Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 21 - 27 Juni 2026

Gambar
  PENUNTUN KEBAKTIAN KELUARGA / PJJ ​ Bahan Alkitab: Kisah Para Rasul 2 : 43 – 47 Thema: Perpulungen si Iselamatkan Tuhan (Jemaat yang Diselamatkan Tuhan) ​I. PENDAHULUAN Kitab Kisah Para Rasul mencatat masa-masa awal setelah peristiwa Pentakosta (pencurahan Roh Kudus), di mana Roh Kudus tidak hanya memberikan karunia bahasa-bahasa lidah, tetapi yang terpenting adalah membentuk sebuah komunitas baru yang radikal, yaitu Eklesia (jemaat/perpulungen). Teks Kisah Para Rasul 2:43-47 merupakan sebuah rangkuman deskriptif pertama mengenai karakteristik jemaat mula-mula yang telah mengalami keselamatan dari Tuhan. Mereka hidup dalam suatu tatanan yang sangat berbeda dari dunia sekitarnya, bukan sekadar sebagai perkumpulan sosial biasa, melainkan sebuah organisme rohani yang bergerak aktif, radikal, dan sepenuhnya dituntun oleh kuasa Allah. ​Jika kita merefleksikannya dalam konteks masa kini, jemaat sedang dihadapkan pada realitas situasi ekonomi yang sangat sulit di Indonesia. Gejo...

Mengapa Gaji Meningkat, Tapi Utang Pun Bertambah?

ni berkaitan dengan pola hidup umumnya pekerja di Indonesia. Jika Gajinya masih sekitar Rp 3.000.000 per bulan, maka jumlah yang dipakai untuk biaya hidup katakanlah Rp 2.500.000,. Sisanya Rp 500.000 untuk di tabung.

Ketika Gajinya naik menjadi Rp 5.000.000 per bulan, maka keinginan pun bertambah sehingga gaya hidup berubah dan biaya hidup pun meningkat.

Biaya hidup menjadi Rp 3.000.000, ditambah cicilan mobil Rp 2.500.000,. total Rp 5.500.000 per bulan. Akibatnya dia harus nombok setiap bulannya Rp 500.000,. Gaji memang naik, tapi pengeluaran lebih besar, dan berhenti menabung. Untuk membayar uang tombokan setiap bulan Rp 500.000,. dicarilah proyek atau pekerjaan tambahan.

Berbeda dengan etika hidup orang Jerman. Sebagaimana yang pernah saya dengar, yang dikembangkan dari Etika Protestan yang diformulasikan oleh Max Weber.

Jika Gajinya katakanlah pada awalnya, Rp 5.000.000 per bulan, maka biaya hidup nya sekitar Rp 4.000.000 dan tabungannya menjadi Rp 1.000.000,. Mereka bekerja dengan tekun dengan mengutamakan kualitas dan kepuasan customer. Perusahaan tempat bekerja makin maju lalu gajinya dinaikkan menjadi Rp 10.000.000 per bulan. Biaya hidup mereka tetap hanya sebesar Rp 4.000.000 per bulan. Tapi tabungan nya meningkat menjadi Rp 6.000.000 per bulan. Gaji yang naik tidak serta merta merubah gaya hidup, karena kuatnya moral dan etika kerja tadi.

Memperbesar tabungan menjadi gaya hidup pekerja di Jerman pada awal abad ke 20, sehingga tabungan menjadi banyak. Tabungan ini akhirnya dikelola dengan baik oleh negara, sampai akhirnya negara pun meminjam uang dari tabungan rakyatnya. Konon inilah awalnya kapitalisme. Motivasi kapitalisme awal ini murni untuk menolong orang lain, atau negara lain.

Disini, di negara ini, uang negara untuk rakyat lebih sering dikorupsi oleh pejabat negara dan anggota legislatif . Bahkan dipakai jalan jalan dan membeli kondom.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025