Blog ini Berisi Hal-hal yang berhubungan dengan Pengembangan Karakter, Motivasi, Spiritual (KATMOSPIR).
Selain itu menampilkan cara berkhotbah secara kreatif berikut contoh contoh bahan renungan/bahan khotbah, PJJ dan PA-PA Kategorial
Nats: Ibrani 12:3-11 Tema: Hidup Sesuai Yang Diingini Tuhan ( Nggeluh Rikutken Si Ngena Ate Dibata ) Pengantar Perjalanan iman bukanlah sebuah lintasan yang selalu datar dan penuh kemudahan, melainkan sebuah perlombaan yang menuntut ketekunan luar biasa di tengah berbagai tantangan. Penulis Ibrani mengajak kita untuk menoleh kembali pada keteladanan Yesus Kristus yang telah lebih dahulu menanggung bantahan dan penderitaan hebat dari orang-orang berdosa. Dengan memandang kepada-Nya, kita diingatkan bahwa keletihan mental dan keputusasaan adalah tantangan nyata yang hanya bisa dikalahkan jika kita memiliki fokus spiritual yang tepat, yaitu menyadari bahwa setiap tekanan yang kita alami adalah bagian dari proses pembentukan karakter yang lebih mulia. Di sisi lain, seringkali kita terjebak dalam keinginan untuk menjalani hidup yang serba gampang dan tanpa gesekan. Namun, nas ini menegaskan bahwa keberadaan ganjaran atau didikan Tuhan justru merupakan validasi ata...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Yesus Memasuki Yerusalem Tapi Tidak Bermalam. Catatan Khotbah Minggu 5 April 2020
"Ise ngalo-ngalo kam, ia kap
ngalo-ngalo Aku; janah ise ngalo-ngalo Aku, ialo-alona kap Ia si nuruh Aku.
Matius 10:40
Ogen
Jesaya 52 :
7-12
Khotbah
Markus 11 : 1
- 11
Thema
Ngikutken Jesus
Khotbah
: Markus 11 : 1-11
11:1 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem,
dekat Betfage dan Betania yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua
orang murid-Nya
11:2dengan
pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di
situ, kamu akan segera menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum
pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari.
11:3 Dan jika ada orang mengatakan kepadamu: Mengapa kamu
lakukan itu, jawablah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya ke
sini."
11:4Mereka
pun pergi, dan menemukan seekor keledai muda tertambat di depan pintu di luar,
di pinggir jalan, lalu melepaskannya.
11:5 Dan beberapa orang yang ada di situ berkata kepada mereka:
"Apa maksudnya kamu melepaskan keledai itu?"
11:6 Lalu mereka menjawab seperti yang sudah dikatakan Yesus.
Maka orang-orang itu membiarkan mereka.
11:7 Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus, dan
mengalasinya dengan pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya.
11:8 Banyak orang yang menghamparkan pakaiannya di jalan, ada
pula yang menyebarkan ranting-ranting hijau yang mereka ambil dari ladang.
11:9 Orang-orang yang berjalan di depan dan mereka yang
mengikuti dari belakang berseru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang
dalam nama Tuhan,
11:10 diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud,
hosana di tempat yang maha tinggi!"
11:11Sesampainya di Yerusalem Ia masuk ke Bait Allah. Di sana Ia
meninjau semuanya, tetapi sebab hari sudah hampir malam Ia keluar ke Betania
bersama dengan kedua belas murid-Nya.
Ibas minggu Palem enda, minggu Passion
VII enda nungkun ateku sitik, pernah kam
nunggang, nangkih keledai? Keledai e kitiken
ras lemuken asagken kuda. Adi kuda pernah nangkih ndu ? Hahahha.
Aku pernah kubegi sada kisah nyata. Sekalak
Dokter Hewan mis kal 1a bertobat ras ngikutken
Tuhan Yesus rasa lalap, kenca ibacana Perikop enda ndai. Kai sebabna, sebab ipelajarina
keledai. Janah kesimpulenna keledai mis nggurpas adi e tangtangna inaiki jelma.
Bacana tentang keledai e sanga inaiki
Yesus, mis kal takjub ras percaya bahwa yang menaiki keledai muda ini adalah seorang
yang berkuasa. Tidak manusia biasa biasa.
Mari siterusken uga kisah selanjutna
arah perikop ta enda ndai.
