Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)

Gambar
  ​ Tema: Pengetahuan Yang Lengkap Dan Berguna ( Pemeteh si kuh dingen serta ) Teks Alkitab: 1 Korintus 13:11 – 12 ​ "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." ​ Pendahuluan ​Pertumbuhan adalah keniscayaan dalam tatanan ciptaan Allah. Sebagaimana seorang anak secara fisik dan mental mengalami fase perkembangan dari tutur kata, perasaan, hingga pola pikir sederhana menuju kedewasaan, demikian pula manusia dipanggil untuk mengalami pembaharuan budi dan iman secara berkesinambungan. Ketidakmampuan atau keengganan untuk bertumbuh merupakan sebuah anomali spi...

Empat Belas Orang Tewas Kena Awan Panas Di Sukameriah

Akhirnya Gunung Sinabung menelan korban jiwa. Hari ini 14 orang tewas terkena lahar panas di desa Sukameriah Kabupaten Karo. Para korban tidak bisa mengelak adanya awan panas yang berbarengan datang dengan erupsi Gunung Sinabung, hari ini Sabtu tanggal 1 Februari 2014. Menurut saksi mata di RSU Kabanjahe, hampir semua jenajah penuh dengan abu letusan.


Desa Sukameriah adalah desa yang terletak dalam radius 3 km dari kawah Gunung Sinabung. Merupakan satu desa yang harus di relokasi bersama dua desa lainnya yaitu Bekerah dan Simacem. Namun karena beberapa hari belakangan ini tidak ada erupsi maka beberapa penduduk memberanikan diri berkunjung ke desa Sukameriah untuk melihat situasi. Saat mereka melihat keadaan di desa Sukameriah, tiba tiba terjadi erupsi yang mengeluarkan debu dan lahar panas. Sebagian dari mereka tidak bisa mengelak akhirnya tewas sebagai korban jiwa letusan Gunung Sinabung.




Dari 14 jenazah yang sudah diidentifikasi ada 6 orang mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang pada saat yang sama berkunjung ke desa Sukameriah untuk mempelajari keadaan. Mahasiswa GMKI ini memang selama ini sangat aktif menjadi relawan yang membantu pengungsi melalui posko yang ditangani oleh Gereja Batak Karo Protestan (GBKP).


Demikianlah maka begitu ada khabar sore tadi bahwa di desa Sukameriah ada korban jiwa, maka tim relawan GBKP yang dikomandoi Pendeta Agustinus Purba langsung mengadakan evakuasi sambil berkoordinasi dengan BNPB Sumatra Utara. Dengan susah payah mereka mengevakuasi jenajah dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe. Selain 14 orang korban jiwa ada juga 3 orang korban luka.


GBKP sangat aktif membantu pengurusan jenazah di RSU Kabanjahe, sebab beberapa korban jiwa tercatat sebagai pengungsi yang berada di Posko Pengungsi yang ada di Gedung Gereja GBKP.  Untuk 6 orang jenazah mahasiswa GMKI rencananya akan disemayamkan di Kantor Pusat GBKP di Jalan Kapten Pala Bangun Kabanjahe. Namun saat ini masih menunggu keluarga dan nantinya akan dibicarakan mengenai rencana ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026