Featured Post

BANTULAH KAMI TUHAN, PRESBITER KAMI SEORANG NPD

Gambar
 Oleh   Pt. Em. Analgin Ginting, M.Min.  ​Bab 1: Pengantar ​Kepemimpinan dalam institusi keagamaan sering kali dianggap sebagai panggilan suci yang steril dari gangguan kepribadian. Namun, realitas sosiologis menunjukkan bahwa organisasi gereja tidak luput dari dinamika psikologis manusia yang kompleks. Ketika sebuah posisi otoritas moral diduduki oleh individu dengan gangguan kepribadian tertentu, esensi pelayanan dapat bergeser menjadi ajang pemuasan ego pribadi yang merusak sistem. ​Eksistensi Narcissistic Personality Disorder (NPD) di tingkat pimpinan puncak menciptakan tantangan yang unik bagi gereja arus utama. Di satu sisi, pimpinan tersebut sering kali memiliki karisma yang memikat jemaat, namun di sisi lain, terdapat pola perilaku otoriter yang menghancurkan semangat kolektivitas. Ketidakmampuan membedakan antara "suara Tuhan" dan "kehendak pribadi" menjadi garis tipis yang sering dilanggar dalam pola kepemimpinan seperti ini. ​Fenomena ini memerlukan ...

FOTO FOTO SERAH TERIMA MODRAMEN GBKP





Pada Hari Sabtu tanggal 1 Mei 2010 telah dilakukan acara serah terima kepengurusan Modramen tahun 2005-2010 kepada Modramen 2010-2015. Yang menghadiri acara serah terima ini adalah wakil dari semua klasis, pengurus biro penunjang dan juga para sesepuh GBKP para mantan ketua Modramen sebelumnya serta tamu-tamu undangan.

Pada Acara yang diakhiri dengan makan siang bersama ini juga dilakukan serah terima Direktur pelaksana BPR Pijer Podi dari Dr Ambarita kepada penggantinya Pdt E Tarigan yang masih sangat muda. Selain sambutan-sambuta maka dalam acara ini juga dilakukan pemberian cenderamata kepada pengurus Modramen yang lama, dan juga pemberian alat kerja kepada Modramen yang baru. Kita doakan agar Modramen yang baru dapat bekerja dengan mengandalkan kerja sama dan kecepatan kerja. Kita juga doakan agar para Mantan Modramen tetap dapat berkontribusi maksimal demi kemuliaan Tuhan dan kemajuan GBKP yang mempunyai Misi Baru " Nggeluh lah Bagi Kula Ni Kristus"

Komentar