Blog ini Berisi Hal-hal yang berhubungan dengan Pengembangan Karakter, Motivasi, Spiritual (KATMOSPIR).
Selain itu menampilkan cara berkhotbah secara kreatif berikut contoh contoh bahan renungan/bahan khotbah, PJJ dan PA-PA Kategorial
Tema: Bapa Yang Takut Kepada Tuhan ( Sentudu ras Tempas Dibata ) Nats Alkitab: Kejadian 1:26–28 I. PENDAHULUAN Manusia sering lupa bahwa dirinya diciptakan segambar dengan Tuhan ( Imago Dei ). Bahkan, di tengah peradaban modern hari ini, ada kekuatan di dunia yang sangat sistematis dan makin lama makin besar untuk membuat manusia—khususnya para laki-laki dan bapak—melupakan kenyataan agung bahwa dirinya diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Ketika seorang bapak kehilangan kesadaran akan identitas Imago Dei dalam dirinya, ia akan kehilangan kompas moral, tujuan hidup, serta kepemimpinan yang berhikmat di dalam keluarga maupun masyarakat. II. FAKTA & REALITAS KEKINIAN Dunia hari ini menawarkan krisis identitas yang nyata bagi kaum bapak: Materialisme & Sekularisme: Keberhasilan seorang bapak sering kali disempitkan hanya sebatas pencapaian finansial, status sosial, atau jabatan, sehingga tanggung jawab spiritual keluarga terabaikan. Dekonstruksi Peran ...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Catatan Tambahan PA PERMATA Minggu : 19 -25 April 2020
3:18
Hai isteri-isteri, tunduklah kepada
suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan.
3:19
Hai suami-suami, kasihilah isterimu
dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.
3:20
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu
dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.
3:2 Hai bapa-bapa, janganlah sakiti
hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.
3:22 Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang
di dunia ini dalam segala hal, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk
menyenangkan mereka, melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan.
3:23
Apa pun juga yang kamu perbuat,
perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
3:24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu
akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan
dan kamu hamba-Nya.
3:25 Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan
menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang.
FAKTA
1.Firman Tuhan memberikan pengajaran dalam
berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk hubungan dalam keluarga.Bagaimana seharusnya prilaku istri, suami dan
anak anak.
a.Dituliskan, Seorang istri harus
tunduk kepada suaminya
b.Seorang suami harus sayang kepada
istrinya.
c.Seorang anak harus hormat kepada
orang tuannya
d.Dan orang tua tidak membuat sakit hati anak
anaknya.
2.Dalam
konteks Yahudi di jaman dulu yang masih mengenal budak, pun ada aturan
bagaimana standard etika dan iman seorang hamba/budak kepada tuannya.
3.Bahkan
dalam prilaku hidup sehari sehari saat mengerjakan suatu pekerjaan, ada
dorongan untuk melakukan pekerjaan itu sebaik mungkin seolah olah untuk Tuhan.
MAKNA
1.Keluarga perlu direncanakan dan
dirancang menjadi tempat paling indah dan paling damai.Dan cara untuk menciptakan keluarga yang
membawa damai, adalah jika masing masing suami, istri dan anak anak melakonkan
perannya dengan tulus dan antusias .Si
suami menyayangi istri dan anak anaknya dengan sangat dalam, si istri selalu
mampu menempatkan dirinya diposisi tunduk dan hormat kepada suami, dan orang tua
mampu membuat anak anaknya mempunyai semangat hidup yang sangat tinggi.
2.Keluarga adalah tempat terbaik dan
tempat paling banyak untuk mempraktekkan dua hukum utama.Mengasihi Tuhan Allah dengan segala akal dan
pikiran, dengan segala kekuatan ,demikian juga keluarga adalah tempat terbaik untuk mempraktekkan kasih
kepada saudara dan manusia ciptaan Tuhan.
3.Orang Kristen khususnya anak muda
didorong untuk melakukan apapun dengan proses yang terbaik. Lakukan pekerjaan,
termasuk dalam membangun keluarga dengan standard dan proses yang terbaik. Jadikan lah keluarga sebagai
mesbah persembahan untuk Tuhan yang Maha Pengasih.
PENGKENAINA
·Semua anggota permata diminta untuk
membentuk keluarga, dan Tuhan mengajarkan bagaimana cara membuat keluarga menjadi
pusat kedamaian dan pusat pengembangan diri, pengembangan Karakter, melalui peran
peran yang dijalankan dengan sepenuh hati.
