nggeluh i bas kecukupen,

 jabu si milih alu pentar,

Jabu siikut muat bagin ndahiken si mehuli,

bahan si mehuli man kerina kalagikan ak ras

jabu si maba Berita Si Meriah.

Alu tema-tema ras Kata Dibata si aloken kita kidekah Pekan Kebaktin Keluarga enda mabai kita  

reh pentarna nggeluh bagi si ngena ate Dibata bage pe paguh kiniersadanta i bas keluarga.

 Keluarganta tetap nggeluh i bas keselamaten si enggo ibereken Dibata.

Pekan Kebaktin Keluarganta tahun enda pe tetap mpersiapken kita guna mengketi minggu Advent ija kita kerina ersikap guna ngalo-nglalo kerehen Jesus subuk i bas perayan Natal bage pe kerehenNa mulihken ku doni enda. Melala si banci si evaluasi i bas si enda, subuk dirinta i adepen Dibata bage pe perayan-perayan si ban kita gelah ula terjeng rutinitas ras seremonial tapi min maba perubahen kegeluhen ku si terulin bagi si ngena ate Dibata

 Sebagai catatan tambahan pekan keluarga tahun 2023, saya sudah menulisnya beberapa yang saya bagikan melalui link link dibawah ini. 

1.      Hari Kedua : https://www.katmospir.com/2023/11/berngi-peduaken-catatan-tambahan-pekan.html

2.      Hari Ketiga : https://www.katmospir.com/2023/11/berngi-3-catatan-tambahan-pekan.html

3.      Hari Keempat : https://www.katmospir.com/2023/11/berngi-peempatken-4-catatan-tambahan.html

4.      Hari Kelima : https://www.katmospir.com/2023/11/berngi-pelimaken-5-catatan-tambahan.html

5.      Hari Keenam :  https://www.katmospir.com/2023/11/berngi-peenemken-6-catatan-tambahan.html

6.      Hari ketujuh :  https://www.katmospir.com/2023/11/berngi-pepituken-7-catatan-tambahan.html


 Silahkan Klik Sue ras kebutuhenndu.  Bujurr as mejuah juah kita kerina. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025