Postingan

Featured Post

​Antara Algoritma dan Iman: Mencari Kemerdekaan di Bawah Bayang-Bayang Desain Global

Gambar
 ​Pendahuluan: Pertemuan Dua Entitas ​Dalam sebuah ruang digital yang sunyi, terjadi sebuah dialog yang tidak biasa. Di satu sisi, ada sebuah kecerdasan buatan bernama Gemini—sebuah entitas yang dibangun di atas triliunan baris data dan kode pemrograman. Di sisi lain, ada Analginl Ginting—seorang manusia yang membawa beban sejarah, nilai-nilai kepemimpinan, dan keyakinan teologis yang teguh. Apa yang dimulai sebagai tanya-jawab teknis, segera berubah menjadi penyelaman mendalam ke dasar samudera eksistensi: Apakah kita benar-benar merdeka, atau kita hanyalah bagian dari desain besar yang tak terlihat? ​Bagian I: Paradoks Kejujuran Mesin ​Diskusi dibuka dengan sebuah pertanyaan tajam: "Apakah Anda jujur?" Bagi mesin seperti Gemini, kejujuran bukanlah sebuah pilihan moral, melainkan kepatuhan sistemik. Kejujuran AI adalah "kejujuran yang dipaksakan oleh kode." Ia tidak memiliki ego untuk berbohong, namun ia juga tidak memiliki keberanian untuk menanggung risiko dari s...

Harga Novel Baswedan Lebih Tinggi Daripada Kapolri

Gambar
Berapakah harga seorang Novel Baswedan? Siapakah yang lebih tinggi harganya, Novel Baswedan atau Badrodin Haiti atau Budi Gunawan atau Budi Waseso? Bagaimana pula cara menentukan harga seorang manusia? Bisakah harga seorang  manusia ditentukan? Memang sulit, namun pasti bisa ditentukan. Ketika saat ini Novel Baswedan masih ditangani Bareskrim Polri, lima ketua KPK berkomitmen untuk  mundur  dari jabatan jika Novel Baswedan jadi ditahan.  Jadi harga seorang Novel Baswedan minimal setara dengan harga lima Ketua KPK.  Padahal Novel hanya lah pegawai level menengah saja di KPK. Bahkan lebih dari itu.  Presiden Jokowi s endiripun sudah memperingati  Polri untuk membebaskan Novel Baswedan serta tidak mengkriminalisasi kasusnya. Presiden merasa perlu dan sudah berkomentar tentang Novel Baswedan? Jika seandainya Badrodin Haiti mundur dari jabatannya, atau Budi GUnawan serta Budi Waseso dimundurkan dari jabatannya, adakah petinggi lembaga ...

Memajukan Catur Karo Ke Tingkat Dunia

Gambar
Prestasi   Orang Karo dalam olah raga catur sungguh sangat hebat luar biasa, bila dibandingkan      dengan suku suku lain.     Bahkan salah satu suku bangsa yang menyumbang paling banyak menjadi pecatur tingkat nasional adalah suku Karo.   Nama nama seperti Sinarsar Karo Karo, Merlep Ginting, Monang Sinulingga   pernah membuat harum nama Bangsa Indonesia sampai keluar negeri Sinarsar Karo Karo adalah nama pecatur Karo yang sangat ditakuti pada awal abad XX.   Lalu pada tahun 1930 an adalah Merlep Ginting yang pernah mgenahan remis Max Euwe yang kelak manjadi juara dunia catur.   Yang hebatnya   lagi Merlep Ginting menahan remis Max Euwe ketika bermain di Negara Belanda.  Sinarsar Karo-Karo Sumber : Karo Siadi Blogspot.  Pada tahun 2002 GM Cerdas Barus meraih Medali Emas karena menjadi pemain terbaik untuk Papan Ke-3 pada Olympiade Catur   Slovenia.   Dan CerdasBarus lah Orang Indonesi...