·Tuhan sudah menyediakan Jodoh paling baik dan
sesuai dengan semua anak permata . Oleh sebab itu, kalau masih Jomblo mintalah
kepada Tuhan siapa jodoh ndu.
·Jika Jodoh sudah ditemukan, anggota
Permata diminta untuk membuat standard jabu yag paling tinggi.Jadikan lah jabundu sebagai jabu orang paling
terhormat di dunia ini. Jadikan Jabu sebagai kemegahan, dan utamakan Cinta dan
Kebenaran Yesus Kristus dalam jabundu. Amin.
(Markus 16:15; 1 Pet 2:9-10) Ceramah utuk Konvent Pendeta GBKP Wilayah 4 (7 Nov.2025) Pdt.Prof.Dr.Risnawaty Sinulingga MT.h Pengantar Puji Syukur kepada Tuhan untuk kesempatan berharga saat ini dalam menyampaikan ceramah tentang visi baru gereja GBKP. Ceramah ini disampaikan menurut perumusan visi, dianalisa berdasarkan teks acuan (Markus 16:15 dan 1 Petrus 2:9-10), dibandingkan dengan panggilan gereja dalam Tata Gereja GBKP. Rumusan visi dan panggilan GBKP yang sedikit berbeda dengan teks acuan Alkitab, menunjukkan bahwa GBKP memiliki landasan dogmatis yang cukup kuat dalam perumusan vissi ini. Dalam bagian pertama ceramah, akan dipaparkan makna kata-kata dalam visi yaitu “Menjadi Keluarga Allah yang Diutus”, “Untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia” dan “Bagi seluruh Ciptaan”. Penjelasan ini penting bukan saja karena merupakan bagian dari visi GBKP, tetapi karena adanya perbedaan dengan kalimat teks Alkitab (“…beritakanlah Injil kepada segala makhluk…”) dan panggi...
Thema: Berbahagialah Orang Yang Hidup Menurut Undang-Undang Tuhan (Malem Ate Ngikutken Undang-Undang Tuhan) Nas: Masmur 119:1–7 Pembukaan Setiap manusia pada hakikatnya mencari kebahagiaan. Namun pertanyaan yang mendasar adalah: apakah sumber kebahagiaan itu? Sebagian orang mencari kebahagiaan melalui kekayaan, jabatan, atau penghormatan. Akan tetapi pengalaman hidup dan kesaksian Kitab Suci menunjukkan bahwa kebahagiaan yang sejati hanya didapat ketika manusia hidup sesuai dengan firman Allah. Pemazmur menegaskan bahwa “Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN” (Mzm. 119:1). Artinya, kebahagiaan bukan hasil dari pencapaian lahiriah, melainkan dari ketaatan batiniah pada perintah Allah. Fakta 1. Kitab Mazmur 119 adalah pasal terpanjang dalam Alkitab dengan 176 ayat, seluruhnya berfokus pada keindahan, kekuatan, dan manfaat firman Allah bagi kehidupan umat-Nya. 2. Struktur pasal ini tersusun secara akrostik menurut huruf-huruf Ibra...
Tema: Kalak Si Tek Rembak Ras Dibata (Orang yang Percaya Dekat dengan Allah) Nats: Roma 10 : 1 – 4 1. Pendahuluan Setiap manusia pada dasarnya memiliki religiositas —sebuah kerinduan bawaan (naluri) untuk mencari, menyembah, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Namun, dalam realitas kehidupan, banyak orang terjebak dalam kesibukan ritual dan aktivitas keagamaan yang luar biasa giat, tetapi kehilangan arah dan esensi yang sejati. Melalui surat Roma ini, Rasul Paulus membedah kontras antara "kegiatan agama yang meluap-luap" dengan "pengenalan yang benar akan Allah". Menjadi dekat dengan Allah ( rembak ras Dibata ) bukan soal seberapa keras kita berusaha membenarkan diri sendiri, melainkan seberapa penuh kita berserah pada kebenaran yang telah Allah sediakan. 2. Fakta Tekstual (Analisis Teks) Ayat 1: Paulus mengungkapkan kerinduan terdalam (empati dan kasih yang besar) serta doanya agar bangsa Israel memperoleh keselamatan. Ayat 2: Paulu...
Komentar