Featured Post

Musuh Yang Kita Hadapi Tidak Selemah Yang Kita Bayangkan

Gambar
  ​ Oleh:  Pt. Em, Analgin Ginting ​Pendahuluan: Paradoks Pengenalan Diri ​Perjalanan spiritualitas manusia sering kali terjebak dalam dikotomi antara yang sakral dan yang profan. Namun, sebuah tesis mendasar yang diangkat oleh Dharma Pongrekun mengingatkan kita pada sebuah kebenaran kuno: mustahil bagi seseorang untuk beriman kepada Tuhan jika ia tidak mengenal dirinya sendiri. Iman tanpa pengenalan diri adalah sebuah fatamorgana intelektual, sebuah bangunan tanpa fondasi yang kokoh. Jika kita tidak memahami siapa subjek yang percaya, maka objek kepercayaan itu pun menjadi kabur dan kehilangan esensinya. ​Dalam konteks teologi klasik, gagasan ini menemukan resonansi terdalamnya dalam pemikiran Yohanes Calvin. Calvin menegaskan bahwa pengetahuan tentang Allah dan pengetahuan tentang diri kita sendiri adalah dua hal yang saling bertaut erat. Seseorang tidak dapat memandang dirinya secara jujur tanpa menyadari kehadiran Sang Pencipta, dan sebaliknya, seseorang tidak dapat mem...

Beruntungnya Orang Yang Dipilih "Erlegi"

Erlegi adalah bahasa Karo asli yang artinya yang memanggil. Legi artinya panggil, jadi erlegi artinya sedang memanggil seseorang. Si erlegi berarti orang yang ditugaskan memanggil. Orang yang ditugaskan memanggil ini adalah orang yang kuat, cepat dan kerabat dekat dari orang yang punya hajatan. Biasanya mereka datang dari satu desa ke desa yang lain khusus memanggil karena ada berita duka, misalnya kematian atau sakit keras. Peranan mereka sangat penting, sangat vital karena bisa saja yang panggil itu adalah kalimbubu atau sembuyak bahkan juga anak beru dari keluarga yang sedang berduka. Jadi tanpa keberadaan mereka, maka berita atau “tenah” tidak akan sampai. Panggilan tidak akan dapat dilakukan. Sekarang komunikasi sudah maju, sudah bisa pakai sms, twitter atau email, sehingga berita dapat dikirimkan kapan saja dan kemana saja. Analogi dengan erlegi, kita pun sebenarnya disuruh Tuhan erlegi. Erlegi untuk semua manusia untuk menghadiri pesta yang akan disiapkan oleh Tuhan. Ada berita keselamatan yang sudah di anugerahkan Tuhan melalui kematian dan kebangkitan anakNya Yesus Kristus. Dan siapa yang percaya kepada Yesus Kristus akan diselamatkan , bahkan mereka pun disebut dengan anak anak Allah. Dan anak anak Allah akan hidup dalam tuntunan Roh Allah. Mereka tidak lagi hidup menurut kehendak daging (hal hal duniawi), namun mereka hidup di dalam Roh
Roh Allah ini lah yang bersaksi dengan roh kita (manusia) bahwa kita adalah anak anak Allah, yang tidak mempunyai ketakutan lagi tentang apapun dalam hidup ini. Jadi semua orang Kristen yang hidupnya benar, tidak menuruti nafsu atau kehendak daging adalah karena hidup menurut kehendak Allah. Dan semua anak anak Allah adalah ahli waris Allah. Dalam Roma 8 : 17 dikatakan Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. Berita baik ini perlu kita sampaikan kepada semua orang, agar semakin banyak orang yang menjadi percaya kepada Yesus Kristus serta menjadi anak anak Allah yang siap menderita dan akhirnya dipermuliakan. Mau kah kam erlegi orang orang untuk menjadi percaya kepada Yesus Kristus? Kalau beruntung maka kam akan dipilih dan disuruh Tuhan, seperti Yesaya mau disuruh Tuhan. Itu kalau beruntung. Kalau tidak beruntung maka kam akan punya sejuta alasan dan rasa malas untuk disuruh Tuhan. Keberuntungan ini adalah pilihan Tuhan. Jadi silahkan dirasakan dan digejap gejapkan apakah selama ini kam lebih suka dan siap disuruh Tuhan atau lebih banyak kendala, alasan dan rasa malas? Perasaan itu adalah hasil merespon terhadap panggilan dan suruhan Tuhan. Saya pikir, alangkah menderitanya hidup kita kalau Tuhan tidak mau menyuruh kita. Sebab kemampuan untuk mendengar dan menerima suruhan Tuhan serta kemauan untuk menjalankannya adalah buah dari kehidupan yang dipimpin oleh Roh Allah. Dengan demikian kemauan kita untuk “Erlegi” adalah bukti Tuhan berkenan memakai hidup kita untuk pemberitaan dan penyebaran Kabar Baik. Kabar Keselamatan semua manusia. Bujur ras mejuah juah. GBU.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025