Blog ini Berisi Hal-hal yang berhubungan dengan Pengembangan Karakter, Motivasi, Spiritual (KATMOSPIR).
Selain itu menampilkan cara berkhotbah secara kreatif berikut contoh contoh bahan renungan/bahan khotbah, PJJ dan PA-PA Kategorial
Nyanyikanlah Nyanyian Baru bagi Tuhan Nats: Mazmur 98:1-9 Pendahuluan Dunia kita sering kali dipenuhi dengan "nyanyian lama"—keluhan tentang beban hidup, kekhawatiran akan masa depan, dan narasi keputusasaan. Namun, pemazmur mengajak kita keluar dari kelesuan tersebut. Mengapa? Karena Tuhan kita bukanlah Allah yang statis. Dia adalah Allah yang bergerak, yang "telah melakukan perbuatan-perbuatan ajaib". Hari ini, kita dipanggil bukan sekadar untuk bernyanyi, melainkan melantunkan "Nyanyian Baru"—sebuah resonansi dari jiwa yang telah mengalami intervensi tangan kanan Tuhan yang kudus. Arti dan Makna Teologis Setiap perbuatan baik Tuhan, yang selalu datang silih berganti adalah bertujuan untuk menyempurnakan kasih keselamatan yang sudah Dia lakukan. Manusia hanya perlu meresponnya dengan nyanyian pujian dan ucapan syukur. Karena memang ternyata, respon yang paling cepat, yang paling berkualitas dan yang paling mahal dan tak ternilai kepada T...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Catatan Tambahan PJJ 5 – 11 April 2020 . Sura Sura Kristus Bas Manusia
8:9Kam
labo nggeluh rikutken sura-sura ukur manusia, tapi kam nggeluh rikutken
sura-sura Kesah adi tuhu kin Kesah Dibata ringan i bas kam. Kalak si la lit
Kesah Kristus i bas ia, la ia sikerajangen Kristus.
8:10 Tapi
adi Kristus ringan i bas kam, maka amin arus gia kulandu mate erkiteken dosa,
tendindu nggeluh kap erkiteken Dibata enggo ngerembakken kam kempak diriNa.
8:11 Adi
Kesah Dibata si enggo mpekeke Jesus i bas si mate nari ringan i bas kam, maka
Dibata si enggo mpekeke Kristus i bas si mate nari e la banci lang mereken
geluh si mbaru man kulandu si arus mate e, arah KesahNa si ringan i bas kam e
FAKTA
1.Inilah pengajaran kekristenan yang
sangat mendalam dan abadi dalam diri setiap orang Percaya.Pada awalnya pengajaran ini disampaikan Rasul
Paulus kepada Jemaat di Roma, yang hidup bersamaan dengan seluruh prilaku
cemar.Pengajaran Paulus sangat tajam
dan jelas. Kam Labo nggeluh rikutken sura sura ukur manusia, tapi kam
nggeluh rikutken sura sura Kesah.Kalak
si nggeluh Ras Kesah ia kap sikerajangen Kristus.
2.Lebih lanjut Paulus member penjelasan
yang lebih inti. Adi Kristus ringan ibas sekalak jelma, maka kula na, tubuh duniawi
menjadi tidak terlalu menentukan, sebab sekalipun tubuh itu mati tapi ROH sudah
ditarik Tuhan dekat denganNYA.
3.Siapa Kesah / Roh Kristus, dan apa yang
akan DILAKUKANNYA???. Kesah Dibata si enggo mpekeke Kristus ibas mate nari, bage ka pe, Kesah e mpekeke kam
ibas simate nari . Adapenjelasan
teologis disini - mereken
geluh si mbaru man kulandu si arus mate “ berarti yang
dibangkitkan adalah daging/kula/ tubuh yang sudah mati itu menjadi tubuh baru
yang sejalan/selaras/kompatibel dengan surga.
4.
ARTI
1.Motif dominan dari orang yang sudah
menerima Roh Kristus adalah selaras dengan Tuhan.Tidak lagi didorong oleh keinginan keinginan
daging, keinginan keinginan ego namun sudah diarahkan oleh keinginan keinginan
surgawi.
2.Supaya keinginan keinginan Kesah
Kristus tetap memenuhi atau mengendalikan di dalam tubuh kita, maka seseorang
harus setiap saat terhubung dengan Tuhan.Bisa saja ada kenginan daging muncul, namun seketika diingatkan oleh Roh
Kudus untuk mengendalikan diri.Jesus Kristus
oleh banyak teolog ditafsirkan suka sekali makan ikan...
3.Makna atau substansi terbesar hidup
dipenuhi Kristus, adalah TIDAK TAKUT kepada kematian, tidak takut kepada
sesuatu yang mengancam.Kehidupan dan
kekerasan hidup dihadapi dengan kelemah lembutan.Sebab, pada saat nya nanti Roh Tuhan yang
sudah menghidupkan Kristus, -hari minggu nan ti akan diperingati-, akan juga
meghidupkan semua orang mati yang kepenuhhan Roh Kristus.
