Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 30 Agustus - 5 September 2026

Gambar
  Tema: Memilih Kata yang Bijak (Make Kata Si Payo) ​Bacaan Utama: Titus 2:1–8 ​1. Pendahuluan ​Lidah dan kata-kata memiliki daya pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan manusia—dapat membangun persekutuan atau justru menghancurkan kepercayaan. ​Rasul Paulus memberikan instruksi krusial kepada Titus agar setiap pemberitaan dan pengajaran jemaat senantiasa berakar pada ajaran yang sehat . ​2. Fakta Realitas Kehidupan ​Dalam realitas sehari-hari, ucapan yang ceroboh, fitnah, atau perkataan tanpa kendali sering kali menjadi batu sandungan dalam keluarga dan masyarakat. ​Dunia luar senantiasa mengamati konsistensi antara apa yang diucapkan oleh orang percaya dengan realitas karakter keseharian mereka di tengah dunia. ​3. Arti dan Makna Teologis ​Kata-kata sangat penting dalam memuliakan Tuhan, oleh sebab itu Paulus menekankan kemampuan memilih kata-kata yang bijak dalam pengajaran. ​Kata-kata harus sejalan dengan perbuatan, kebiasaan, dan tabiat; orang yang mampu...

KABANJAHE DAN KERANJANG SAMPAH


Berawal dari sebuah Foto, lalu diskusi itupun bergulir dengan sangat seru. Semua menanggapi, ada yang sudah melenceng tapi ada juga yang masih fokus kepada Angle Foto. Sampai tulisan ini dibuat, tidak kurang sudah ada 52 komentar yang masuk. Benar lah apa yang dikatakan para ahli komunikasi, “SATU GAMBAR BERCERITA 1000 KALIMAT”. Makanya dunia pun sangat menghargai foto sehinga diberikan award-award setiap tahun untuk foto yang berkualitas. Yang paling bergengsi tentu saja Pulitzer Award.

Foto yang dibuat oleh Windra Tarigan ini memang sangat menarik. Tidak hanya dari kualitas fotografi nya tapi angle yang diambil. Sangat Informatif untuk menampilkan Kabanjahe masa kini. Masa kini yang masih konsisten masa dulu atau jadul kata anak muda jaman sekarang. Ada keranggajang bekas dan kotor yang teronggok di pusat kota Kabanjahe.

Foto ini langsung disantap semua penduduk Kabanjahe khususnya yang sudah di perantauan, karena segera menanmpilkan “ Gue banget”. Diskusipun menyentuh sisi sisi nostalgia yang mengandung keindahan dan kerinduan. Ada embang pasiung, ada kwe tiauw, makan durian, bergehen, erkampuh- kampuh, dan sebagainya yang tanpa sengaja menyentuh sisi terdalam dalam setiap remaja tanah karo khususnya Kabanjahe, yang sekarang sudah beranak pinak (sudah ada yanbg bercucu belum) di kota perantauan.

Ada rasa rindu, PULKAM (pulang kampunG) sekaligus ada greget dan rasa malu tentang, kekotoran Tanah Karo, yang akhirnya menyentuh calon-calon bupati. Diskusi sudah bergulir, mohon tidak dihentikan. Solusi dan jalan keluarnya sederhana untuk membersihkan keranjang kotor itu. Tidak perlu Bupati, atau pejabat. Ambil keranjang itu dan bakar segera. Atau ambil keranjang dan seluruh sampah itu tempatkan di Bantar Gebang. Ehh, salah nake, di tempat sampah yang sudah disediakan. Kita hanya butuh memungut sampah yang tercecer

Kita berikan dia gaji seorang dua setengah juta, kali dua menjadi 5 juta rupiah. Setahun hanya 60 juta rupiah. Lalu dari mana sumber uangnya. Hahaha, gampang. Ada 50 komentar pad foto ini, kita minta aja mereka menyumbang sejuta untuk satu komentar. Langsung terkumpul 50 Juta. Sudah ada gaji dua orang pengumpul sampah selama 10 bulan. KABANJAHE seketika menjadi kota paling bersih.

Dan tahun depan kita minta lagi Windra Tarigan mengambil foto dilokasi yang sama. Pasti fotonya berbeda. Karena Windra memang jagonya Foto, dan satu-satunya orang karo yang profesional dalam seni khususnya Event Organizer. Ketika dia menghadirkan Scorpion beberapa waktu yang lalu, ketika dia menggagas penampilan Enda Kustik dan pertunjukan Pawang Ternalem-nya Joey Bangun di TIM kita tahu kelasnya memang sudah Go International. Mejuah juah Kalimbubu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026