Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (25 – 31 Oktober 2026)

Gambar
​ Tema: Konfesi Kedatangan Jesus Kembali ( Konfesi Kerehen Jesus Mulihken / Advent ) Teks Alkitab: Matius 24:36–44 ​ Pendahuluan ​Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali ( Eskaton / Parousia ) merupakan puncak pengharapan iman Kristen. Namun, Alkitab secara tegas menegaskan bahwa waktu kedatangan-Nya dipagari oleh rahasia kedaulatan ilahi. Ketidakpastian waktu ini bukanlah alasan bagi gereja untuk bersikap apatis, melainkan pendorong teologis untuk senantiasa hidup dalam kesiapsiagaan iman. Eskatologi Kristen tidak mengajarkan spekulasi tanggal, melainkan transformasi cara hidup di tengah dunia yang terus berjalan. ​ Fakta ​ Ketahuannya Waktu Hanya pada Bapa: Tidak ada seorang pun—bahkan malaikat maupun Anak—yang tahu hari dan saat kedatangan-Nya, melainkan hanya Bapa. ​ Kondisi Zaman Nuh sebagai Ilustrasi: Manusia sebelum air bah hidup dalam rutinitas wajar (makan, minum, kawin) namun abai terhadap peringatan ilahi hingga kebinasaan datang mendadak. ​ Pemisahan ya...

Terima Kasih Untuk Bang Haji Rhoma Irama

Masih ingat dengan judul sinetron ngetop 4 tahun yang lalu? “Campur Tangan Illahi”, yang tayang setiap minggu, sehingga judul itu masuk ke dalam kosakata kita? Diceritakan antara lain dalam pengalaman praktis manusia di jaman modern ini pun tetap ada dan nyata campur tangan Illahi. The invisible hand, akan membantu manusia dalam usahanya jika dirhidoi oleh yang Mahakuasa.

Dalam kasus Pilkada Jakarta saya mulai menangkap kesan bahwa terpilihnya Jokowi dan Ahok menjadi Gubernur Jakarta juga akan dibantu oleh The Invisible Hand atau campur tangan Illahi. Tanggal 20 September 2012 hanya akan menjadi tanggal penentuan saja dalam sejarah DKI, atau sejarah Bangsa Indonesia sekaligus sejarah manusia.

Bersatunya partai partai (Korup dan pragmatis) Demokrat, Golkar, PPP, PKS, PAN untuk mendukung Foke-Nara adalah penentuan sisi terang dan sisi gelap dalam politik Indonesia, sehingga momentum pilkada DKI Jakarta akan menjadi contoh awal untuk pemilihan berikutnya yang lebih benar dan sesuai dengan kepentingan rakyat.

Issu SARA yang sengaja di lontarkan oleh Bang Haji Rhoma Irama untuk menjatuhkan image Jokowi dan Ahok, akhir akhir ini berubah arah menjadi berita yang sangat positif dan mengangkat Jokowi dan Ahok. Posisi terzolimi pun lebih menguntungkan pasangan ini, karena tuduhan tuduhan yang dialamatkan Bang Haji, dengan sangat elegan dijawab oleh Jokowi dan Ahok. Dalam hal ini Jokowi dan Ahok seharusnya patut berterima kasih kepada Bang Haji Rhoma Irama, sebab beliau sudah bersedia menjadi corong antagonis yang lebih mengangkat kebaikan dan kemenangan pihak yang disudutkannya.





Begitulah Campur Tangan Ilahi, yang bisa menghadirkan kenyataan diluar perkiraan manusia. Dan tentu saja kita pun berharap, bahwa selepas kemenangan Jokowi dan Ahok nanti pada tanggal 20 September, Campur Tangan Ilahi ini terus terjadi di Bumi Tercinta Indonesia. Mengungkapkan segala keburukan dan kemunafikan, dan merubahnya menjadi pengalaman indah semua Bangsa. Kasus kasus korupsi, kasus kasus penyuapan, kasus kasus penguasaan sumber daya oleh hanya segelintir orang akan diungkap dan dibeberkan semuanya berkat campur tangan Ilahi yang pada gilirannya diaharpkan dapat mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia. Semoga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)