4.Bagaimana supaya hidup seseorang
dipenuhi oleh Kesah Sibadia, Kesah Kristus, Roh Kristus ?Sederhana sekali, percaya Full kepada Kristus
adalah TUhan yang dikirim BAPA untuk menyelamatkan manusia termasuk kam, aku, kita kerina, dengan
cara disisksa, dipakuken/disalibkan dan mati, namun pada hari 3 bangkit pula
dari antara orang mati.
PENGKENAINA
1.Mari Kita syukuri dan kataken bujur
man Tuhan, bahwa kita sudah dipilihNYA dengan cara yang sangat luarbiasa, dan
itulah mujijat terbesar untuk hidup setiap orang.Tek Ia man Kristus.Sebab melala kal kalak si la tek man Kristus
Tuhanta e.
2.Hiduplah dengan selalu penuh
optimisme untuk melakukan yang terbaik berdasarkan kasih. Ibas kerina profesi
ta, jadilah yang terbaik dan berusaha untuk memberikan sesuatu kebaikan kepada umat
manusia.
3.Hiduplah dalam Kasih Kristus.Kasih membuat seseorang berdisplin karena
memang dasar disiplin itu adalah kasih dan cnta, (karena kita mencintai sepeda
motor kita maka kita bersihkan dan service sepeda motor kita). Karena kita kasih kepada semua orang dan diri
kita maka kita mau berdisiplin menjaga jarak social kita, supaya terputus
rantai penyebaranCovid19 ini.Tuhan tetap menjaga dan memuliakan kita
kerina. Amin
Thema: Dunia Dipenuhi Oleh Berkat dari Tuhan (Doni Dem Alu Pasu-Pasu Dibata) Teks: Masmur 104:10–15 Pengantar Dunia diciptakan Allah bukan hanya sebagai tempat tinggal bagi manusia, tetapi juga sebagai ruang pemeliharaan dan persekutuan antara ciptaan dan Sang Pencipta. Mazmur 104 adalah puisi agung yang memuliakan Allah sebagai Pemelihara ciptaan yang penuh kasih dan keteraturan. Pemazmur memaparkan bahwa segala unsur alam, dari mata air, tumbuhan, hingga makanan dan anggur, merupakan berkat langsung dari tangan Allah. Di tengah krisis ekologis dan kekhawatiran masa depan, mazmur ini menjadi deklarasi iman bahwa dunia ini penuh berkat karena Allah sendiri yang terus memeliharanya. Fakta 1. Tuhan adalah Sumber Air dan Kehidupan Dalam ayat 10–11, pemazmur menyatakan bahwa Tuhan “melepas mata-mata air” ke lembah-lembah dan gunung-gunung, yang menjadi sumber minuman bagi seluruh makhluk hidup, termasuk binatang di padang dan burung-burung di udara. 2. Pekerjaan Tuhan Memberkati ...
🕊️ Dibaptis Supaya Bersatu dengan Kristus Nas: Roma 6:3–6 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?” (ay. 3) Pengantar Baptisan adalah salah satu sakramen terpenting dalam iman Kristen. Namun, tidak sedikit orang percaya yang memandang baptisan hanya sebagai ritual seremonial . Rasul Paulus menegaskan bahwa baptisan bukan sekadar simbol, melainkan pintu masuk kepada kehidupan baru bersama Kristus . Melalui Roma 6:3–6, Paulus mengingatkan bahwa baptisan menandai kematian manusia lama dan kebangkitan dalam hidup baru . Dengan kata lain, baptisan bukan hanya tanda lahiriah, tetapi transformasi spiritual yang mendalam. Fakta Baptisan Kristen dilandasi pada kematian Kristus. Setiap orang yang dibaptis, sesungguhnya dibaptis dalam kematian Kristus (Rm. 6:3). Baptisan adalah pengalaman dikuburkan bersama Kristus. Melalui baptisan, orang percaya turut mati dan dikuburkan bersama Kristus, agar dapat...
Thema: Membuat Nama (Erbahan Gelar) Nas: Lukas 2:21 (TB) "Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya." Pengantar Nama adalah pemberian ilahi yang bukan hanya berfungsi sebagai penanda sosial, tetapi juga sebagai penegasan identitas, panggilan hidup, dan relasi seseorang dengan Tuhan. Dalam tradisi Ibrani, pemberian nama erat kaitannya dengan makna profetik dan tujuan ilahi. Yesus, sebagai Anak Allah yang menjadi manusia, diberi nama sesuai dengan rancangan kekal Allah sendiri — sebelum Ia dikandung, bahkan sebelum Ia lahir. Dalam konteks Karo, pemberian nama atau erbahan gelar bukan sekadar urusan budaya, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan eksistensial yang dalam. Fakta Historis dan Biblis Yesus diberi nama pada hari ke-8 saat Ia disunat, sesuai dengan hukum Taurat (Imamat 12:3). Nama "Yesus" (Ibrani: Yeshua) berarti "Yahweh menyelamatkan", yang ...
Komentar