Blog ini Berisi Hal-hal yang berhubungan dengan Pengembangan Karakter, Motivasi, Spiritual (KATMOSPIR).
Selain itu menampilkan cara berkhotbah secara kreatif berikut contoh contoh bahan renungan/bahan khotbah, PJJ dan PA-PA Kategorial
Tema: Bapa Yang Takut Kepada Tuhan (Bapa si Malang man Tuhan) Nas Alkitab: Mazmur 128:1–6 (Responsoria) Konteks Teks: Nyanyian Ziarah ( Song of Ascents ) 1. PENDAHULUAN Setiap keluarga di dunia ini mendambakan kebahagiaan, kedamaian, dan keberhasilan hingga ke generasi setelahnya. Namun, di tengah pergeseran zaman dan kompleksitas tantangan modern, banyak figur bapa/kepala keluarga terjebak mendefinisikan "kebahagiaan" hanya sebatas pencapaian finansial, status sosial, atau materi semata. Mazmur 128 hadir sebagai fondasi kebenaran yang memutarbalikkan standar dunia. Kebahagiaan sejati dan keberlanjutan berkat dalam keluarga tidak dimulai dari seberapa besar kekayaan yang dihimpun seorang bapa, melainkan dari kualitas rasa takutnya kepada TUHAN dan kerelaannya untuk hidup menurut jalan-jalan-Nya. 2. FAKTA TEKS DAN KONTEKS (HISTORIS & LITERARIS) Nyanyian Ziarah ( Shir Hama’aloth ): Mazmur 128 dinyanyikan oleh umat Israel saat mereka berziarah naik men...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Catatan Tambahan PA Moria Tanggal 26 April – 02 Mei 2020
1:5 Singuda-nguda Jerusalem! Mberu kap aku aminna pe mbiring,
mbiring desken kemah-kemah Kedar si gelap, tapi mejile desken kire-kire istana
Salomo!
1:6 Ola kam megombang ngenen rupangku, sabap ayongku enggo pan
las. Itembehi kaka-kakangku aku isuruhna aku erdahin, ngiani peken anggurna seh
maka lanai aku sempat pekena-kena dagingku.
1:7Kataken man bangku, o jadi ateku, ku ja ipermakanindu
biri-birindu? I ja ia ipederumndu tupung las wari? Kai gunana kam kudarami i
tengah-tengah rarasen permakan si deban? Dilaki
Fakta
1.Perikop ini
menceritakan bagaimana seorang wanita (singuda nguda Jerusalem) mengungkapkan
isi hatinya kepada kekasihnya.Dia
bercerita kepada kekasihnya itu tentang cintanya dan tentang dirinya.
2.Dia mengatakan dirinya sangat cantik, meskipun dia berkulit hitam.Hitam seperti kemah Kedar namun cantik
seperti ornamen di Istana Salomo
3.Lalu si putrid meminta untuk
tidak memandang jelek wajahnya, yang menghitam karena bekerja di bawah matahari
dan tidak punya waktu lagi untuk mematut matuti dirinya.
4.Kata katanya selalu manis untuk kekasihnya,katakanla kepadaku wahai kekasihku.. Kataken
man bangku jadi ateku... kuja ipermakanindu biri birindu...
Arti Dan Makna.
1.Hubungan istri kepada
suami adalah hubungan yang paling indah yang diungkapkan melalui kata kata,
kata kata yang diugkapkan secara jujur yang bersumber dari hati yang paling
dalam, hati yang terbuka penuh penyerahan diri seorang wanita kepada laki
lakinya, seorag istri kepada suaminya, seorang moria kepada perbulangenna.
2.Kecantikan tidak
selalu identik dengan kulit yang putih bersih, namun kecantikan juga dalam
warna alami tubuh si putri. Warna apapun kulit, itulah warna kecantikan
itu.Iklan kecantikan banyak menyesatka
yang selalu mengatakan kulit putih lebih cantik.Sebab iklan itu memang jualan produk pemutih
kulit.
3.Kecantikan wanita
tidak lah statis, namun dinamin bergerak.Wanita cantik adalah wanita yang bergerak, yang bekerja, sekalipun
dengan demikian wajahnya menimbulkan bintik bintik menghitam.
4.Ungkapan paling dalam
rasa cinta wanita seharusnya hanya kepada satu orang saja yang dia kam pilih
menjadi pujaan hatinya. Selamanya.
Beru Tarigan Ras Ginting Mergana. Salah satu pasangan karo (Moria ras Mamre) paling ideal
Pengkenaina.
