Featured Post

​Catatan Tambahan PJJ 23-29 Agustus 2026

Gambar
 ​ Thema: Pertanda Orang Yang Mengenal ( Tanda Nandai Dibata ) Teks: 1 Yohanes 2 : 3 - 11 ​Teks Alkitab ​ 1 Yohanes 2:3-11 (3) Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. (4) Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. (5) Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. (6) Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. (7) Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. (8) Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan teran...

Catatan Tambahan PJJ GBKP 5-11 September 2021.

 TUHAN ERBAHANCA KITA SENANG

Matius 27 : 3 – 4 , Jeremia 29 : 11

Hari pencegahan Bunuh Diri

Teks  : Matius 27 : 3 – 4          

27:3        Ngidah Jesus ibaba ku pengadilen erkadiola Judas. Jenari iulihkenna duit pirak si telu puluh e man imam-imam si mbelin ras peminpin-peminpin kalak Jahudi.

27:4        Nina Judas, "Aku enggo erdosa sabap kududurken kalak si la ersalah guna ibunuh." Ngaloi imam-imam si mbelin ras peminpin e, "Kerna si e la urusen kami. Ena urusenndu.

Teks  : Jeremia 29 : 11        

29:11      Aku ngenca meteh sura-surangKu nandangi kam, e me gelah kam senang labo gelah cilaka. RencanangKu e me mereken wari si pepagi bagi si iarapkenndu

 Fakta

1.          Judas merasa menyesal saat dia melihat Jesus dibawa ke pengadilan.  Rasa penyesalan ini membuat dirinya tidak merasa perlu lagi akan upah berupa uang yang dia terima.  Lalu dia mengembalikan uang itu kepada imam imam dan pemimpin orang Jahudi.  Saat judas bertemu mereka, Judas berkata “Aku sudah berdosa sebab kuserahkan orang yang tidak bersalah untuk dibunuh".  

2.          Judas tidak mendapatkan respon yang mengenakkan hatinya sebab Imam Imam dan pemimpin itu berkata “ Itu bukan urusan kami, itu urusanmu”

3.          Tuhan melalui Nabi Jeremia berkata bahwa “Hanya Aku yang mengetahui rancanganKu tentang dirimu, yaitu rancangan untuk kebahagian dirimu". Tuhan menambahkan bahwa rancanganNYA kepada manusia adalah masa depan yang membahagiakan.

Sumber photo : https://stluciatimes.com/welder-gets-face-transplant-after-failed-suicide-attempt/

Makna                                                

1.          Ada keterbatasan manusia dalam merancang sesuatu tentang hidupnya, sekalipun seperti Judas yang menjadi orang dekat atau murid Tuhan Yesus.  Dekat secara fisik kepada Tuhan, mengetahui teori teori kehidupan termasuk teologis tidak serta merta membuat manusia piawai merancang cita cita nya maupun masa depannya.

2.          Rancangan manusia tentang dirinya, tentang masa depannya adalah racangan yang mengedepankan ego nya sendiri. Padahal  manusia diciptakan Tuhan dan lahir ke dunia ini bukan untuk memuaskan egonya sendiri.  Nah sering sekali rancangan untuk memuaskan ego akhirnya terjadi yang sebaliknya; menyesalkan ego, memuakkan ego bahkan membenci ego nya sendiri.  Seseorang yang sudah membenci egonya, akan dihinggapi perasaan bersalah, perasaa tak berguna, perasaan menyesal sehigga timbul niat untuk melakukan hal yang ekstrim yaitu bunuh diri.

3.          Manusia yang mengaku Ciptaan Allah, seharusnya bertanya kepada Allah saat dia merancang sesuatu tentang dirinya.  Supaya rancangannya itu bukan untuk memuaskan egonya.  Memuaskan ego atau  masa depan yang lebih baik, mana lebih baik?  Tentu masa depan yang lebih baik.  Faktanya manusia itu tidak tahu masa depan, jadi sangat terbatas kemampuannya untuk merancang masa depan yang lebih.  Tuhan lah yang tahu masa depan yang lebih baik. Tanyalah Tuhan saat merancang masa depanndu.  Apakah Tuhan menjawab? Pasti. Cobalah, tanya Tuhan saat kam merancang masa depanndu, maka Tuhan akan membimbing kam. Hasilnya, tidak akan pernah ada perasaan ego yang menyakitkan dan memalukan. TIDAK AKAN PERNAH ADA NIAT ORANG BUNUH DIRI JIKA DIA MERANCANG DIRINYA BERSAMA TUHAN. 

  Pengkenaina

·            Libatkan TUHAN saat kam merancang masa depanndu.  Hiduplah dengan rendah hati, dan terima apa adanya, serta syukuri apa adanya, maka kam akan selalu mempunyai optimisme dalam hidup.  

·            Saat penyesalan sudah ada dalam hati, perasan muak dan sakit sama ego sendiri sudah mencuat, saat perasaan tidak berarti dan tidak bermakna sudah ada, saat sudah muncul perasaan untuk melakukan hal hal yang fatal dan ekstrim, lakukan satu perbuatan baik.  Misalnya beri makan orang yang lapar, balas senyum an orang dengan tulus, dan cari lah seseorang yang menjadi orang terakhir kam tolong, lalu tolong dia. Bisa juga  bertanya kepada Tuhan apa yang harus kam lakukan.  Maka Tuhan akan menolong kam dengan penuh kasih sayang. Dan senyumNYA akan menumbuhkan perasaan berharga, perasaan berarti , perasaan bermakna dalam dirindu.  Amin. 

Bujur ras mejuah juah kita kerina

Pt. Analgin Ginting

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026