Featured Post

Surat Ukat, Endi-Enta, dan Soteriologi Calvin: Temuan Kontekstual Anugerah dan Perbuatan Baik

Gambar
  Oleh Pt. Em. Analgin Ginting Abstrak ​Artikel ini mengeksplorasi korelasi antara filosofi hidup masyarakat Karo yang terekam dalam konsep Surat Ukat ( Endi-Enta ) dengan soteriologi Calvinis, khususnya mengenai doktrin anugerah Allah ( sola gratia ) dan perbuatan baik sebagai ucapan syukur ( gratitudo ). Melalui pendekatan teologi kontekstual, tulisan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal Karo menyediakan gambaran kultural yang tepat untuk memahami keterdahuluan anugerah Allah sebelum tanggung jawab etis manusia. I. Pendahuluan ​Masyarakat Karo memiliki pandangan hidup yang berakar kuat pada pemeliharaan kehidupan dan relasi sosial. Salah satu ekspresi filosofis yang terekam dalam budaya Karo—terutama melalui Surat Ukat (surat ucapan/ungkapan kehendak hati)—adalah dinamika relasional antara Endi (memberi) dan Enta (meminta respon/hasil) [1]. ​Dalam kehidupan sehari-hari, makanan berfungsi sebagai simbol utama pemeliharaan. Orang Karo percaya bahwa Tuhan ( Dibata ) adalah Pemb...

HANTU DALAM BOTOL



Hari Senen kemarin ramai sekali diberitakan tertangkapnya sesosok hantu wanita berwarna putih, yang sering mengganggu dan menindih seorang pemuda bernama Rangga (Kompas.com). Oleh Seorang paranormal hantunya ditangkap dan dimasukkan kedalam botol. Hantu tersebut bisa dilihat dan bentuknya seperti gumpalan awan putih seperti dalam Film Casper.

Dalam perspektif kristen hantu memang ada, dan Paulus menyebutnya sebagai penguasa udara (Roma 8 : 38-39) yang menguasai territorial wilayah-wilayah termasuk di Indonesia. Hantu adalah setan, dan setan hanya satu namun pengikutnya banyak. Apakah ada jenis kelaminnya? Bisa saja, karena Iblis sang pemimpin setan tersebut mempunyai kemampuan mengelabui yang sangat hebat.

Yang sering ditanyakan adalah asal usul hantu, apakah hantu merupakan roh orang meninggal. Dalam ajaran kristen sedikitpun tidak dikenal bahwa roh orang mati akan menjadi gentayangan dan menjadi hantu. Sebab roh orang meninggal semuanya kembali kepada Tuhan, disimpan Tuhan dalam satu tempat untuk nantinya dihakimi pada saat Kristus datang kedua kalinya. Akan ada orang yang jahat dan orang baik, yang sering dilambangkan sebagai kambing (jahat, berdosa) dan domba (baik).

Bagaimana mengenai kekuatan Setan atau iblis ini. Seorang penginjil Kristen Daud Tony mengatakan bahwa kekuatan iblis atau roh territorial ini berlapis-lapis atau bertingkat-tingkat. Seperti RT, RW, Lurah terus sampai level paling tinggi. Tapi semua kekuatan ini takluk kepada satu nama yaitu Yesus Kristus. Buktinya Yesus kristus sudah bangkit dari kematian, wilayah kekuasaan iblis paling puncak. Jadi nama Yesus Kristus adalah nama yang paling ditakuti iblis atau hantu apapun.

Menurut Paulus saat ini kekuatan iblis itu masih sangat kuat dan sangat banyak. Namun nanti Kristus akan memakai momen penaklukan dan penghancuran ini untuk menunjukkan kekuasaanNya (Roma 16 : 20, 1 Kor 15 : 20-28, Filipi 2 : 9-11). Jadi jika anda (khususnya orang kristen) dikerjai hantu atau ditindih sekalipun, sebut saja namaNya maka hantu tersebut segera akan melarikan diri. Mungkin juga ke dalam botol. Hahaha.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025