Catatan Tambahan Khotbah 23 Agustus 2026
Tema: Bapa Yang Takut Kepada Tuhan (Bapa si Malang man Tuhan) Nas Alkitab: Mazmur 128:1–6 (Responsoria) Konteks Teks: Nyanyian Ziarah ( Song of Ascents ) 1. PENDAHULUAN Setiap keluarga di dunia ini mendambakan kebahagiaan, kedamaian, dan keberhasilan hingga ke generasi setelahnya. Namun, di tengah pergeseran zaman dan kompleksitas tantangan modern, banyak figur bapa/kepala keluarga terjebak mendefinisikan "kebahagiaan" hanya sebatas pencapaian finansial, status sosial, atau materi semata. Mazmur 128 hadir sebagai fondasi kebenaran yang memutarbalikkan standar dunia. Kebahagiaan sejati dan keberlanjutan berkat dalam keluarga tidak dimulai dari seberapa besar kekayaan yang dihimpun seorang bapa, melainkan dari kualitas rasa takutnya kepada TUHAN dan kerelaannya untuk hidup menurut jalan-jalan-Nya. 2. FAKTA TEKS DAN KONTEKS (HISTORIS & LITERARIS) Nyanyian Ziarah ( Shir Hama’aloth ): Mazmur 128 dinyanyikan oleh umat Israel saat mereka berziarah naik men...
Komentar
Tapi masalahnya saat ini sudah semakin banyak anak muda Kristen di Indonesia yang sejatinya adalah penerus masa depan kekristenan di Indonesia mulai tidak lagi peduli dengan isu-isu keagamaan, malah lebih sibuk dengan gadget dan segala efek negatifnya.
Kita generasi yang lebih tua hanya menjadi penonton/pembaca untuk setiap kasus yang terjadi. Karena gereja-gereja memiliki kewenangan sendiri-sendiri, bahkan terkesan tidak mau ikut campur dengan yang terjadi di gereja lain.
Kalau sudah seperti ini...gereja akan hilang di Indonesia cepat atau lambat.
Saya sebagai orang Kristen juga merasa prihatin dengan kejadian-kejadian tersebut, tetapi kalau gereja saya diam atau gereja yang lain diam, terus salurannya melalui apa?
Apakah orang Kristen diperkenankan untuk berdemo?
Sepertinya saya tidak melihat upaya-upaya kearah situ.
Salam Kenal pak, nama saya Winandhi
saya tinggal di Bali.
Gereja saya sudah mempunyai tanah yang siap untuk dibangun gedung gereja, tapi sudah 15 tahun pembangunan tidak bisa terlaksana.