Featured Post

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Gambar
  (Markus 16:15; 1 Pet 2:9-10) Ceramah utuk Konvent Pendeta GBKP Wilayah 4 (7 Nov.2025) Pdt.Prof.Dr.Risnawaty Sinulingga MT.h Pengantar Puji Syukur kepada Tuhan untuk kesempatan berharga saat ini dalam menyampaikan ceramah tentang visi baru gereja GBKP. Ceramah ini disampaikan menurut perumusan visi, dianalisa berdasarkan teks acuan (Markus 16:15 dan 1 Petrus 2:9-10), dibandingkan dengan panggilan gereja dalam Tata Gereja GBKP. Rumusan visi dan panggilan GBKP yang sedikit berbeda dengan teks acuan Alkitab, menunjukkan bahwa GBKP memiliki landasan dogmatis yang cukup kuat dalam perumusan vissi ini. Dalam bagian pertama ceramah, akan dipaparkan makna kata-kata dalam visi yaitu “Menjadi Keluarga Allah yang Diutus”, “Untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia” dan “Bagi seluruh Ciptaan”. Penjelasan ini penting bukan saja karena merupakan bagian dari visi GBKP, tetapi karena adanya perbedaan dengan kalimat teks Alkitab (“…beritakanlah Injil kepada segala makhluk…”) dan panggi...

Hitam Itu Cantik Dan Bijaksana

Terpilihnya Miss Angola sebagai Miss Universe tahun 2011 menguakkan kembali rahasia kebenaran tentang kecantikan yang sudah tersimpan ribuan tahun. Sebab kecantikan gadis yang berkulit hitamlah yang membuat dan membawa Raja Sulaiman yang termasyur itu sampai kepuncak tertinggi kelaki-lakiannya. Karena kecantikan Putri dari Mesir ini, Sulaiman mampu menerjemahkan dan mengartikulasikan seluruh kebijaksanaan yang dia pinta di dalam doanya.

Puisi yang dibuat Sulaiman dibawah ini adalah hasil dari seluruh kemampuan berimajinasi nya yang muncul ketika mengamati dan menikmati kecantikan putri yang ternayata berkulit hitam. Dan inilah juga puncak kemampuan manusia untuk mengartikulasikan seluruh Kasih Sayang Allah yang terwujud secara sangat sempurna dalam diri Yesus Kristus.

Sumber Foto : Elyvalendez.blogspot.com

Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau!
Bagaikan merpati matamu di balik telekungmu. Rambutmu bagaikan kawanan kambing yang bergelombang turun dari pegunungan Gilead.
Gigimu bagaikan kawanan domba yang baru saja dicukur,
yang keluar dari tempat pembasuhan, yang beranak kembar semuanya, yang tak beranak tak ada.
Bagaikan seutas pita kirmizi bibirmu, dan elok mulutmu.
Bagaikan belahan buah delima pelipismu di balik telekungmu.
Lehermu seperti menara Daud, dibangun untuk menyimpan senjata.
Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput di tengah-tengah bunga bakung.
Sebelum angin senja berembus dan bayang-bayang menghilang, aku ingin pergi ke gunung mur dan ke bukit kemenyan.
Engkau cantik sekali, manisku, tak ada cacat cela padamu.(Kidung Agung 4:1-7)


Lalu apa beda hitam dan putih? Apa pula beda kehitaman dan keputihan, atau hitam manis dan putih bersih. Jelas ada bedanya kalau itu warna an sich. Namun kalau warna itu melekat dalam diri manusia, bedanya sudah tidak ada. Mana lebih cantik gadis berkulit putih atau gadis berkulit hitam. Tipis sekali bedanya. Namun tetap ada, terutama dalam jantung dan hati gadis yang berkulit hitam itu. Puisi di bawah ini buktinya

Kiranya ia mencium aku dengn kecupan!
Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur,
harum bau minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah namamu,
oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadamu!
Tariklah aku di belakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi!
Sang raja telah membawa aku ke dalam maligai-maligainya.
Kami akan bersorak-sorai dan bergembira karena engkau,
kami akan memuji cintamu lebih dari pada anggur! Layaklah mereka cinta kepadamu!
Memang hitam aku, tetapi cantik, hai puteri-puteri Yerusalem,
seperti kemah orang Kedar, seperti tirai-tirai orang Salma.
Janganlah kamu perhatikan bahwa aku hitam, karena terik matahari membakar aku.
Putera-putera ibuku marah kepadaku, aku dijadikan mereka penjaga kebun-kebun anggur; kebun anggurku sendiri tak kujaga.(Kidung Agung 1 : 1-6)


Terima kasih putri, terima kasih Angola. Karena kamu berhasil mengembalikan kebenaran itu kepada manusia sejagad. Kebenaran akan kecantikan yang tidak dibedakan oleh warna kulit.

Kebenaran yang diluarnya ada kecantikan, didalamnya ada kecerdasan, keteguhan hati dan kebijaksanaan. Cantik dan bijaksana adalah milik semua manusia yang mengerti arti kecantikan sesungguhnya. Dan kecantikan sesungguhnya adalah kecantikan yang datang dari dalam jiwa, lalu mengalir melalui darah ke kulit yang memerah sampai legam hitam oleh karena indahnya perkerjaan di bawah matahari.

Komentar

Anonim mengatakan…
tapi aq gak pernah kok menganggap kalau kuliah non-hitam itu lebih cantik. hehe. syukurlah kalau kita mulai sadar..
Analgin Ginting mengatakan…
Hitam itu lebih cantik lagi kalau dalam gelap. hahahahaha

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025