Featured Post

Refleksi 136 Tahun GBKP

Gambar
Menggali Akar Identitas: Rekonstruksi Narasi Penginjilan Karo dari Perspektif Perlawanan, Martabat, dan Iman Oleh Pt. Em. Analgin Ginting, M.Min. Pendahuluan: Menyoal Narasi "Penjinakan" Selama lebih dari satu abad, sejarah masuknya Injil ke Tanah Karo sering kali dibingkai dalam bayang-bayang kepentingan ekonomi kolonial. Narasi konvensional menyebutkan bahwa pengiriman misionaris oleh Nederlandsche Zendeling Genootschap (NZG) merupakan permintaan Jacob Theodoor Cremer untuk meredam aksi Musuh Berngi.  Namun, melihat peristiwa 18 April 1890 hanya sebagai alat "penjinak" adalah pengerdilan terhadap harga diri bangsa Karo. Sudah saatnya kita menarasikan ulang peristiwa ini sebagai sebuah perjumpaan antara kebenaran Injil dengan bangsa yang memiliki kecerdasan taktis dan integritas moral yang tinggi. Ilustrasi H.C Kruyt Tiba di Buluh Awar, 18 April 1890 Karakteristik Karo: Antara Pembalasan dan Kesetiaan Sebelum diterangi Injil, bangsa Karo telah memiliki prinsip hidu...

Selamat Jalan Gus Dur



Tidak pernah aku sesedih ini
meratapi kepergian seseorang yang hanya aku kenal dari jauh.
Dan memang sejujurnya kuakui,
dalam seluruh kesadaran dan ketulusan yang mungkin aku miliki,
bahwa engkau begitu dekat dengan jantungku dan
begitu merapat dengan hatiku.

Disaat aku muak melihat segala tingkah polah ke borjuis-an mereka,
engkau sebaliknya begitu protraliat.

Dan gaya komunikasi yang engkau jalin dengan rakyat begitu bersahaja
dan mngubahkan, tatkala kamu berkata " itu saja koq repot"

Tetesan air mataku secara tak kusangka merubah menjadi tulisan,
selamat jalan pahlawan, selamat jalan Gus Dur.
Engkau tidak akan pernah hilang dari setiap nafas orang Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025