Keterhubungan Suku Karo dengan Suku Melayu Deli
Mendekonstruksi Dikotomi Pedalaman-Pesisir dan Mitologi Etnitisasi Kolonial di Sumatera Utara Oleh: Sintesis Historiografi dan Antropologi Kritis (Daniel Perret & Erond L. Damanik) Historiografi arus utama Sumatera Utara kerap dipenjara oleh dikotomi biner yang tajam: Melayu di ranah pesisir yang diidentikkan dengan keadaban, literasi, Islam, dan kosmopolitanisme; berhadapan dengan suku-suku pedalaman—yang disatukan di bawah label payung "Batak"—yang distigmatisasi sebagai masyarakat terisolasi, kasar, tak beradab, hingga kanibal. Narasi dikotomis ini tidak hanya cacat secara metodologis, melainkan juga mengabaikan fakta sejarah mengenai dinamika integrasi sosio-ekonomi dan politik yang harmonis di kawasan Sumatera Timur Laut prakolonial. Melalui sintesis pemikiran ahli sejarah Perancis, Daniel Perret, dan antropolog Universitas Negeri Medan, Prof. Erond L. Damanik, artikel ini mengurai fakta bahwa keterpisahan kultural dan etnis antara Suku Karo dan Suku Mela...

Komentar