Featured Post

MENGUJI DAYA TAHAN EKONOMI INDONESIA:

Gambar
  ​Mengukur Ketahanan Makro di Tengah Guncangan Mikro dan Visi Substitusi Impor ​ Oleh: Ir. Analgin Ginting Jakarta, 5 Juni 2026 ​1. Pendahuluan ​Memasuki pertengahan tahun 2026, lanskap ekonomi Indonesia dihadapkan pada sebuah paradoks besar yang memicu perdebatan sengit di kalangan akademisi dan pengambil kebijakan. Di satu sisi, indikator makro di atas kertas menunjukkan ketahanan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang impresif. Namun di sisi lain, sektor riil dan pasar keuangan domestik memancarkan sinyal darurat. ​Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026 , tekanan eksternal telah menyeret nilai tukar Rupiah menembus batas psikologis baru di kisaran Rp 17.980 hingga Rp 18.036 per Dollar AS , setelah sempat tertekan ke rekor terendah Rp 18.049. Pelemahan nilai tukar yang kronis ini diikuti oleh kondisi Pasar Modal yang "berdarah-darah"; Indeks Harga Saham Ganungan (IHSG) mengalami koreksi tajam ke zona merah karena aksi jual masif ( capital outflow ) oleh investor asin...

Selamat Jalan Gus Dur



Tidak pernah aku sesedih ini
meratapi kepergian seseorang yang hanya aku kenal dari jauh.
Dan memang sejujurnya kuakui,
dalam seluruh kesadaran dan ketulusan yang mungkin aku miliki,
bahwa engkau begitu dekat dengan jantungku dan
begitu merapat dengan hatiku.

Disaat aku muak melihat segala tingkah polah ke borjuis-an mereka,
engkau sebaliknya begitu protraliat.

Dan gaya komunikasi yang engkau jalin dengan rakyat begitu bersahaja
dan mngubahkan, tatkala kamu berkata " itu saja koq repot"

Tetesan air mataku secara tak kusangka merubah menjadi tulisan,
selamat jalan pahlawan, selamat jalan Gus Dur.
Engkau tidak akan pernah hilang dari setiap nafas orang Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025