Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 16 – 22 Agustus 2026

Gambar
 ​ Tema: Tuhanlah Pembebas Bahan Alkitab: Keluaran 6:1 – 12 (teks LAI: Keluaran 6:1–12 / 6:2–13) ​1. Pendahuluan ​Di tengah dinamika dunia modern yang dipenuhi ketidakpastian ekonomi, krisis mental, ketidakadilan sosial, serta berbagai tekanan hidup yang kian menghimpit, manusia sering kali merasa terjebak dalam perbudakan-perbudakan bentuk baru. Banyak orang hari ini hidup dalam kecemasan mendalam, kehilangan arah, dan mengalami kelelahan batin yang berkepanjangan. Keadaan ini membuat suara pengharapan terdengar samar, bahkan terkadang lenyap di telan getirnya kenyataan hidup sehari-hari. ​Kondisi demikian menciptakan keputusasaan yang melumpuhkan daya juang dan merusak kepekaan iman. Sama seperti bangsa Israel yang tidak sanggup lagi mendengarkan perkataan Musa karena hati yang patah dan perbudakan yang sangat berat, manusia modern kerap kali menilai realitas fisik dan beban penderitaan jauh lebih nyata daripada janji-janji Allah. Ketika keputusasaan menguasai, nurani menjadi...

HANYA KARENA SEBUAH SENTUHAN



Dia tahu betul siapa dirinya, dan sadar posisinya dalam keterhubungannya dengan orang-orang disekitar. Bahwa dirinya tidak ada harga sama sekali. Oleh karena penyakit yang diderita selama dua belas tahun terakhir dalam hidupnya, seolah menjadikan tembok tidak tertembus untuk bisa berhubungan dan berbicara dengan manusia lain. Dia mengalami pendarahan dalam kutuk kewanitaannya.

Namun demikian tidak ada keluhan yang keluar dari mulutnya, tidak ada sesal yang memancar dari tangan dan kakinya, serta tidak ada marah yang menyembul dari sinar matanya.

Oleh sebab itu, dia pun tidak pernah berharap ada orang lain yang berempati dan mau mengulurkan tangan belas kasihan kepada dirinya. Tak perlu ada percakapan apalagi yang hanya basa basi, sebab pada akhirnya semua orang akan meninggalkannya juga. Terutama  setelah bertahun tahun diobati oleh seorang tabib yang telah menguras habis semua yang ada padanya.

Tiba-tiba semuanya berubah, saat dia mendengar BERITA besar, bahkan BERITA PALING BESAR untuk semua kehidupan, sebab SANG AWAL dan PEMILIK KEHIDUPAN yang amat sederhana itu akan mendekat ketempatnya. HARAPAN nya memuncak, bahwa akan terjadi sesuatu yang luar biasa dalam seluruh kehidupannya. Kata-kata harap tiba-tiba saja meliputi seluruh jantung hati dan otaknya, “asal aku sentuh dan terhubung dengan DIA, aku akan sembuh”.

Begitulah selanjutnya ditengah kerumunan yang amat ramai, saat pagar manusia dan semua orang seolah tidak peduli lagi dengan manusia sekitarnya, yang mengerubungi SANG HIDUP, dia hanya mencari satu titik saja di JUBAH SANG MESIAS dan PENYELAMAT seluruh alam.

Sentuhan itu terjadi, ada aliran listrik kuasa mujijat yang menggetarkan seluruh tubuhnya. Dan KRISTUS sendiri menyadari ada pergerakan yang mengalir keluar dari TUBUH NYA yang ditarik oleh kekuatan Iman yang amat dahsyat.

Lalu DIA berpaling dan menemukan Sang Wanita terduduk gemetar dalam keheranan yang amat menakutkannya. Akan tetapi SANG DAMAI berkata dalam kata-kata yang sangat lembut dan putih "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" 

(Diinspirasi dari Markus 5 : 25-34)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026