Featured Post

​Catatan Tambahan PJJ 28 Juni – 4 Juli 2026

Gambar
 ​ Bahan: Amos 5 : 21 - 24 Thema: Kejujuran Ibarat Aliran Sungai Besar ( Kebujuren Desken Lau Mbelin ) ​"Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu. Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepada-Ku korban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu, Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun, Aku tidak mau pandang. Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar. Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir." ​ Pendahuluan ​Kitab Amos ditulis oleh seorang peternak dan pemetik buah ara dari Tekoa yang dipanggil Tuhan untuk bernubuat bagi Kerajaan Utara (Israel) pada masa pemerintahan Raja Jerobeam II. Pada masa itu, Israel mengalami kejayaan ekonomi, stabilitas politik, dan kemakmuran yang luar biasa. Namun, di balik kemegahan lahiriah tersebut, terjadi pembusukan moral, penindasan terhadap kaum lemah, mani...

Antara Lady Gaga, MIranda Gultom dan RA Kartini

Sekeras apakah perjuangan yang dapat kita lakukan untuk mengabadikan kenangan positif kepada i anak anak , terutama cucu cucu kita?

Masih kah mereka percaya bahwa surga itu dibawah telapak kaki ibu, kalau mereka menghadapi neraka yang memalukan dan menyakitkan, saat ibu kandung dan nenek mereka harus mendekam di dalam penjara dalam kasus korupsi? Kasus yang ujungnya akan membuat rakyat semakin menderita di lilit kesulitan ekonomi yang tak berujung.

Satu satu perempuan berprestasi maha tinggi itu memasuki rumah tahanan yang dulu luput dari perhatian RA Kartini ketika dia dengan susa payah memperjuangkan kesamaan hak semua darah merah. Semua nafas yang dihembuskan oleh hidung hidung laki laki dan perempuan. Bahwa wanita itu tidak lebih rendah dari laki laki, dan laki laki tidak lebih tinggi dari wanita. Semua sama.

Sama jahatnya, sama boboroknya, sama pembohongnya, sama koruptornya. Sama gilanya terhadap kedudukan dan keinginan mempunyai harta dan kedudukan yang lebih tinggi.

Satu persatu wanita yang dikakinya bagian bawah itu ada cap surga melangkah kerumah tahanan KPK dan Cipinang.

Wahai Angelina Sondakh, Nunun Nurbaeti dan Miranda Gultom.

Kalian telah mempermalukan anak anak dan cucu kalian.

Kalian telah mementahkan pepatah abadi nan suci, bahwa Surga di bawah telapak kaki para iBu\

Kalian telah menggusarkan seluruh bangsa, dan membuat semua ibu dan wanita kehilangan kepercayaan diri dalam memberikan keteladanan bagi keluarganya .

Bahkan kalian telah membuat RA Kartini menggeliat menggeliat menyesal dalam alamnya, karena merasa pengalaman kalian tidak terlepas dari dampak perjuangan sucinya.


Dan kalian telah menorehkan sejarah kelam Bangsa Indonesia yang semakin terpuruk dalam upaya pemberantasa Korupsi untuk menuju kesejahteraan Rakyat.
Dan aku sudah tidak tahan lagi untuk mengatakan betapa memalukan perbuatan kalian.


Kalau Lady Gaga hanya lah Ibunya para monster imaginasi, kalian adalah bundanya para koruptor yang penakut dan pecundang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025