Fakta
Yesus memasuki Yerusalem dengan menunggangi keledai,
Keledai ini diperoleh karena murid murid mengikuti petunjuk Tuhan
Yesus.Tuhan Yesus member petunjuk kepada muridnya dengan sangat
detail; dimana dan bagaimana nanti keadaan keledai saat ditemui, apa
respon orang yang melihat dan bagaimana menjawabnya. Dan persis seperti
itu terjadinya
Mereka lalu mengalasi keledai itu dengan pakaian
mereka, lalu Yesus naik keatasnya memasuki Yerusalem.Di depan dan dibelakang Yesus mereka
berteriak Hosan, Hosana dan orang banyak membukabajunya dan menghamparkannya di jalan,
sekalian dengan ranting ranting hijau yang mereka bawa dai Ladang.Yesus memasuki Yerusalem dengan dielu
elukan ornag banyak.
Orang banyak yang menanti dipinggir jalan serta yag ikut dalam barisan Tuhan Yesus menyanyi dan bersorak dengan mengucapkan kata kata : "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan,diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud, Hosana di tempat yang maha tinggi
Tapi Yesus hanya sebentar di
Yerusalem, sebab menjelang malam Yesus dan rombongan pindah ke Betania dan
bermalam disitu.
Makna
Yesus Kristus dalam seluruh pelayanannya di dunia,
tidak pernah mau menyusahkan orang lain. Dan Yesus juga tidak pernah mau
meninggikan diri dihadapan manusia.Itulah sebabnya Dia menaiki Keledai.Keledai yang Dia naiki tidak dijelaskan
siapa yang punya, namun keledai ituditemukan tertambat pada gerbang kota, sesuai dengan petunjuk Tuhan
Yesus.
Pada perikop diceritakan bagaimana
maraksemerbaknya mereka mengelu
elukan Yesus, saat masuk ke Yerusalem. Namun beberapa waktu kemudian,
mereka memilih untuk membebaskan Barabas dan menghukum TUhan Yesus.
3. Menarik untuk kita simak apa
Yel Yel yang mereka katakan.
•Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan,diberkatilah
Kerajaan yang datang.Oke kalau kita simak, dberkatilah
Dia yang datang atas nama Tuhan.Tidak
ada masalah, diberkatilah Kerajaan yang datang. ? Kerajaan mana maksudnya ?
Kerajaan Surga kah atau kerajaan apa?
•Kerajaan bapak kita Daud, Hosana di tempat yang maha tinggi!" ternyata mereka menyambut Yesus
sebagai penerus kerajaan Daud.Persepsi
mareka Yesus memasuki Kota Yerusalem untuk bertahta sebagai penerus kerajaan
Daud, yang dulu [erah sangat jaya sekali.Jadi elu elu mereka lebih bersifat politis daripada teologis.
Di Yerusalem Tuhan Yesus
memasuki Bait Allahdan meninjau
semuanya, setelah itu Dia bersama 12 murid bermalam di Betania yang berjarak
sekitar 3 km dari.Mengapa Yesus
Tidak bermalam di Yerusalem? Karena kalau Dia bermalam di Yerusalem seolah
dia membenarkan sorakan dari orang banyak, bahwa Dia datang sebagai
peneguhan bahwa kerjaan daud sudah reborn. Kerajaan dunia. Yesus bukan
penerus kerjaan Daud.
Menerima dan mengikut Yesus
bukan karena sorai sorai. Menerima Yesus karena ke meriahan pesta
, akan melahirkan kekecewaan yang sampai akhirnya ikut menyiksa dan
membunuh Tuhan Yesus.Keputusan untuk menerima dan mengikuti Yesus dibuat dalam
keheningan, saat pikiran berusaha dan memengerti siapa Tuhan Yesus, dan
mengapa Dia ingin menyelamatkan kehidupan.?
Pengkenaina/Target
Yesus lah yang datang ke Yerusalem, Yesus lah yang datang
ke dunia, dan Yesus lah yang datag ke pada dirindu.Bukan penduduk Buluh awar yang naik
kapal ke Eropa untuk belajar Injil, tapi orang dari Belanda/Eropah yang datang
ke Buluh Awar
Ketika Yesus
Datang kepada dirindu, dan menyapa ka dalam kelembutan, apa responndu?
Berteriak, dan bersorak sorai seperti orang orang Yerusalem, membuka baju
baju mereka, meletakkan nya sebagai permadani di depan keledai Yesus?Atau kam merenungkan dalam dalam dan
mencoba bertanya, “ Knapa Tuhan, knapa Engkau mau mendatangiku?
Siapakahaku Tuhan?
Banyak orang datang kepada Yesus karena ingin meminta
mujijat, ingin meminta berkat, ingin mendapatkan rejeki dan harta, jodoh
pekerjaan dan sebagainya. Benar kah kalau motif kita mengikut Yesus hanya
untuk mendapatkan semua keperluan duniawi saja ?Seperti OrangYerusalem yang bersorak sorai dengan
motif supaya Yesus mau jadi Raja dalam kerajaan Daud. Diam diam Yesus
pergi ke Betania.
