Featured Post

Menara Babel Digital: Membedah Great Reset 2030 dalam Teropong Iman dan Kedaulatan

Gambar
   Analgin Ginting,  Seorang  Pt. Emeritus di GBKP  ​ Pendahuluan: Sebuah Jendela Peluang atau Jerat Tersembunyi? ​Dunia saat ini sedang berada di persimpangan jalan yang menentukan. Pasca-pandemi COVID-19, sebuah narasi besar muncul dari koridor kekuasaan di Davos melalui World Economic Forum (WEF) yang disebut sebagai "The Great Reset". Narasi ini menjanjikan tatanan dunia baru yang lebih adil, hijau, dan berkelanjutan pada tahun 2030, selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) milik PBB. ​Namun, bagi mereka yang memiliki ketajaman rohani dan pemahaman akan kedaulatan, janji-janji manis ini menyisakan pertanyaan mendasar: Siapa yang sebenarnya memegang kendali? Dan di manakah posisi Tuhan dalam arsitektur masa depan ini? ​ I. Great Reset: Antara Ambisi Manusia dan Penisbian Tuhan ​Secara teknis, Great Reset adalah upaya merombak total sistem kapitalisme global menjadi "Ekonomi Pemangku Kepentingan" (Stakeholder Capitalism). Tujuannya terdenga...

Agnes Monica Memang Berbeda dengan Anggun C Sasmi Dalam Mengejar Prestasi International

Pada awalnya saya sangat mengagumi Agnes Monica. Kagum akan prestasinya yang luar biasa. Sangat percaya diri, punya visi dalam bernyanyi dan mampu menggalang kolaborasi dengan berbagai kalangan. Dan satu lagi menurut saya Agnes Monica adalah pekerja keras bidang seni yang sangat luar biasa. Keringat adalah prestasi bagi Agnes Monica. Penampilan Agnes saat menjadi juri dalam program pencarian bakat Indonesia Idol pada tahun 2012 sangat dinamis dan komentar komentarnya pun enak diikuti karena memang berkaitan sekali dengan apa yang telah dia praktekkan sendiri dalam meraih prestasinya yang sungguh luar biasa.
Sumber Foto Kapanlagi.com Belakangan prestasi Agnes semakin meningkat, namun beberapa hal yang dia lakukan menimbulkan tanda tanya bagi saya. Salah satunya adalah cara berpakaiannya yang semakin seronok dan berani menampilkan buah dadanya yang memang semakin sexy dalam usia 27 tahunnya. Namun bagi saya lompatan cara berpakaian ini tidak normal, seolah olah ada sesuatu yang dipaksakan, ada sesuatu yang harus dia ikuti mungkin merupakan pesanan managernya atau ahli tari/koreografernya. Dengan cara berpakaian yang Agnes Monica tampilkan sepertinya ada suatu jarak yang dibuat yang makin lama makin lebar dengan budaya Indonesia yang terkenal sang sopan dalam berpakaian meskipun diatas panggung. Cara berpakaian Ruth Sahanaya, Putri Ayu Silaen, Titi Dwi, Bunga Citra Lestari tetap menampilkan kesopanan.
Perubahan yang kedua yang dilakukan Agnes Monica adalah namanya. Sekarang bukan lagi Agnes Monica, namun Agnez Mo. Lebih singkat, dan lebih terasa kelas dunia, barangkali ya. Mungkin ini sejalan dengan Visi nya menjadi penyayi kelas dunia. Dalam visi menjadi penyanyi kelas dunia ini, saya lihat Agnes Monica berbeda dengan Anggun C Sasmi, yang tetap memakai nama Anggun, tidak ada perubahan sedikit pun meskipun hanya satu huruf. Prestasi Anggun ternyata bisa tokcer, bahkan pernah ditawari menjadi penyanyi untuk lagu thema Film serial James Bond. Anggun makin lama berprestasi, makin lama makin anggun dan makin lama makin berpenampilan Indonesia. Itulah yang saya rasakan. Sedangkan penampilan Agnes Monica dengan nama barunya Agnez Mo makin lama makin mirip Lady Gaga atau Miley Cyrus. Hal lain yang paling membuat saya tanda tanya besar adalah beberapa foto Agnez Mo yang hanya menampilkan satu mata. Saya tidak tahu mengapa Agnez Mo suka sekali berfoto dengan hanya menonjolkan satu matanya saja. Dan cara berfoto seperti ini ternyata juga dilakukan oleh artis artis kelas dunia lainnya seperti Rihanna, Madonna, Britney Spears serta dua nama yang saya sudah sebutkan sebelumnya yaitu Miley Cyrus dan Lady Gaga.
Sumber Foto : Muvila.com
Sumber Foto : Muvila.com Apakah untuk mencapai prestasi tingkat dunia yang diidamkannya Agnez Mo akan menerima perubahan apa saja dalam gaya dan prinsip hidupnya? Hal inilah yang menjadi tanda tanya besar dalam diri saya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025