Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 14 - 20 Februari 2026

Gambar
  MENGIKUT FIRMAN DAN PERINTAH TUHAN (Ngikutken Pedah Ras Perentah) Imamat 18:1–5 Pendahuluan Di zaman sekarang ini, banyak orang percaya hidup di antara dua dunia:dunia iman dan dunia kebiasaan. Kita mengaku mengenal Tuhan, tetapi perilaku kita sering kali lebih mencerminkan “Mesir” — sistem lama, pola lama, kebiasaan lama. Padahal Tuhan memanggil umat-Nya keluar dari Mesir bukan hanya untuk pindah lokasi, tetapi untuk pindah pola hidup. Masalah terbesar umat Tuhan bukan tidak tahu firman.  Masalah terbesar adalah tidak sungguh-sungguh mengikut firman.  Imamat 18:1–5 adalah deklarasi identitas dan perintah yang sangat tegas :  “Akulah TUHAN, Allahmu.”  Segala ketaatan dimulai dari pengenalan itu. Fakta dari Nas (Imamat 18:1–5) 1. Tuhan berbicara langsung kepada Musa. Musa diperintahkan menyampaikan firman kepada bangsa Israel. 2.     Israel dilarang mengikuti pola hidup Mesir (masa lalu).   Israel juga dilarang mengikuti kebiasaan Kan...

Bisakah Keselamatan Dari Tuhan Hilang Kembali (Catatan Tambahan Khotbah Minggu 3 January 2021)

Gambar
Minggu 3 Januari 2021 Minggu Setelah Tahun Baru   Warna Stola Mbentar       Invocatio Meriahlah ateta, sabap kita sikerajangenNa ermeriah ukurlah asa kai kalak si nembah Ia 1 Kronika/Tawarikh 16:10 Ogen Jeremia 31 : 7-14 Khotbah Efesus 1 :3-14 Thema "Erbage Pemere Pertendin”   Khotbah :    Efesus 1 : 3-14       1:3      Terpujilah Dibata Bapa Tuhanta Jesus Kristus! Sabap erkiteken persadanta ras Kristus, enggo ipasu-pasuNa kita, alu erbage-bage pemere pertendin si lit i bas ingan si meganjang. 1:4       Ope denga ijadiken Dibata doni enda, enggo ipilihNa kita jadi sikerajangenNa arah persadanta ras Kristus gelah kita badia dingen la ersalah i lebe-lebeNa. Erkiteken keleng ateNa. 1:5       Enggo itetapkenNa maka arah Jesus Kristus ialokenNa kita jadi anak-ana...

"Kisah Misionaris Yang Mengalami Kepahitan Terhadap Tuhan"

Gambar
David Flood dan Svea Pada tahun 1921, dua pasang suami istri dari Stockholm (Swedia), menjawab panggilan Tuhan untuk melayani misi penginjilan di Afrika. Kedua pasang suami istri ini menyerahkan hidupnya untuk mengabarkan Injil dalam suatu kebaktian pengutusan Injil. Mereka terbeban untuk melayani negara Belgian Kongo, yang sekarang bernama Zaire.  Mereka adalah David Flood & isterinya Svea, serta Joel Erickson & isterinya Bertha. Setelah tiba di Zaire, mereka melapor ke kantor Misi setempat. Lalu dengan menggunakan parang, mereka membuka jalan melalui hutan pedalaman yang dipenuhi nyamuk malaria. David dan Svea membawa anaknya David Jr. yang masih berumur 2 tahun. Dalam perjalanan, David Jr. terkena penyakit malaria.  Namun mereka pantang menyerah dan rela mati untuk Pekerjaan Injil. Tiba di tengah hutan, mereka menemukan sebuah desa di pedalaman. Namun penduduk desa ini tidak mengijinkan mereka memasuki desanya. "Tak boleh ada orang kulit putih yang boleh masuk ke de...

TUHAN MEMILIH BANGSA ISRAEL KARENA DIA MEMILIH SEMUA MANUSIA, Catatan Tambahan Khotbah Minggu 27 Desember 2020

Gambar
  Minggu 27 Desember 2020 : Minggu Kenca Natal     Warna Stola Mbentar       Invocatio Sabap kerina si nasa lit Dibata njadikenca, janah kerina e lit erkiteken Ia dingen man gunaNa. Terpujilah Dibata seh rasa lalap. Amin              Roma 11 : 36 Ogen Jesaya 61 : 10-63 : 3 Khotbah Masmur 148 : 1 - 14 Thema "Langit ras Doni Muji Tuhan”   Khotbah :    Masmur 148 :1 – 14     148:1   Pujilah TUHAN ! Pujilah TUHAN i Surga nari, o kam kerina si ringan i bas ingan si Meganjangna. 148:2   O kam malekat-malekatNa pujilah Ia, pujilah Ia, o kam kerina tentera Surga. 148:3   Pujilah Ia, o matawari ras bulan, pujilah Ia, o bintang-bintang si ersinalsal. 148:4   Pujilah Ia, o langit si meganjangna, pujilah Ia, o kam si lit i datas langit. 148:5   Kerina min ...