Blog ini Berisi Hal-hal yang berhubungan dengan Pengembangan Karakter, Motivasi, Spiritual (KATMOSPIR).
Selain itu menampilkan cara berkhotbah secara kreatif berikut contoh contoh bahan renungan/bahan khotbah, PJJ dan PA-PA Kategorial
Oleh Pt. Em. Analgin Ginting, M.Min. Bab 1: Pengantar Kepemimpinan dalam institusi keagamaan sering kali dianggap sebagai panggilan suci yang steril dari gangguan kepribadian. Namun, realitas sosiologis menunjukkan bahwa organisasi gereja tidak luput dari dinamika psikologis manusia yang kompleks. Ketika sebuah posisi otoritas moral diduduki oleh individu dengan gangguan kepribadian tertentu, esensi pelayanan dapat bergeser menjadi ajang pemuasan ego pribadi yang merusak sistem. Eksistensi Narcissistic Personality Disorder (NPD) di tingkat pimpinan puncak menciptakan tantangan yang unik bagi gereja arus utama. Di satu sisi, pimpinan tersebut sering kali memiliki karisma yang memikat jemaat, namun di sisi lain, terdapat pola perilaku otoriter yang menghancurkan semangat kolektivitas. Ketidakmampuan membedakan antara "suara Tuhan" dan "kehendak pribadi" menjadi garis tipis yang sering dilanggar dalam pola kepemimpinan seperti ini. Fenomena ini memerlukan ...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Catatan Tambahan PA Moria Tanggal 12 – 18 April 2020
3:19 Samuel erbelinna, TUHAN tetap ras ia janah isehkenNa kerina si
ikataken Samuel.
3:20 E maka kerina bangsa Israel i belang-belang negeri e, meteh
maka Samuel tuhu- tuhu sekalak nabi TUHAN
Fakta
1.Perikop enda nuriken
proses pertumbuhan Samuel kecil siitaruhken nandena ku rumah Imam Eli. Nande
Samuel ernazar maka adi bere Tuhan tubuh sada anakna maka anak e
ipersembahkenna man Tuhan.Tandana
ipenuhina janjina man Tuhan, maka kitik kitik nari kal itaruhken Hana anakna ku
rumah Imam Eli.
2.I Rumah Imam Eli Samuel erbelinna ibas pengawasan Imam Eli ras Tuhan
Dibata. Tuhan tetap ras Samuel. Kerina
sikataken Samuel reh Ibas Tuhan nari.
3.Kerina Bangsa Israel ngidah maka gaya hidup ras komunikasi Samuel tuhu
tuhu Nabi Tuhan
Arti Dan
Makna.
1.Keputusan Hana
naruhken Samuel anak si enggo ndekah kal isurakenna ku rumah Imam Eli, tuhu
tuhu sada keputusan tah pe pilihan hidup si ssungguh sangat mberat man sekalak
pernanden.Tapi Dibata ngeteh situasi
Hana, emaka tetap ibereken Tuhan imbalan man Hana arah proses pertumbuhan
Samuel, bagepe denggo ibereken Tuhan3
anak dilaki sideban ras 2 anak diberu.
2.Samuel tuhu tuhu
bertumbuh dalam lingkungan yang sangat mehuli sehingga pertumbuhan karakter ras
imanna maksimal. TUhan pe ikut berperan ibas pelajaren iman ras karakter Samuel
sejak kecil.
3.Diantara pilihan
mbiar man Tuhan ras keleng ate nandangi Anak, Hana memilih menomor sada ken
mbiar man Tuhan.Tapi Tuhan pe la ateNA
tersiksa Hana, Tuhan sangat tahu bagaimana mengasihi Hana.
Pengkenaina.
·Moria bertanggung
jawab untuk memastikan pertumbuhan anak anakna, khususna pertumbuhan iman ras
karakter anak e. Nande ras Bapa Lyodra pe sangat berhasil ibas menumbuhkan
karakter kerja keras ras percaya diri anakna Lyodra.
