Postingan

Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 20 – 27 September 2026

Gambar
 ​ Tema: Berpengharapan Maka Diabadikan ( Erpengarapan Maka Ikelini ) Sub-Tema: Mengenal Tuhan Adalah Buah Dari Berpengharapan Nats Alkitab: Roma 8 : 18 – 25 ​ “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.   Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.   Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.   Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.   Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pe...

MENGAPA TUHAN PUNYA NAMA

Gambar
Kemudian ada tertulis di taurat persisnya hukum yang keempat, “jangan sebut namaTUHAN Allahmu dengan sembarangan” (Bandingkan Keluaran 20 : 7) Artinya umat israel dan seluruh orang yang percaya kepada Tuhan harus menyebutkan Nama Tuhan dengan sangat hormat, sopan, dan bertujuan baik. Tidak asal sebut, tidak dijadikan bahasa latah, tidak dijadikan bahasa keterkejutan apalagi umpatan. Dalam jaman kerajaan kerajaan dahulu kala, kehadiran raja direpresentasikan melalui namanya; baik yang disebutkan secara verbal atau diucapkan oleh para pesuruhnya, maupun dalam meterai atau cap kerajaan atau tanda tangan Raja. Jika ada titah, “atas nama raja rumahmu kami pakai untuk markas pasukan”. Maka sang pemilik rumah harus merelakan rumahnya karena itu permintaan raja. Ada kuasa yang mengiringi penyebutan nama raja. Raja terbatas kehadirannya secara fisik diseluruh wilayah kerajaannnya, jadi perlu ada kuasa dalam namanya supaya kerajaan dapat diperintah dan dikendalikan. Kuasa pengendalian at...

Ngalo Ngalo Kalimbubu

(Refleksi Lukas 10 : 38-42) Adi bas sada paksa reh kalimbubu ndu ku rumahndu, tentu harus ituduhken kehamatenta nandangi kalimbubu e. “Dibata nidah”, nina kalak karo. Apai nge akapndu pentingen cara nghamatisa. Kuskas erbahan nakan pangan lako ipanna tah sikap kundul i lebe lebena megiken ranannd tah pe tenah sinibabana? Uga nindu, kam sienggo biasa kal ngalo ngalo kalimbubu reh kurumahndu? La pe mis jawabndu banci nge yah. Si oge ras sitinggelken lebe uga ibahan Marta ras agina Maria ibas ia ngalo ngalo Yesus reh ku rumahna. E pe tuhu tuhu kal “Dibata si niidah”. Marta, kaka, jahan ibas penafsiren ngatakensa ia sekalak janda. Mis kal ia kuskas, mpesikap nakan pangan man Tuhan Yesus. Simehuli na kal atena ibahanna man Yesus, Tuhan ras sekaligus teman na kin. Umur na pe paksa e menam menam seri nge ras umur Tuhan Yesus. Ibas Lukas 10 : 40 ikataken : Tapi Marta kuskas nikapken pangan; e maka murkas ia ideherina Jesus janah nina, "O Tuhan, la iperdiatekenNdu ipeturut se...

Kenangan Yang Tersisa Dari Natal Kemarin

Bahwa segala ucapan tentang selamat natal pertama tama memang lahir dari hati yang sudah damai. Kita mengucapkan natal kepada sahabat-sahabat kita sebagai bukti bahwa kita merasa damai, dan merasa kan kasih sayang Tuhan Yang Amat besar. “Karena begitu besar kasih sayang Tuhan kepada manusia maka diberikanNya anakNya yang tunggal Tuhan kita”, Joh 11 : 8. Ucapan “Selamat Natal” dengan demikian menyampakikan secara verbal makna-mana tersirat “Aku merasa damai, dan ingin kubagikan dengan Anda”. Ketika teman-teman di luar sana masih memperdebatkan apakah kita bisa memberi ucapan natal, maka sebenarnya jawabannya sudah pasti, “Gak Perlu”. Karena sebenarnya hati kita belum damai. Damai adalah perasaan hati yang melampaui akal, melampaui undang-undang, dan semua aturan. Jangan mengucapkan natal karena ada undang-undangnya. Sebab Kristus pun suatu saat mengatakan bahwa semua undang undang dan hukum taurat serta seluruh kitab para nabi dapat disimpulkan hanya dalam dua ayat. Kasihilah Tuhan A...