·Jangan pernah
sekalipun kam merasa kurang cantik.Kecantikan tidak hanya dipandang dengan mata, tapi dengan hati.Pasti ada seorang laki laki yang ketika dia
memandang dengan mata dan hatinya, dia menemukan kam lah wanita paling cantik
untuk dirinya.
·Kecantikan tidak
diperoleh karena bawaan,namun
kecantikan didapat karena diupayakan dengan kerja dan berkata kata.Munculkan lah kata kata paling indah dari
hatindu untuk kam katakana kepada perbulangenndu, maka rasa cintanya aka
semakin besar semakin besar kepada dirindu.Kecantikan Nande Sarah dimata dan dihatiku muncul saat saat dia menyebukan
“mama itingku, kepadaku”. Hahahaha.
·Ajarkan kepada anak
wanitandu untuk membangun dan menemukan kecantikan dirinya dengan percaya diri,
rajin bekerja serta berkata kata yang indah kepada suaminya kelak.Kecantikan memang harus dipertahankan dengan
keaktifan mengelaborasi the inner beauty.
Terima kasih dan mejuah juah kita kerina .
Tuhan simasu masu.
(Markus 16:15; 1 Pet 2:9-10) Ceramah utuk Konvent Pendeta GBKP Wilayah 4 (7 Nov.2025) Pdt.Prof.Dr.Risnawaty Sinulingga MT.h Pengantar Puji Syukur kepada Tuhan untuk kesempatan berharga saat ini dalam menyampaikan ceramah tentang visi baru gereja GBKP. Ceramah ini disampaikan menurut perumusan visi, dianalisa berdasarkan teks acuan (Markus 16:15 dan 1 Petrus 2:9-10), dibandingkan dengan panggilan gereja dalam Tata Gereja GBKP. Rumusan visi dan panggilan GBKP yang sedikit berbeda dengan teks acuan Alkitab, menunjukkan bahwa GBKP memiliki landasan dogmatis yang cukup kuat dalam perumusan vissi ini. Dalam bagian pertama ceramah, akan dipaparkan makna kata-kata dalam visi yaitu “Menjadi Keluarga Allah yang Diutus”, “Untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia” dan “Bagi seluruh Ciptaan”. Penjelasan ini penting bukan saja karena merupakan bagian dari visi GBKP, tetapi karena adanya perbedaan dengan kalimat teks Alkitab (“…beritakanlah Injil kepada segala makhluk…”) dan panggi...
Thema: Berbahagialah Orang Yang Hidup Menurut Undang-Undang Tuhan (Malem Ate Ngikutken Undang-Undang Tuhan) Nas: Masmur 119:1–7 Pembukaan Setiap manusia pada hakikatnya mencari kebahagiaan. Namun pertanyaan yang mendasar adalah: apakah sumber kebahagiaan itu? Sebagian orang mencari kebahagiaan melalui kekayaan, jabatan, atau penghormatan. Akan tetapi pengalaman hidup dan kesaksian Kitab Suci menunjukkan bahwa kebahagiaan yang sejati hanya didapat ketika manusia hidup sesuai dengan firman Allah. Pemazmur menegaskan bahwa “Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN” (Mzm. 119:1). Artinya, kebahagiaan bukan hasil dari pencapaian lahiriah, melainkan dari ketaatan batiniah pada perintah Allah. Fakta 1. Kitab Mazmur 119 adalah pasal terpanjang dalam Alkitab dengan 176 ayat, seluruhnya berfokus pada keindahan, kekuatan, dan manfaat firman Allah bagi kehidupan umat-Nya. 2. Struktur pasal ini tersusun secara akrostik menurut huruf-huruf Ibra...
Tema: Kalak Si Tek Rembak Ras Dibata (Orang yang Percaya Dekat dengan Allah) Nats: Roma 10 : 1 – 4 1. Pendahuluan Setiap manusia pada dasarnya memiliki religiositas —sebuah kerinduan bawaan (naluri) untuk mencari, menyembah, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Namun, dalam realitas kehidupan, banyak orang terjebak dalam kesibukan ritual dan aktivitas keagamaan yang luar biasa giat, tetapi kehilangan arah dan esensi yang sejati. Melalui surat Roma ini, Rasul Paulus membedah kontras antara "kegiatan agama yang meluap-luap" dengan "pengenalan yang benar akan Allah". Menjadi dekat dengan Allah ( rembak ras Dibata ) bukan soal seberapa keras kita berusaha membenarkan diri sendiri, melainkan seberapa penuh kita berserah pada kebenaran yang telah Allah sediakan. 2. Fakta Tekstual (Analisis Teks) Ayat 1: Paulus mengungkapkan kerinduan terdalam (empati dan kasih yang besar) serta doanya agar bangsa Israel memperoleh keselamatan. Ayat 2: Paulu...
Komentar