Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)

Gambar
  ​ Tema: Pengetahuan Yang Lengkap Dan Berguna ( Pemeteh si kuh dingen serta ) Teks Alkitab: 1 Korintus 13:11 – 12 ​ "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." ​ Pendahuluan ​Pertumbuhan adalah keniscayaan dalam tatanan ciptaan Allah. Sebagaimana seorang anak secara fisik dan mental mengalami fase perkembangan dari tutur kata, perasaan, hingga pola pikir sederhana menuju kedewasaan, demikian pula manusia dipanggil untuk mengalami pembaharuan budi dan iman secara berkesinambungan. Ketidakmampuan atau keengganan untuk bertumbuh merupakan sebuah anomali spi...

Osama Bin Laden Tewas

Melalui suatu operasi militer yang sangat khusus, sangat berkelas, memadukan
teknologi informasi dan persenjataan dengan teknik operasi kerja sama yang sangat tinggi, akhirnya "musuh" dunia no 1, Osama Bin Laden dapat ditaklukkan. Disebuah rumah yang dibangun dan dijaga sangat ketat, di sebuah kota kecil yang aman di pinggiran Pakistan, dia tertembak bersama pengawal dan keluarganya pada tanggal 2 Mei 2011.

Presiden Obama pada Minggu tengah malam waktu Amerika sebagai pejabat tertinggi Amerika Serikat dan juga dunia yang mengumumkan kematian tersebut. Rakyat Amerika segera berbondong bondong ke Gedung Putih untuk merayakan kemenangan. Pemimpin dunia pun merespon nya dengan beragam namun secara tersirat hampir semuanya mengungkapkan kegembiraan nya. Karena selama dua dekade terakhir ini, Osama Bin Laden lah dianggap sebagai pemimpin tertinggi para teroris, yang mampu melakukan teror di seluruh belahan dunia.

Namun ada satu pandangan yang berbeda namun positif disuarakan oleh Vatican yang mengatakan, "kita (khususnya orang kristen) tidak boleh bergembira atas kematian Osama Bin Laden". Sebab walau bagaimana pun dia tetap seorang manusia biasa. Saya setuju dengan pernyataan Vatican ini, sebab Osama Bin Laden hanyalah seorang manusia yang mampu membentuk paradigma dan keyakinannya, dan akhirnya mengikuti kata hati dan visi nya itu dengan ketat dan sangat berhasil, sampai akhirnya menggoncang dunia.

Sebagai manusia kita merenungkan ulang hakekat keberadaan dan kemanusiaan kita:

Tidak ada manusia yang akan hidup selamanya, suatu saat pasti akan berakhir dalam kematiannya. Yang berani dan gagah perkasa, dan yang penakut serta selalu ragu dan cari aman sajapun semua akan mati.
Tidak ada kehebatan dan kekuasaan yang tidak akan berhenti, ada batas yang diberikan sang waktu.
Tidak ada kekuatan yang tidak punya kekurangan, semua pasti mempunyai titik lemah
Tidak ada sikap dan pandangan hidup yang tidak mempunyai pengikut, sekaligus tidak ada yang tidak mempunyai musuh atau lawan "politik"
Tidak ada kematian yang tidak dibicarakan, "sebaik" apapun dia semasa hidupnya, atau "sejahat" apapun dia menurut lawannya.
Bahkan tidak ada kematian yang tidak dituliskan dan dibaca, dan diberi komentar.
...apakah semua kehidupan manusia mempunyai makna?
Dan tidak ada tulisan yang tidak tidak mempunyai tanda titik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026