Jangan Baca The Secret
Bahaya Tersembunyi Jika Anak Muda Disarankan Baca Buku "The Secret" Oleh: Analgin Ginting (Pertua Emeritus GBKP) Dunia modern hari ini menawarkan berbagai "jalan pintas" menuju kesuksesan. Di rak-rak buku terlaris hingga algoritma media sosial pemuda kita, satu nama sering muncul sebagai kiblat motivasi: Rhonda Byrne dengan karyanya yang fenomenal, The Secret . Buku ini menjanjikan kunci pembuka rahasia alam semesta melalui apa yang disebut sebagai Law of Attraction (Hukum Tarik-Menarik). Bagi mata yang tidak terlatih, buku ini tampak seperti kristalisasi dari iman dan optimisme. Namun, bagi kita yang sedang berjuang menanamkan akar kekristenan yang kuat pada generasi muda GBKP (Gereja Batak Karo Protestan), buku ini bukanlah sekadar buku motivasi—ia adalah ancaman sistemik terhadap fundamen iman kepercayaan kita kepada Yesus Kristus. 1. Menara Babel Modern: Antroposentrisme vs Teosentrisme Filosofi dasar The Secret adalah bahwa pikiran manusia adal...
Komentar
Tapi masalahnya saat ini sudah semakin banyak anak muda Kristen di Indonesia yang sejatinya adalah penerus masa depan kekristenan di Indonesia mulai tidak lagi peduli dengan isu-isu keagamaan, malah lebih sibuk dengan gadget dan segala efek negatifnya.
Kita generasi yang lebih tua hanya menjadi penonton/pembaca untuk setiap kasus yang terjadi. Karena gereja-gereja memiliki kewenangan sendiri-sendiri, bahkan terkesan tidak mau ikut campur dengan yang terjadi di gereja lain.
Kalau sudah seperti ini...gereja akan hilang di Indonesia cepat atau lambat.
Saya sebagai orang Kristen juga merasa prihatin dengan kejadian-kejadian tersebut, tetapi kalau gereja saya diam atau gereja yang lain diam, terus salurannya melalui apa?
Apakah orang Kristen diperkenankan untuk berdemo?
Sepertinya saya tidak melihat upaya-upaya kearah situ.
Salam Kenal pak, nama saya Winandhi
saya tinggal di Bali.
Gereja saya sudah mempunyai tanah yang siap untuk dibangun gedung gereja, tapi sudah 15 tahun pembangunan tidak bisa terlaksana.