Respon (Perenungan lebih dalam )
1.Pernah nge gejapkenndu Reh Tuhan e
ndeheri ras erkuan ras kam?Pendilo
pendeta, pertua, diaken, orang tuan, ras jelma sideban, la kin gejapndu e
suruhen Tuhan lako reh ku kam?
2.Nggiet kam tetap ngikutken Tuhan
Yesus e, sekalipun la pernah datndu mujijatNA, la pernah lit masalahndu ibereNA
solusi ?
3.Tetap nge kita setia ngikut Tuhan
Yesus, ibas suasana merebakna pandemic covid 19 enda?Tek nge ras Yakin nge kam bahwa Tuhan Yesus
tetap berkuasa tas kerina sinasa lit, ras tetap ibereNA kelang ateNA nandangi
kam, nandangi aku, ras nandangi kita kerina?
Power Statement
Tujuan Mengikut Yesus yang sesungguhnya adalah supaya
kehendak dan rencana Tuhan Yesus nyata dalam hidup kita.
Bukan
Supaya kehendak dan seluruh kebutuhan kita dipenuhi
dan dikabulkan Tuhan Yesus.
Thema: Dunia Dipenuhi Oleh Berkat dari Tuhan (Doni Dem Alu Pasu-Pasu Dibata) Teks: Masmur 104:10–15 Pengantar Dunia diciptakan Allah bukan hanya sebagai tempat tinggal bagi manusia, tetapi juga sebagai ruang pemeliharaan dan persekutuan antara ciptaan dan Sang Pencipta. Mazmur 104 adalah puisi agung yang memuliakan Allah sebagai Pemelihara ciptaan yang penuh kasih dan keteraturan. Pemazmur memaparkan bahwa segala unsur alam, dari mata air, tumbuhan, hingga makanan dan anggur, merupakan berkat langsung dari tangan Allah. Di tengah krisis ekologis dan kekhawatiran masa depan, mazmur ini menjadi deklarasi iman bahwa dunia ini penuh berkat karena Allah sendiri yang terus memeliharanya. Fakta 1. Tuhan adalah Sumber Air dan Kehidupan Dalam ayat 10–11, pemazmur menyatakan bahwa Tuhan “melepas mata-mata air” ke lembah-lembah dan gunung-gunung, yang menjadi sumber minuman bagi seluruh makhluk hidup, termasuk binatang di padang dan burung-burung di udara. 2. Pekerjaan Tuhan Memberkati ...
🕊️ Dibaptis Supaya Bersatu dengan Kristus Nas: Roma 6:3–6 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?” (ay. 3) Pengantar Baptisan adalah salah satu sakramen terpenting dalam iman Kristen. Namun, tidak sedikit orang percaya yang memandang baptisan hanya sebagai ritual seremonial . Rasul Paulus menegaskan bahwa baptisan bukan sekadar simbol, melainkan pintu masuk kepada kehidupan baru bersama Kristus . Melalui Roma 6:3–6, Paulus mengingatkan bahwa baptisan menandai kematian manusia lama dan kebangkitan dalam hidup baru . Dengan kata lain, baptisan bukan hanya tanda lahiriah, tetapi transformasi spiritual yang mendalam. Fakta Baptisan Kristen dilandasi pada kematian Kristus. Setiap orang yang dibaptis, sesungguhnya dibaptis dalam kematian Kristus (Rm. 6:3). Baptisan adalah pengalaman dikuburkan bersama Kristus. Melalui baptisan, orang percaya turut mati dan dikuburkan bersama Kristus, agar dapat...
Thema: Membuat Nama (Erbahan Gelar) Nas: Lukas 2:21 (TB) "Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya." Pengantar Nama adalah pemberian ilahi yang bukan hanya berfungsi sebagai penanda sosial, tetapi juga sebagai penegasan identitas, panggilan hidup, dan relasi seseorang dengan Tuhan. Dalam tradisi Ibrani, pemberian nama erat kaitannya dengan makna profetik dan tujuan ilahi. Yesus, sebagai Anak Allah yang menjadi manusia, diberi nama sesuai dengan rancangan kekal Allah sendiri — sebelum Ia dikandung, bahkan sebelum Ia lahir. Dalam konteks Karo, pemberian nama atau erbahan gelar bukan sekadar urusan budaya, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan eksistensial yang dalam. Fakta Historis dan Biblis Yesus diberi nama pada hari ke-8 saat Ia disunat, sesuai dengan hukum Taurat (Imamat 12:3). Nama "Yesus" (Ibrani: Yeshua) berarti "Yahweh menyelamatkan", yang ...
Komentar