Catatan Tambahan Khotbah Minggu 3 Mei 2026
Nyanyikanlah Nyanyian Baru bagi Tuhan Nats: Mazmur 98:1-9 Pendahuluan Dunia kita sering kali dipenuhi dengan "nyanyian lama"—keluhan tentang beban hidup, kekhawatiran akan masa depan, dan narasi keputusasaan. Namun, pemazmur mengajak kita keluar dari kelesuan tersebut. Mengapa? Karena Tuhan kita bukanlah Allah yang statis. Dia adalah Allah yang bergerak, yang "telah melakukan perbuatan-perbuatan ajaib". Hari ini, kita dipanggil bukan sekadar untuk bernyanyi, melainkan melantunkan "Nyanyian Baru"—sebuah resonansi dari jiwa yang telah mengalami intervensi tangan kanan Tuhan yang kudus. Arti dan Makna Teologis Setiap perbuatan baik Tuhan, yang selalu datang silih berganti adalah bertujuan untuk menyempurnakan kasih keselamatan yang sudah Dia lakukan. Manusia hanya perlu meresponnya dengan nyanyian pujian dan ucapan syukur. Karena memang ternyata, respon yang paling cepat, yang paling berkualitas dan yang paling mahal dan tak ternilai kepada T...

Komentar