Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (25 – 31 Oktober 2026)

Gambar
​ Tema: Konfesi Kedatangan Jesus Kembali ( Konfesi Kerehen Jesus Mulihken / Advent ) Teks Alkitab: Matius 24:36–44 ​ Pendahuluan ​Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali ( Eskaton / Parousia ) merupakan puncak pengharapan iman Kristen. Namun, Alkitab secara tegas menegaskan bahwa waktu kedatangan-Nya dipagari oleh rahasia kedaulatan ilahi. Ketidakpastian waktu ini bukanlah alasan bagi gereja untuk bersikap apatis, melainkan pendorong teologis untuk senantiasa hidup dalam kesiapsiagaan iman. Eskatologi Kristen tidak mengajarkan spekulasi tanggal, melainkan transformasi cara hidup di tengah dunia yang terus berjalan. ​ Fakta ​ Ketahuannya Waktu Hanya pada Bapa: Tidak ada seorang pun—bahkan malaikat maupun Anak—yang tahu hari dan saat kedatangan-Nya, melainkan hanya Bapa. ​ Kondisi Zaman Nuh sebagai Ilustrasi: Manusia sebelum air bah hidup dalam rutinitas wajar (makan, minum, kawin) namun abai terhadap peringatan ilahi hingga kebinasaan datang mendadak. ​ Pemisahan ya...

Catatan Tambahan PJJ 27 April - 3 Mei 2025


Thema: Guna Dame Kita Ipilih Dibata (Untuk menciptakan kedamaian, kita dipilih oleh Tuhan)

Nas Alkitab: Kolose 3:12–15

A.  Pendahuluan

Sejak manusia jatuh dalam dosa, dunia dipenuhi perpecahan, perselisihan, dan pertengkaran. Tetapi melalui Kristus, Allah memanggil manusia untuk mengalami pemulihan, bukan hanya hubungan dengan Allah, tetapi juga dengan sesama. Sebagai umat pilihan Allah, kita bukan hanya dipanggil untuk menikmati damai, tetapi juga menjadi pembawa damai dalam kehidupan sehari-hari.

B.  Fakta

  • Paulus mengingatkan bahwa jemaat Kolose adalah orang-orang pilihan Allah, yang telah dikuduskan dan dikasihi-Nya.
  • Karena itu, mereka dipanggil untuk mengenakan belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran.
  • Mengampuni satu sama lain sebagaimana Kristus telah mengampuni.
  • Mengenakan kasih sebagai pengikat utama yang mempersatukan dan menyempurnakan.
  • Membiarkan damai sejahtera Kristus memerintah dalam hati, sebab mereka dipanggil menjadi satu tubuh.
  • Menghidupi hidup yang penuh ucapan syukur.

 

C.  Makna Teologis

  • Pilihan Allah adalah Anugerah, bukan Hak: menjadi pilihan Allah adalah kasih karunia (Efesus 2:8-9).
  • Kasih sebagai Ikatan Ilahi: kasih adalah sifat Allah yang utama (1 Yohanes 4:8)
  • Damai Kristus adalah Pemerintahan Rohani: damai Kristus aktif memerintah dalam hati orang percaya.
  • Kesatuan Tubuh Kristus: umat Allah dipanggil menjadi satu tubuh (1 Korintus 12:12-27).

D,  Implementasi

- Menjadi Pribadi yang Proaktif Menciptakan Damai: mengambil langkah pertama untuk berdamai.

- Mengelola Emosi dalam Konflik: belajar menahan diri dengan kesabaran dan kelemahlembutan.

- Mengenakan Kasih dalam Setiap Tindakan: menilai setiap tindakan lahir dari kasih Kristus.

- Menjadi Saksi Damai di Komunitas: menunjukkan damai Kristus di tengah dunia yang penuh kekerasan.

E.  Power Statement

"Sebagai pilihan Allah, saya tidak hanya menghindari konflik,

tetapi berani menciptakan damai, karena Kristus hidup di dalam saya."


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)