Featured Post

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Gambar
  (Markus 16:15; 1 Pet 2:9-10) Ceramah utuk Konvent Pendeta GBKP Wilayah 4 (7 Nov.2025) Pdt.Prof.Dr.Risnawaty Sinulingga MT.h Pengantar Puji Syukur kepada Tuhan untuk kesempatan berharga saat ini dalam menyampaikan ceramah tentang visi baru gereja GBKP. Ceramah ini disampaikan menurut perumusan visi, dianalisa berdasarkan teks acuan (Markus 16:15 dan 1 Petrus 2:9-10), dibandingkan dengan panggilan gereja dalam Tata Gereja GBKP. Rumusan visi dan panggilan GBKP yang sedikit berbeda dengan teks acuan Alkitab, menunjukkan bahwa GBKP memiliki landasan dogmatis yang cukup kuat dalam perumusan vissi ini. Dalam bagian pertama ceramah, akan dipaparkan makna kata-kata dalam visi yaitu “Menjadi Keluarga Allah yang Diutus”, “Untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia” dan “Bagi seluruh Ciptaan”. Penjelasan ini penting bukan saja karena merupakan bagian dari visi GBKP, tetapi karena adanya perbedaan dengan kalimat teks Alkitab (“…beritakanlah Injil kepada segala makhluk…”) dan panggi...

Catatan Tambahan PJJ 4-10 Oktober 2020 Syarat Ketangguhan Moria

 

Mazmur 16 : 5-11

Thema : Moria Si Paguh

 

Mazmur 16 : 5-11

 

16:5        O TUHAN , Kam kap kebayakenku, e maka iberekenNdu kerina keperlunku, wari-waringku si pepagi lit i bas tanNdu.

16:6        Lanai tanggung buena pemereNdu man bangku, seh kal ulina pemereNdu e.

16:7        Kupuji TUHAN , erkiteken Ia kap si mabai aku, dingen pusuh peratenku ngajari aku tupung berngi.

16:8        Tetap kugejap maka Dibata ndeher kap ras aku, gelah aku tetap paguh.

16:9        E maka meriah kal ukurku, pusuhku pe ersurak-surak senang tendingku.

16:10      IpulahiNdu aku i bas kuasa kematen nari, kalak si ikelengiNdu la itadingkenNdu i doni kematen.

16:11      ItuduhkenNdu bangku dalan si perlawesna kempak kegeluhen. I adep-adepenNdu dem keriahen, i bas tanNdu kap kesenangen.

.

FAKTA

1.      Sebuah pengakuan tentang kasih saying Allah yang dirasakan oleh Raja Daud, tentang seluruh kebutuhan hidup masa kini dan masa yang akan dating.  Sampai sampai Raja Daud mengatakan “Lanai Tanggung Buena Pemerendu”

2.      Merespon seluruh kebaikan Tuhan itu maka Raja Daud hanya mampu merespon dengan memuji Tuhan, dan membuat pengakuan bahwa “pusuh peratenku ngajari aku tupung berngi”

3.      Bagian ketiga dari perikop ini adalah Puncak pengakuan dari Raja Daud akan kebaikan Tuhan saat dia mengatakan “ipulahindu aku ibas kematen nari”, dan pengakuan yang paling dalam terungkap melalui kata kata, “Kalak sikelengiNDU la itadingkenndu I doni kematen”  Seolah tidak puas Daud menyatakan kemahakasihnya  Tuhan saat dia mengatakan pada ayat 11 : Ituduhkenndu Bangku dalam siperlawesna kempak kegeluhen.  Iadep adepen Tuhanlah sumber kesenangan dan dalam tangan Tuhan lah sumber semua yang paling menyenangkan dalam hidup ini.

 

 


ARTI

1.      Daud bisa mengenal Tuhan lebih dari siapapun, karena Daud selalu bergaul atau bercengkerama dengan Tuhan.  Sehingga pengakuan Daud tentang Tuhan keluar dalam kata kata yang abadi seperti tertulis pada perikop yang kita baca. Benar dan Indah kata kata yang tertulis

2.      Pengenalan Daud kepada Tuhan tertulis dalam 3 bentuk dalam perikop ini

a.      Tuhan memberikan pemeliharaan untuk kebutuhan hidup Daud dalam jumlah “ la tanggung, baik untuk masa kini dan masa depan”

b.      Merespon kebaikan Tuhan adalah suatu reaksi spontan dari semua manusia yang mampu merasakan kebaikan Tuhan. Respon alamiah atas kebaikan Tuhan muncul keinginan bahkan kebutuhan untuk memuji dan meninggikan Tuhan Allah.  Seerti yang dikatakan Daud, pusuhku ermburak mburak (meluap meluap) untuk menyembah Tuhan

c.       Di Puncak kesadaran manusia yang memuji dan memuliakan serta bersukacita dihadapan Tuhan, muncullah keyakinan bahwa Tuhan tidak membiarkan jiwa menuju kematian,  Jiwa yang bersorak memuji Tuhan akan abadi, sebab Tuhan memberikan keselamatan yang kekal.  

3.      Jika manusia sudah sampai kepada kesadaran, keyakinan, dan iman Bahwa Tuhan sudah meluputkan/membebaskan dia dari kematian , maka dia berubah menjadi orang Tangguh.  Tangguh, kual, taft, diehard  dalam melakukan pekerjaan pekerjaan kebaikan muncul dalam hati setiap orang yang sudah yakin akan keselamatan kekal yang diberikan Tuhan Yesus kepada dirinya. 



PENGKENAINA

1.      Setiap moria perlu mengenal Tuhan lebih dalam dan lebih dalam sehingga mampu membuat pengakuan personal dalam kata kata yang indah seperti Masmur pasal 16 ini.

2.      Mereview, merefleksikan seluruh pengalaman, suka duka, senang susah, sakit sehat, dan seluruh pengalaman  sepanjang hidup akan membuat Moria dan siapa saja menemukan jejak jejak kebaikan Tuhan dalam hidupnya.  Keyakinan akan campur tangan Tuhan dalam hidup manjadi alat standar bagi setiap Moria dalam merefleksikan kasih sayang Tuhan.

3.      Moria  Tangguh tidak lah ditentukan bentuk tubuhnya, cantik wajahnya, encernya otaknya, bayak harta bendanya, gantengnya suami dan anak anaknya, tingginya ilmu pengetahuannya , namun moria yang Tangguh adalah semua moria yang sudah mampu mengenal Tuhan Allah sehingga tidak ada lagi keraguannya dalam hidup ini.  Selamat Ulang Tahun man Moria kami ibas Bulan Oktober 2020 enda.  

 

Bujur melala ras mejuah juah kita kerina.

Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025