·Moria perlu hati hati
gelah ula terlalu possesif nandangi anak anakna. Possesif ertina, alasenna nge
keleng man anak, tapi nande nge situhuna terlalu subjektif ras terlalu
mengkungkung anak anakna.
·Moria harus mendukung
pertumbuhan iman anak anakna, termasuk arah KAKR, emaka kerina Moria sebaiknya
mendukung kerina program KAKR gelah tetap focus ibas pertumbuhan iman anak anak
e.
·Moria harus siap
menjadi contoh manusia beriman ras tuhu tuhu erkemalangan man Tuhan, bagi Hana.
Terima kasih dan mejuah juah kita kerina .
Tuhan simasu masu.
Thema: Dunia Dipenuhi Oleh Berkat dari Tuhan (Doni Dem Alu Pasu-Pasu Dibata) Teks: Masmur 104:10–15 Pengantar Dunia diciptakan Allah bukan hanya sebagai tempat tinggal bagi manusia, tetapi juga sebagai ruang pemeliharaan dan persekutuan antara ciptaan dan Sang Pencipta. Mazmur 104 adalah puisi agung yang memuliakan Allah sebagai Pemelihara ciptaan yang penuh kasih dan keteraturan. Pemazmur memaparkan bahwa segala unsur alam, dari mata air, tumbuhan, hingga makanan dan anggur, merupakan berkat langsung dari tangan Allah. Di tengah krisis ekologis dan kekhawatiran masa depan, mazmur ini menjadi deklarasi iman bahwa dunia ini penuh berkat karena Allah sendiri yang terus memeliharanya. Fakta 1. Tuhan adalah Sumber Air dan Kehidupan Dalam ayat 10–11, pemazmur menyatakan bahwa Tuhan “melepas mata-mata air” ke lembah-lembah dan gunung-gunung, yang menjadi sumber minuman bagi seluruh makhluk hidup, termasuk binatang di padang dan burung-burung di udara. 2. Pekerjaan Tuhan Memberkati ...
🕊️ Dibaptis Supaya Bersatu dengan Kristus Nas: Roma 6:3–6 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?” (ay. 3) Pengantar Baptisan adalah salah satu sakramen terpenting dalam iman Kristen. Namun, tidak sedikit orang percaya yang memandang baptisan hanya sebagai ritual seremonial . Rasul Paulus menegaskan bahwa baptisan bukan sekadar simbol, melainkan pintu masuk kepada kehidupan baru bersama Kristus . Melalui Roma 6:3–6, Paulus mengingatkan bahwa baptisan menandai kematian manusia lama dan kebangkitan dalam hidup baru . Dengan kata lain, baptisan bukan hanya tanda lahiriah, tetapi transformasi spiritual yang mendalam. Fakta Baptisan Kristen dilandasi pada kematian Kristus. Setiap orang yang dibaptis, sesungguhnya dibaptis dalam kematian Kristus (Rm. 6:3). Baptisan adalah pengalaman dikuburkan bersama Kristus. Melalui baptisan, orang percaya turut mati dan dikuburkan bersama Kristus, agar dapat...
Thema: Membuat Nama (Erbahan Gelar) Nas: Lukas 2:21 (TB) "Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya." Pengantar Nama adalah pemberian ilahi yang bukan hanya berfungsi sebagai penanda sosial, tetapi juga sebagai penegasan identitas, panggilan hidup, dan relasi seseorang dengan Tuhan. Dalam tradisi Ibrani, pemberian nama erat kaitannya dengan makna profetik dan tujuan ilahi. Yesus, sebagai Anak Allah yang menjadi manusia, diberi nama sesuai dengan rancangan kekal Allah sendiri — sebelum Ia dikandung, bahkan sebelum Ia lahir. Dalam konteks Karo, pemberian nama atau erbahan gelar bukan sekadar urusan budaya, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan eksistensial yang dalam. Fakta Historis dan Biblis Yesus diberi nama pada hari ke-8 saat Ia disunat, sesuai dengan hukum Taurat (Imamat 12:3). Nama "Yesus" (Ibrani: Yeshua) berarti "Yahweh menyelamatkan", yang ...
Komentar