Featured Post

Kesalahan Tak Disadari: Bahaya Berpikir Dangkal dan Pasif bagi Pendeta dan Presbiter

Gambar
  Oleh Pt. Em. Analgin Ginting, M.Min.  ​Dalam dinamika pelayanan gereja, kita sering kali mengukur "kejahatan" atau kesalahan kepemimpinan dari skandal-skandal besar yang tampak di permukaan: korupsi keuangan, penyimpangan moral, atau ajaran sesat. Namun, ada bentuk bahaya lain yang jauh lebih halus, destruktif, dan merayap perlahan merusak tatanan gereja tanpa disadari—yaitu kedangkalan berpikir dan sikap pasif dari para pelayan-Nya (Pendeta dan Presbiter). ​1. Akar Konsep: "Kejahatan Karena Kedangkalan Berpikir" ​Filsuf Hannah Arendt dalam karyanya Eichmann in Jerusalem: A Report on the Banality of Evil (1963) mempopulerkan konsep “the banality of evil” (kebiasaan/kedangkalan kejahatan). Ia menemukan bahwa kerusakan massal sering kali tidak dilakukan oleh sosok monster yang penuh niat jahat ( malice ), melainkan oleh manusia-manusia biasa yang enggan berpikir kritis, apatis, dan mematikan daya refleksinya. ​Dalam konteks gereja, fenomena ini berkelindan de...

GBKP Menampung 7000 Orang Lebih Pengungsi

Letusan Sinabung 2013


Untuk membantu menampung pengungsi akibat letusan Gunung Sinabung, Gereja Batak Karo Protestan  mengadakan posko posko penampungan .  Tercatat saat ini ada 12 posko yang dikelola oleh GBKP, dan jumlah pengungsi yang  ditampung ada sebanyak 7330 orang.


Posko posko tersebut  berada beberapa tempat  yang terpisah, diantaranya adalah

  1.   Kantor Klasis GBKP Kabanjahe

  2.  GBKP Katepul

3  3.  Geduang Serbaguna GBKP  Kabanjahe Kota

    4.   Gedung KA KR Kabanjahe Kota

     5.   GBKP Jalan Kota Cane

     6.  GBKP Simpang IV

    7.      GBKP Runggun Payung

8  8.      Posko di jalan Kuta Rayat –Telagah

     9.  PPWG, Zentrum Kabanjahe

1  10.   KWK Jalan Udara Berastagi

.   11.  Kantor Klasis GBKP Berastagi

 112.  Retreat Centre Suka Makmur.

Nama nama lengkap pengungsi serta tempat penampungan bisa dibaca di situs GBKP. Online


Bantuan Pemda Karo terhadap posko ini sangat minim. Menurut SMS ketua Moderamen,   Pemda hanya menyumbang sedikit beras bulog kepada posko GBKP.  Dan ternyata para pengungsi tidak memakan beras bulog ini, karena kualitasnya tidak terlalu baik.  Akibatnya makanan di Posko GBKP umumnya datang dari sumbangan anggota jemaat GBKP.    Ini adalah sebuah penerapan dari  Firman Tuhan dalam Galatia 6 : 2, Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus

Mari kita bantu pengungsi dan seluruh para relawan yang bekerja dengan doa dan memberi bantuan sesuai kemampuan kita masing masing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025