Yesus Kristus

Gambar
Saya mulai dengan meng copy paste postingan Mbak Atun Sofiatun di Kompasiana Ketika satu umat berseru Heiiii…. Yesus itu di salib menurut kitabku Tapi yang lain berseru… tidak begituuuu tauuuu Yang di salib itu Yesus palsuuuuuu Paradigma Kristen, Islam, Yahudi. Sebenarnya ada sakit hati, sedih, kecewa bahkan marah ketika Nabi yang sangat dijunjung dikatakan palsu. Bahkan bukan hanya Nabi, tapi sekaligus Imam Agung dan juga Raja Yang sangat dihormati dikatakan palsu. Apalagi huruf “u” nya ditambah sampai 5 atau 6. Diperkuat dengan adanya pengajaran oleh Rasul Paulus yang mengatakan, jika Yesus Kristus tidak disalib, tidak mati, dan tidak bangkit pada hari ketiga maka sia sia lah seluruh Iman orang orang Kristen. Kemarahan bisa sampai keubun-ubun, sebelum mengingat sebuah jalan keluar penuh damai. Juga diperjelas Rasul Paulus, bahwa ada tiga yang paling penting yaitu Iman, Pengharapan dan Kasih. Dan yang terbesar adalah Kasih. Kasih lebih besar dari Iman. Kasih harus lebih besar dari k...

Rasul

Rasul (Apostle) dalam Kristen istilah yang diberikan kepada Murid-Murid yang dipilih langsung oleh Yesus Kristus. Ada 12 orang menjadi Murid Yesus Kristus Tuhan yang dipilihNya dalam beberapa tahap. Diantara mereka ada yang beberapa bersaudara kandung seperti Yohanes dan Yakobus, ada yang tadinya berprofesi sebagai nelayan, pemungut cukai, anggota partai ultra nasionalis (Simon orang Zealot) termasuk Yudas Iskariot yang akhirnya menjual Yesus dengan motif mendapatkan uang. Berbeda dengan Nabi yang dipilih oleh Allah Bapa untuk menyuarakan Suara Kenabian dan lebih populer di dalam Perjanjian Lama( masa sebelum Yesus Kristus lahir) maka Rasul adalah orang-orang yang dipilih Yesus dan diurapi oleh Roh Kudus meneruskan cerita/kisah hidup dan ajaran Yesus Kristus. Setelah Yudas Iskariot mati dengan cara bunuh diri, maka sebelas Rasul atau murid yang lain merasa perlu untuk mencari ganti. Ada dua orang yang menjadi kandidat pengganti yaitu Yusuf yang disebut Barsabas, dipanggil juga Yustus ...

Indonesia Menyatukan Islam Dan Kristen

Gambar
Bahwa perdebatan sengit antara Kristen dan Islam masih terjadi di Jagad Kompasiana Saling membela dan saling menyerang, menunjukkan kekuatan dengan cara melemahkan lawan, Menunjukkan kebenaran dengan cara mencari kesalahan lawan. Kapan kah ini berakhir? Siapapun tidak bisa menduga dan meramalkan Dan nampaknya akan terus bergulir, selama Kompasiana ada. Apakah yang ingin kita cari dari perdebatan melelahkan ini. Sebuah pengakuan kekalahan dari “lawan” kita kah? Sebuah “jiwa besar” yang mengatakan agamaku salah, agamamu benar? Lalu apa arti dan maknanya pengakuan itu? Apakah sebuah agama lebih benar jika umat agama lain mengatakan seperti itu? Bukankah hal itu hanya memuaskan emosi kemanusiaan kita saja. Emosi manusia yang sudah bernoda dan kotor, seperti ramai dikatakan : Tidak ada yang benar seorang pun tidak, semua manusia sudah jatuh kedalam dosa yang mematikan. Sahabatku… Tidak ingatkah kita, bahwa kita beragama A karena lingkungan dan orang tua kita mengajarkan seperti itu. Atau lu...

Tahun 2011 Tahun Kesuksesan

Selamat Tahun Baru 2011, tahun yang akan membuktikan menegaskan keberhasilan dan kesuksesan kita masing-masing. Melanjutkan ucapan-ucapan yang kita terima melalui SMS, Facebook, Twitter, Kartu Pos, Telepon bahkan pertemuan-pertemuan dan perjumpaan, mari wujudkan kesuksesan tersebut, apapun profesi atau pekerjaan kita. Namun alangkah baiknya jika kesuksesan yang kita raih juga dapat membuat kesuksesan bagi orang lain. Tahun 2010 telah kita lalui dengan seluruh kisah dan sensasinya. Ada yang berhasil, namun ada juga yang belum berhasil. Ada yang sukses disatu bidang namun melanggar etika dan hukum. Banyak orang sukses, namun mereka isi dengan kekosongan batin dan tindakan-tindakan yang hanya memuaskan tubuh. Bahkan beberapa pejabat terpaksa masuk penjara karena jalan yang mereka tempuh melalui sesuatu yang sangat dibenci bangsa ini, Korupsi. Ada dua orang muda dan terkenal yang membuat hati kita iba dan kasihan, bahkan jengkel dan marah; Gayus Tambunan dan Ariel Peterpan. Di belahan dun...

