Featured Post

​Catatan Tambahan PJJ 15 – 21 Maret 2026

Gambar
 ​ Thema: Membuat Rencana Yang Mendetail ( Erbahan Rencana Si Megermet ) Nas: Amsal 21:5 ​ Pendahuluan ​Dalam kehidupan beriman, sering kali muncul kekeliruan bahwa perencanaan adalah tanda kurangnya bersandar pada Tuhan. Padahal, Alkitab menegaskan bahwa hikmat Allah bekerja melalui ketelitian. Nas Amsal 21:5 memberikan kontras tajam antara "si rajin" yang merancang dengan matang dan "si tergesa-gesa" yang bertindak tanpa perhitungan. Perencanaan yang mendetail ( megermet ) bukanlah bentuk keraguan terhadap penyertaan Tuhan, melainkan bentuk tanggung jawab atau penatalayanan atas berkat yang telah dipercayakan-Nya kepada kita. ​Fakta Dari Nas ​ Amsal 21:5 (TB): "Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan." ​Secara tekstual dan teologis, terdapat fakta konkret yang terkandung dalam ayat ini: ​ Kepastian Hukum Tabur Tuai: Penggunaan kata penegas "semata...

Antara Lady Gaga, MIranda Gultom dan RA Kartini

Sekeras apakah perjuangan yang dapat kita lakukan untuk mengabadikan kenangan positif kepada i anak anak , terutama cucu cucu kita?

Masih kah mereka percaya bahwa surga itu dibawah telapak kaki ibu, kalau mereka menghadapi neraka yang memalukan dan menyakitkan, saat ibu kandung dan nenek mereka harus mendekam di dalam penjara dalam kasus korupsi? Kasus yang ujungnya akan membuat rakyat semakin menderita di lilit kesulitan ekonomi yang tak berujung.

Satu satu perempuan berprestasi maha tinggi itu memasuki rumah tahanan yang dulu luput dari perhatian RA Kartini ketika dia dengan susa payah memperjuangkan kesamaan hak semua darah merah. Semua nafas yang dihembuskan oleh hidung hidung laki laki dan perempuan. Bahwa wanita itu tidak lebih rendah dari laki laki, dan laki laki tidak lebih tinggi dari wanita. Semua sama.

Sama jahatnya, sama boboroknya, sama pembohongnya, sama koruptornya. Sama gilanya terhadap kedudukan dan keinginan mempunyai harta dan kedudukan yang lebih tinggi.

Satu persatu wanita yang dikakinya bagian bawah itu ada cap surga melangkah kerumah tahanan KPK dan Cipinang.

Wahai Angelina Sondakh, Nunun Nurbaeti dan Miranda Gultom.

Kalian telah mempermalukan anak anak dan cucu kalian.

Kalian telah mementahkan pepatah abadi nan suci, bahwa Surga di bawah telapak kaki para iBu\

Kalian telah menggusarkan seluruh bangsa, dan membuat semua ibu dan wanita kehilangan kepercayaan diri dalam memberikan keteladanan bagi keluarganya .

Bahkan kalian telah membuat RA Kartini menggeliat menggeliat menyesal dalam alamnya, karena merasa pengalaman kalian tidak terlepas dari dampak perjuangan sucinya.


Dan kalian telah menorehkan sejarah kelam Bangsa Indonesia yang semakin terpuruk dalam upaya pemberantasa Korupsi untuk menuju kesejahteraan Rakyat.
Dan aku sudah tidak tahan lagi untuk mengatakan betapa memalukan perbuatan kalian.


Kalau Lady Gaga hanya lah Ibunya para monster imaginasi, kalian adalah bundanya para koruptor yang penakut dan pecundang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025