Featured Post

Revitalisasi Etos Kerja Karo: Rahasia "Endi Enta" sebagai Respon Ilahi

Gambar
( Menakar Kesamaan  Teologi Calvin dengan Filosofi Surat Ukat Endi Enta) Pt. Em. Analgin Ginting.  Filosofi Endi Enta (Surat Ukat)  secara harfiah merujuk pada prinsip timbal balik yang adil dan kerja keras. Ukat (sendok nasi tradisional dari bambu/tempurung kelapa) memiliki dua sisi: satu sisi untuk menyendok nasi ke piring orang lain (Endi - ini, ambillah), dan sisi lain sebagai pegangan atau bagian dari proses yang menghasilkan untuk diri sendiri (Enta - berikan padaku/bagianku). Dalam masyarakat Karo, Ukat bukan sekadar alat dapur, melainkan simbol keadilan dan keseimbangan hidup. Namun, jika kita menggali lebih dalam secara teologis, filosofi "Surat Ukat: Endi Enta" sebenarnya adalah sebuah dialog antara Tuhan (Dibata)  dan manusia. 1. Inisiatif Kasih: Tuhan sebagai Sang "Endi" Utama Dalam pemahaman teologi Calvinisme yang sejati, segala sesuatu dimulai dari Allah (God’s Initiative). Sebelum manusia mampu bekerja, Tuhan telah terlebih dahulu melakukan Endi. • ...

Catatan Tambahan PA Moria Tanggal 5-11 April 2020



Thema : Metengetlah Kerna Kuasa Gelap

Bahan Penelaahan  : Jeremia 27 : 9 – 10  

27:9      Ola begiken nabi-nabindu ntah kalak si ngataken maka itehna wari si pepagi, subuk e arah nipi entah alu ngelebuh begu-begu kalak mate entah alu ertendung, si ngataken maka ola kam nggit talu iteruh raja Babilon.

27:10    Itipuna nge kam, dingen ibahanna kam iangkut ndauh i bas negerindu nari. Kupelawes me kam dingen ikernepken me kam

Fakta

1.     Tuhan Allah memberi peringatan melalui Nabi Jeremia, supaya tidak mempercayai nabi nabi atau siapa saja yang mengatakan apa yang akan terjadi. ,  yang mendapatkan hikmah itu dari Mimpi atau dengan memanggil roh roh orang mati,

2.    Tuhan Allah melalui perantaraan Nabi Jeremia menegaskan juga  supaya BangsaNYA Jangan percaya kepada siapapun yang mengatakan jangan tuduk kepada  Raja Babel . Tuhan mengatakan mereka itu penipu, dan  akan menyengsarakan bangsa pilihanNYA  dengan cara membawa ke negera yang paling jauh.

3.    Tuhan mengjinkan dan telah terlebih dahulu mempersiapkan proses pembuangan Bangsa Pilihannya ke Babel



  Arti Dan Makna.

1.    Tuhan merasa penting sekali agar Bangsa pilihanNYA tetap setia kepadaNYA saja dan tidak mempercayai  nabi nabi yang meramalkan apa yang kan terjadi , ahli ahli paranormal yang memanggil roh roh orang mati untuk ditanya. (saat hidup saja bodoh, apa setelah mati bisa menjadi pintar? Hahaha)   Oleh sebab itu Dia berbicara Langsung melalui Nabi Jeremia.  Dan TUhan membuat larangan abadi tentang menyembah dan mempercayai kuasa kuasa kegelapan ini.  Ini bisa terlihat dalam Hukum Taurat.

2.     Rencana Tuhan untuk BangsaNYA tidak bisa dimentahkan/digagalkan oleh siapapun. Tuhan akan mengawal dan memastikan rencanaNYA akan terjadi kepada setiap Bangsa yang dikasihiNYA dan kepada setiap anak anakNYA yang dikasihiNYA.

3.     JIka Tuhan menghukum, maka hukumanNYA benar benar adalah Kasih.  Seperti Dia menghukum Bangsa Israel, tapi Dia juga membuat Raja Babel mengasihi BangsaNYA yang dibuang itu.   Tuhan menghukum untuk mengasihi.

Pengkenaina.

·       Moria tidak boleh lebih percaya kepada siapapun selain kepada TUhan Yang Maha Kuasa dan Maha Pengasih di dalam AnakNYA Yesus Kristus.   Tuhan sangat merasa jijik (pelanggaran paling besar/dosa besar)  jika ada bangsa atau anak anak yag dikasihiNYA percaya kepada kuasa kuasa yang lain, kuasa yang gelap.



·       Moria perlu metenget atau super hati hati  sehingga tidak pernah terlanjur memakai kuasa kuasa gelap.  Jangan percaya kepada alat alat kecantikan (susuk) dan obat obatan yang sebenarnya mengandung unsure kuasa kuasa kegelapan. Nama Tuhan Yesus lebih ampuh dari  obat obatan apapun dan alat alat kecantikan apapun.  Bilur bilur di tubuh Yesus adalah obat mujarab untuk menyembuhkan segala penyakit orang orang yang percaya kepadaNYA.

·       Belajarlah,  berdiskusi lah, banyak membacalah atau ikut pendidikan lah supaya semakin bertambah wawasan dan lebih pentar dalam menganalisa semua kuasa kuasa.


Terima kasih dan mejuah juah kita kerina . Tuhan simasu masu.  
Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025