Featured Post

Musuh Yang Kita Hadapi Tidak Selemah Yang Kita Bayangkan

Gambar
  ​ Oleh:  Pt. Em, Analgin Ginting ​Pendahuluan: Paradoks Pengenalan Diri ​Perjalanan spiritualitas manusia sering kali terjebak dalam dikotomi antara yang sakral dan yang profan. Namun, sebuah tesis mendasar yang diangkat oleh Dharma Pongrekun mengingatkan kita pada sebuah kebenaran kuno: mustahil bagi seseorang untuk beriman kepada Tuhan jika ia tidak mengenal dirinya sendiri. Iman tanpa pengenalan diri adalah sebuah fatamorgana intelektual, sebuah bangunan tanpa fondasi yang kokoh. Jika kita tidak memahami siapa subjek yang percaya, maka objek kepercayaan itu pun menjadi kabur dan kehilangan esensinya. ​Dalam konteks teologi klasik, gagasan ini menemukan resonansi terdalamnya dalam pemikiran Yohanes Calvin. Calvin menegaskan bahwa pengetahuan tentang Allah dan pengetahuan tentang diri kita sendiri adalah dua hal yang saling bertaut erat. Seseorang tidak dapat memandang dirinya secara jujur tanpa menyadari kehadiran Sang Pencipta, dan sebaliknya, seseorang tidak dapat mem...

Bebas Dari Perselingkuhan

Angka perselingkuhan di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2012 ini daerah yang paling banyak kasus perselingkuhannya adalah Jawa Timur disusul Jawa Barat dan ketiga Jawa Tengah.

Apa yang membuat perselingkuhan makin meningkat? Banyak ahli mengatakan karena mudahnya berhubungan atau berkomunikasi antara pria dan wanita tua dan muda, serta pasangan pasangan menikah yang dulunya pernah dekat atau pacaran. Internet dan khususnya lagi Facebook serta SMS adalah media yang sangat banyak berperan dalam peningkatan kasus perselingkuhan.

Namun hal apa kah yang paling kuat memotivasi manusia setengah baya melakukan perselingkuhan? Anggapan pada awalnya adalah karena kebutuhan atau kehausan akan sex itu sendiri. Banyak orang menduga hal ini. Namun belakangan ada temuan para ahli bahwa pemicu perselingkuhan yang paling kuat adalah karena keinginan untuk pemuasan emosional.



Jika dalam perkawinan laki laki atau perempuan kurang merasa dihargai secara emosional oleh pasangannya maka mulai lah dia mencari pemuasaan dengan mencari teman untuk berbagi cerita atau berbagi perasaan. Jika pria bertemu lagi dengan mantan teman atau mantan pacarnya di sekolah dulu. Demikian juga bagi siwanita. Jika dalam rumah tangganya dia merasa kurang dihargai oleh suaminya dalam berkomunikasi, maka ada kemungkinan dia akan berbagi cerita dan pengalaman dengan mantan pacarnya. Lama lama jika hubungan semakin intensif, bisa berlanjut kepada hubungan sexual.

Ada kepuasan jika berhubungan dengan lagi dengan mantan kekasih. Seperti juga banyak dinyanyiak dalam lagu lagu Pop Indonesia.
Simak lah syair sebuah lagu yang pernah sangat popular dibawakan oleh Almarhum Utha Likumahua dengan Trie Utami

kau ada yang memiliki
aku ada yang memiliki
walau kita masih saling menyayangi


Atau lagu yang sangat jelas jelas melantunkan kisah perselingkuhan yang dibawakan Maya Akhmad dengan Mulan Jameela : Teman Tapi Mesra. Saya tuliskan bagian Refferent nya saja

cukuplah saja berteman denganku
janganlah kau meminta lebih
ku tak mungkin mencintaimu
kita berteman saja
teman tapi mesra...


Perselingkuhan menjadi thema yang laris manis dijual dalam musik Pop Indonesia. Namun bukan dalam lagu lagu Ebiet G Ade, penyanyi legendaris Indoneisa. Bahkan beberapa lyrik lagunya bisa jadi sebuah cara untuk mengatasi perselingkuhan. Lihatlah syair lagu yang ditulis Ebiet lebih 15 tahun yang lalu ini. Lagu yang berjudul Cintaku Kandas Di Rerumputan

Dan ketika engkau datang
aku pejamkan mataku
Samar kudengar suaramu lembut memanggil namaku
Seketika sukmaku melambung
Kuputuskan untuk berlari menghindarimu sejauh mungkin
Cintaku kandas di rerumputan


Ahh, indah sekali. Dalam lagu ini dikatakan dalam situasi bagaimana pun tetap ada waktu untuk menentukan pilihan dan keputusan. Bisa saja situasi Anda sudah sangat diujung atau ditepi jurang kejatuhan Anda. Namun Anda tetap menjadi penentu. Saya teringat dengan teori Proaktif dari Steven Covey. Bahwa Anda punya kuasa, punya kemampuan, punya kebebasan, punya hak, punya power untuk menentukan pilihan dan keputusan Anda. Jadi tetaplah punya waktu dan kesempatan untuk tidak terlalu jauh berselingkuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025