Yesus Kristus : Kemanusiaan dan KeTuhananNya.

Gambar
Setahu saya tidak ada agama yang mampu menarik orang dari agama lain masuk ke agamanya. Kalaupun ada, paling tingkat ritual saja. Dan dalam agama kan bukan ritualnya yang lebih penting? Jadi kalau seseorang dari agama manapun masuk menjadi agama Kristen, dan akhirnya ikut merayakan Natal itupun bukan karena kemampuan persuasif seorang manusia. Di kristen kita percaya, jika ada orang lain percaya, lalu dibaptis, lalu menjadi pengikut Kristus dan menjadi Kristen, itu hanya terjadi karena pekerjaan Yesus Kristus melalui Roh Kudus Nya. Roh Kudus itu ya, adalah Roh, seperti angin kali ya, yang kalau Dia berkehendak mendatangi dan mengasihi seseorang maka tidak ada yang bisa membendungNya. Semua akan mengikuti petunjukNYA. Jadi himbauan apapun tidak akan mempan untuk membatasi seseorang mengucapkan apapun. Kalau hati Anda sudah bergejolak kuat karena disentuh oleh Roh Tuhan, tidak ada lagi benteng terakhir Anda. ALLAH itu Maha Kuasa, artinya banyak yang tak terduga yang bisa Dia Laku...

Dari Joachim Loew, Jose Maurinho, Ke Anas Urbaningrum dan Sandiaga Uno

Gambar
Ada tiga pelatih sepak bola yang paling terkenal dan paling berprestasi saat ini di dunia. Joachim Low, pelatih Tim Nasional Jerman, Jose Maurinho yang tahun 2009 memberikan gelar treble kepada Inter Milan dan Joseph (Pep) Guardiola yang pada tahun 2008 memberikan 6 gelar kepada Barcelona. Mereka bertiga mempunyai prestasi luar biasa, mampu berkomunikasi dengan tim nya, punya intelektualitas dalam mengatur strategi , penuh rassa percaya diri dan mempunyai karakter yang kuat. Dan satu lagi mereka bertiga berusia 40 an tahun. Jika dunia sepakbola saat ini begitu dinamisnya, maka arsitek utamanya adalah manusia 40-an tahun. Mungkin tidak ada hubungannya, namun saya pikir pemimpin Indonesia berikutnya pun perlu kita cari yang berusia 40-an tahun. Karena memang Prestasi Puncak Manusia itu adalah dalam usia 40 an tahun. Presiden Indonesia pun ada 2 orang yang berusia 40-an tahun saat mereka pertama sekali menjabat sebagai presiden yaitu Presiden Soekarno berusia 44 tahun dan Presiden ...

Pak SBY Seorang Penakut?

Gambar
Pada Bulan April yang lalu, saya menulis sebuah Artikel yang berjudul “ Pemindahan Ibukota Satu-satunya Cara Untuk Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas di Ibukota”. Kemudian pada bulan Agustus Pak Presiden kita Susilo Bambang Yudhoyono juga melontarkan wacana pemindahan Ibukota. Tanggapan begitu ramai, banyak yang bereaksi dan menanggapi. Ada yang pro dan ada yang kontra, bahkan para ahli pun banyak yang turun tangan ikut nimbrung memberikan ulasannya dan opininya. Bahkan TVRI pun dalam acara yang dipandu Slamet Rahardjo dan Arswendo Atmowiloto pernah menghadirkan Teras Narang, Gubernur Kalimantan Tengah dan para ahli yang lain berdiskusi untuk mengetahui kesiapan Palangkaraya sebagai calon Ibukota Republik Indonesia seperti yang pernah dikatakan oleh Bung Karno. Sampai Bulan Oktober 2010 saya mengikuti bahwa wacana itu ramai diperbincangkan. Saat ini, seolah hilang tak berbekas, nyaris tak terdengar. Akan kah hilang begitu saja? Sementara kemacetan lalu lintas semakin menjadi-jadi. Tadi p...