Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (25 – 31 Oktober 2026)

Gambar
​ Tema: Konfesi Kedatangan Jesus Kembali ( Konfesi Kerehen Jesus Mulihken / Advent ) Teks Alkitab: Matius 24:36–44 ​ Pendahuluan ​Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali ( Eskaton / Parousia ) merupakan puncak pengharapan iman Kristen. Namun, Alkitab secara tegas menegaskan bahwa waktu kedatangan-Nya dipagari oleh rahasia kedaulatan ilahi. Ketidakpastian waktu ini bukanlah alasan bagi gereja untuk bersikap apatis, melainkan pendorong teologis untuk senantiasa hidup dalam kesiapsiagaan iman. Eskatologi Kristen tidak mengajarkan spekulasi tanggal, melainkan transformasi cara hidup di tengah dunia yang terus berjalan. ​ Fakta ​ Ketahuannya Waktu Hanya pada Bapa: Tidak ada seorang pun—bahkan malaikat maupun Anak—yang tahu hari dan saat kedatangan-Nya, melainkan hanya Bapa. ​ Kondisi Zaman Nuh sebagai Ilustrasi: Manusia sebelum air bah hidup dalam rutinitas wajar (makan, minum, kawin) namun abai terhadap peringatan ilahi hingga kebinasaan datang mendadak. ​ Pemisahan ya...

Because Of You, Pak Barata

Dengan semangat membara dan penuh keyakinan, Bupati Kabupaten Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, SpOG, didampingi oleh Wakil Bupati Komando Tarigan, SP, menyambut peluncuran buku Perlanja Sira dengan sukacita yang luar biasa. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa buku ini bukan sekadar dokumen sejarah, tetapi sebuah karya penting yang menggugah kembali jiwa patriotik Karo. Sejarah Perlanja Sira, katanya, menjadi refleksi keberanian, solidaritas, dan kearifan lokal yang patut diketahui oleh generasi muda Karo masa kini.

Pada salah satu momen yang menggetarkan dalam pidatonya, Bupati Antonius Ginting mengumandangkan dengan lantang:

“Because of you, Pak Barata, we can do this moment. But what’s next? Please come to Karo Highland. We build together, so Karo will become The Great Karo!”

Pernyataan ini sontak menggugah seluruh hadirin, menjadi sebuah seruan visi masa depan yang kuat dan inspiratif.


Bupati mengajak seluruh masyarakat Karo untuk mengisi media sosial dengan narasi-narasi positif tentang keunggulan dan kekuatan budaya Karo. "Lihat bagaimana Singapura membangun image sebagai negara hebat—padahal belum semua faktanya se-hebat itu. Tapi kita di Karo punya potensi yang jauh lebih besar untuk benar-benar menjadi 'great'. Maka mari kita bangun citra The Great Karo bersama-sama," tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya saluran komunikasi yang membangun:

"Kalau ada kritik, saran, atau masukan, jangan langsung disebar di media sosial. Kirimkan langsung kepada saya atau Wakil Bupati. Kami siap menindaklanjuti dan memperbaikinya secepat mungkin."

Acara peluncuran buku Perlanja Sira karya Dr. Suprayitno dan rekan-rekan ini diselenggarakan dengan megah di Hotel JW Marriott Medan, dan dihadiri oleh lebih dari 300 orang—terdiri dari para akademisi, tokoh masyarakat, Wakil Bupati Deli Serdang, serta para pengurus inti Karo Foundation.


Acara ini didukung penuh oleh sponsor utama, Sesepuh Karo Barata Berahmana, yang layak disebut sebagai Magnet Peradaban Karo, karena perannya yang luar biasa dalam merawat warisan sejarah dan membangun kebanggaan identitas Karo. Beliau adalah Ketua Dewan Pembina Karo Foundation.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)