Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)

Gambar
  ​ Tema: Pengetahuan Yang Lengkap Dan Berguna ( Pemeteh si kuh dingen serta ) Teks Alkitab: 1 Korintus 13:11 – 12 ​ "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." ​ Pendahuluan ​Pertumbuhan adalah keniscayaan dalam tatanan ciptaan Allah. Sebagaimana seorang anak secara fisik dan mental mengalami fase perkembangan dari tutur kata, perasaan, hingga pola pikir sederhana menuju kedewasaan, demikian pula manusia dipanggil untuk mengalami pembaharuan budi dan iman secara berkesinambungan. Ketidakmampuan atau keengganan untuk bertumbuh merupakan sebuah anomali spi...

Indonesia Menyatukan Islam Dan Kristen



Bahwa perdebatan sengit antara Kristen dan Islam masih terjadi di Jagad Kompasiana

Saling membela dan saling menyerang, menunjukkan kekuatan dengan cara melemahkan lawan,

Menunjukkan kebenaran dengan cara mencari kesalahan lawan.

Kapan kah ini berakhir? Siapapun tidak bisa menduga dan meramalkan

Dan nampaknya akan terus bergulir, selama Kompasiana ada.


Apakah yang ingin kita cari dari perdebatan melelahkan ini.

Sebuah pengakuan kekalahan dari “lawan” kita kah?

Sebuah “jiwa besar” yang mengatakan agamaku salah, agamamu benar?

Lalu apa arti dan maknanya pengakuan itu?

Apakah sebuah agama lebih benar jika umat agama lain mengatakan seperti itu?

Bukankah hal itu hanya memuaskan emosi kemanusiaan kita saja.

Emosi manusia yang sudah bernoda dan kotor, seperti ramai dikatakan :

Tidak ada yang benar seorang pun tidak, semua manusia sudah jatuh kedalam dosa yang mematikan.


Sahabatku…

Tidak ingatkah kita, bahwa kita beragama A karena lingkungan dan orang tua kita mengajarkan seperti itu.

Atau lupakah kita bahwa semua agama, khususnya Islam dan Kristen adalah kiriman dari luar, yang bukan lahir dari bumi dan tanah Indonesia?

Terlalu bodohkah kita, terlalu manjakah kita, atau terlalu egoiskah kita untuk menemukan sebuah sintesa baru, Islam yang Indonesia atau Kristen yang Indonesia.

Yang mungkin sedikit termodifikasi di dalam ritualnya, tapi tidak dalam inti Teologisnya.

Sebuah Kristen Baru, dan Islam Baru yang hanya ada di Indonesia. Yang bisa hidup damai, dan berdampingan dalam nuansa ikhlas yang saling menguatkan, saling mengasah, dan saling menuntun untuk menemukan kebenaran sejati.



Tidak mungkin kah Islam dan Kristen itu bisa bersatu ketika umatnya masih hidup?

Sebab saya menemukan ada kedamaian dalam sepi yang kekal abadi

Di Pekuburan Patriot Bekasi.

Disana orang-orang Kristen di sebelah kanan, orang-orang Islam di sebelah Kiri.

Ikhlas menyambut sambil bergandengan tangan menyapa siapapun yang datang ziarah.

Tidak pernah mereka bertanya, apa agamamu?



(Sudah di Posting di : http://agama.kompasiana.com/2011/01/06/indonesia-menyatukan-islam-dan-kristen/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026