Featured Post

Mengapa Aku Percaya Yesus Kristus Bangkit dari Kematian: Kedaulatan Ilahi di Atas Reruntuhan Narasi Manusia

Gambar
  Abstrak ​ Artikel ini menegaskan bahwa kebangkitan Yesus Kristus adalah peristiwa sui generis yang tidak tunduk pada validasi atau negosiasi perspektif manusia. Dengan membedah kegagalan ontologis dari berbagai narasi penolakan—seperti teori substitusi, halusinasi, dan pencurian—penulis berargumen bahwa kebangkitan merupakan realitas primer yang ditenun oleh kehendak mutlak Sang Pencipta. Kebangkitan bukanlah sebuah hipotesis yang menunggu pembuktian manusia, melainkan sebuah aksioma ilahi yang menuntut penyerahan diri secara intelektual dan spiritual. ​ I. Pendahuluan: Kebangkitan sebagai Anomali Kosmis ​Kebangkitan Yesus Kristus sering kali ditarik secara paksa ke dalam ruang sidang empiris yang sempit, di mana manusia mencoba menghakiminya dengan alat ukur materialisme yang terbatas. Padahal, kebangkitan bukanlah sekadar peristiwa sejarah linier yang tunduk pada hukum sebab-akibat biologis, melainkan sebuah intervensi radikal Sang Pencipta ke dalam keterbatasan ruang da...

Osama Bin Laden Tewas

Melalui suatu operasi militer yang sangat khusus, sangat berkelas, memadukan
teknologi informasi dan persenjataan dengan teknik operasi kerja sama yang sangat tinggi, akhirnya "musuh" dunia no 1, Osama Bin Laden dapat ditaklukkan. Disebuah rumah yang dibangun dan dijaga sangat ketat, di sebuah kota kecil yang aman di pinggiran Pakistan, dia tertembak bersama pengawal dan keluarganya pada tanggal 2 Mei 2011.

Presiden Obama pada Minggu tengah malam waktu Amerika sebagai pejabat tertinggi Amerika Serikat dan juga dunia yang mengumumkan kematian tersebut. Rakyat Amerika segera berbondong bondong ke Gedung Putih untuk merayakan kemenangan. Pemimpin dunia pun merespon nya dengan beragam namun secara tersirat hampir semuanya mengungkapkan kegembiraan nya. Karena selama dua dekade terakhir ini, Osama Bin Laden lah dianggap sebagai pemimpin tertinggi para teroris, yang mampu melakukan teror di seluruh belahan dunia.

Namun ada satu pandangan yang berbeda namun positif disuarakan oleh Vatican yang mengatakan, "kita (khususnya orang kristen) tidak boleh bergembira atas kematian Osama Bin Laden". Sebab walau bagaimana pun dia tetap seorang manusia biasa. Saya setuju dengan pernyataan Vatican ini, sebab Osama Bin Laden hanyalah seorang manusia yang mampu membentuk paradigma dan keyakinannya, dan akhirnya mengikuti kata hati dan visi nya itu dengan ketat dan sangat berhasil, sampai akhirnya menggoncang dunia.

Sebagai manusia kita merenungkan ulang hakekat keberadaan dan kemanusiaan kita:

Tidak ada manusia yang akan hidup selamanya, suatu saat pasti akan berakhir dalam kematiannya. Yang berani dan gagah perkasa, dan yang penakut serta selalu ragu dan cari aman sajapun semua akan mati.
Tidak ada kehebatan dan kekuasaan yang tidak akan berhenti, ada batas yang diberikan sang waktu.
Tidak ada kekuatan yang tidak punya kekurangan, semua pasti mempunyai titik lemah
Tidak ada sikap dan pandangan hidup yang tidak mempunyai pengikut, sekaligus tidak ada yang tidak mempunyai musuh atau lawan "politik"
Tidak ada kematian yang tidak dibicarakan, "sebaik" apapun dia semasa hidupnya, atau "sejahat" apapun dia menurut lawannya.
Bahkan tidak ada kematian yang tidak dituliskan dan dibaca, dan diberi komentar.
...apakah semua kehidupan manusia mempunyai makna?
Dan tidak ada tulisan yang tidak tidak mempunyai tanda titik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025