Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 14 - 20 Juni 2026

Gambar
Thema : Beluh Muat Ukur (Mudah Mendapatkan Rasa Empati Orang Lain) Nas : 1 Timotius 5 : 1-7  ​A. PENDAHULUAN & FAKTA BERKAITAN NAS ​Mendapatkan empati dan respek dari orang lain—atau yang dalam kearifan lokal kita sebut beluh muat ukur —bukanlah sebuah keterampilan manipulatif untuk mencari simpati demi keuntungan pribadi, melainkan buah dari ketulusan hidup yang berakar pada kasih Kristus. Sering kali kita terjebak menuntut untuk dipahami dan dihormati terlebih dahulu oleh orang-orang di sekitar kita, baik oleh pasangan, anak, orang tua, maupun sesama jemaat. Namun, firman Tuhan melalui Rasul Paulus menegaskan bahwa beluh muat ukur hanya bisa lahir ketika kita memiliki kerendahan hati untuk terlebih dahulu menanggalkan keegoisan, peduli pada kerapuhan sesama, dan berkomitmen mendahulukan kepentingan orang lain dengan penuh kemurnian. ​Di tengah realitas kehidupan modern yang cenderung individualistis dan transaksional, kemampuan untuk merengkuh empati sesama menjadi tantanga...

PIARA GBKP 2010 (2)



Satu lagi prestasi telah GBKP torehkan. SEbab dalam percakapan saya dengan beberapa orang, hanya GBKP yang mampu menghimpun anak remaja sebanyak 8000 orang lebih (menurut publikasi di harian SIB, edisi tanggal 4 Juli 2010, sebanyak 10.000 orang) Belum pernah ada Gereja di Indonesia yang mampu menghimpun anak sebanyak yang GBKP lakukan. Luar biasa.

Meskipun banyak kekurangna disana-sini namun semuanya tak terlihat kalau kita tatap wajah wajah anak-anak kita yang mengikuti PIARA ini. Mereka, bercanda, mereka berjalan, mereka antri (khususnya saat mandi) mereka PA, mereka berkenalan, bahkan banyak yang mengatakan inilah pengalaman yang pertama dalam hidup mereka. Inilah cara mereka bertemu dengan TUHAN. Kita doakan semoga.

Sebagai perbandingan di tempat Jambore, sebelah retreat centre ada acara perkemahan PRAMUKA se SUMUT, jumlahnya HANYA 4000 orang, dibuka GUBSU. Pelaksananya Propinsi Sumatra Utara. COba bandingkan dengan PIARA.

Ada cerita lucu, seorang anak ketika mau berangkat masih DIARE. Tapi dia nekat berangkat. Yang cemas adalah orang tua. Oleh sebab itu orang tua mendatangi anaknya. Begitu ketemu anaknya yang disangka masih diare, langsung diusir dengan bertkata. "Udah Papa dan Mama pulang aja, ngapain lama-lama disini, aku udah sehat total" . Kesimnpulannya, PIARA sanggup menyembuhkan Diare anak remaja. Hahahahaha.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025