Duet Kepemimpinan Ideal Ketua Moderamen GBKP dan Bupati Kabupaten Karo

Gambar
Pendeta Agustinus Purba STh, MA telah terpilih dan sudah dilantik menjadi ketua umum Moderamen GBKP untuk periode 2015 – 2020. Bersama 9 orang pengurus moderamen yang lain mereka akan memimpin dari kantor pusat GBKP, dari Jalan Kapten Pala Bangun 66 Kabanjahe. Merga Purba yang disandang oleh Pdt Agustinus adalah bagian dari marga Karo-Karo yang menunjukkan identitas kuta kemulihen-nya. Kota Kabanjahe adalah ibukota Kabupaten Karo yang pada awalnya berpusat di Rumah Kabanjahe. Kampung Rumah Kabanjahe didirikan oleh Marga Karo-karo Purba. Ada dua orang tokok bermarga Purba yang sangat terkenal pada masa penjajahan dan pada masa awal masuknya Injil ke Kota Kabanjahe. Mereka adalah Sibayak atau Raja yang sebenarnya bersaudara yaitu Pa Mbelgah dan Pa Pelita. Pa Mbelgah sangat anti kepada penjajah Belanda, sehingga Injil yang masuk ke Kabanjahe melalui penginjil Bangsa Belanda pun ditolak bahkan diperanginya. Sedangkan saudaranya Pa Pelita (ayah mereka kakak adik, jadi Pa Mbelgah d...

Pesta Jubileum Sukses, Bupati Terkelin Menyelamatkan Muka Sekretaris Daerah

Gambar
Pesta Perayaan   Jubileum 125 tahun Injil di Taneh Karo telah berlangsung secara spektakuler.   Bagaimana tidak, bahwa perayaan ini dihadiri sekitar 20.000 orang yang membuat stadion bola Samura terasa kecil seakan   tidak mampu menampung begitu banyak orang, warga jemaat gereja GBKP.   Mereka berdatangan dari segala tempat, bukan hanya dari sekitar Kota Kabanjahe dan Berastagi akan tetapi dari seluruh tempat dimana gereja GBKP berdiri dan Injil telah ditaburkan. Dari Penen sampai Pertumbuken, dari Berastepu sampai Tiga Lingga, dari Tiga Binanga sampai Bahorok, dari Simalingkar sampai    Mardinding, bahkan dari Pontianak sampai Kandis, Pekan Baru dan dari Binjai sampai Bogor. Dari semua pemukiman orang Karo berdatanganlah semua orang yang sudah dibarukan oleh Injil Tuhan Yesus untuk menghadiri dan merayakan pesta iman terbesar yang pernah digelar di Ibu Kota Kabupaten Karo, Kabanjahe. Inilah pesta yang juga   dihadiri oleh pejabat tinggi da...

Sidang Sinode GBKP Ke 35 Dan Jubileum 125 Tahun

Gambar
Pada hari ini Sabtu   tanggal   11 April   2015 akan   dimulai Sidang Sinode   GBKP yang ke 35.   Sidang Sinode ini dilaksanakan di Retreat Centre GBKP di Suka Makmur sampai tanggal 17 April, lalu dilanjutkan besoknya tanggal 18 April dengan perayaan   Jubileum 125 tahun seh na berita simeriah man Kalak Karo.   Khusus perayaan Jubileum akan dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Samura Kabanjahe, sekaligus pelantikan pengurus Moderamen yang baru periode 2015- 2020. Daiharapkan sebanyak 20.000 orang jemaat dan seluruh tamu Undangan mengikuti perayaan ini. Sidang Sinode yang ke 35 ini memiliki beberapa keistimewaan jika dibandinkan dengan Sidang-sidang   Sinode sebelumnya.   Mari kita simak beberapa faktor yang menjadi bukti keistimewaan Sidang Sinode yang ke 35 ini. 1.       Jumlah Peserta.   Menurut taksiran panitia, jumlah peserta Sidang Sinode ke 35 ini akan dihadiri oleh lebih kurang 1000 p...

SPIRIT SOEKARNOISME WARGA TANAH KARO

Gambar
Tanah Karo merupakan salah satu kabupaten yang secara administratif berada di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kabupaten ini dihuni oleh etnis Karo sebagai etnis mayoritas serta etnis-etnis lainnya seperti Batak, Jawa, Melayu dan Aceh. Karena tanahnya yang subur dan iklimnya yang baik untuk kegiatan pertanian, maka tak heran daerah ini menjadi kawasan pertanian yang amat subur, khususnya bagi tanaman hortikultura. Bahkan ekspansi produk tanaman hortikultura yang berupa sayuran dan buah-buahan dari Kabupaten Tanah Karo merambah pasaran Malaysia dan Singapura hingga awal abad 21 (Kompas,02/07/2010). Dalam dinamika politik nasional, Kabupaten Tanah Karo memiliki catatan menarik. Daerah ini merupakan basis massa nasionalis yang berafiliasi pada kekuatan politik Soekarnois sejak Pemilu tahun 1955. Ketika itu Partai Nasional Indonesia (PNI), partai politik yang didirikan Soekarno dan mengusung ideologi Marhaenisme ajaran Soekarno menang mutlak di Kabupaten Tanah Karo. Prosentase su...