Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 14 - 20 Juni 2026

Gambar
Thema : Beluh Muat Ukur (Mudah Mendapatkan Rasa Empati Orang Lain) Nas : 1 Timotius 5 : 1-7  ​A. PENDAHULUAN & FAKTA BERKAITAN NAS ​Mendapatkan empati dan respek dari orang lain—atau yang dalam kearifan lokal kita sebut beluh muat ukur —bukanlah sebuah keterampilan manipulatif untuk mencari simpati demi keuntungan pribadi, melainkan buah dari ketulusan hidup yang berakar pada kasih Kristus. Sering kali kita terjebak menuntut untuk dipahami dan dihormati terlebih dahulu oleh orang-orang di sekitar kita, baik oleh pasangan, anak, orang tua, maupun sesama jemaat. Namun, firman Tuhan melalui Rasul Paulus menegaskan bahwa beluh muat ukur hanya bisa lahir ketika kita memiliki kerendahan hati untuk terlebih dahulu menanggalkan keegoisan, peduli pada kerapuhan sesama, dan berkomitmen mendahulukan kepentingan orang lain dengan penuh kemurnian. ​Di tengah realitas kehidupan modern yang cenderung individualistis dan transaksional, kemampuan untuk merengkuh empati sesama menjadi tantanga...

SEMPURNA



Tuhan memang sangat sempurna, Bahkan ketika semua otak manusia dikumpulkan dan diminta untuk mengatakan pendapatnya tentang penciptaan dunia, maka kata yang paling tepat adalah ‘sempurna’

Ketika Tuhan menciptakan nyamuk, kelak akan ada jutaan orang yang hidup dari bisnis sekitar nyamuk. Ketika Tuhan menciptakan kecoa, cicak, wereng, rayap, lebah, walet bahkan virus yang tak berbentuk, tujuan Tuhan adalah supaya banyak keluarga dari berbagai bangsa dan beragam agama mempunyai lapangan kerja, lalu kehidupannya pun berlangsung.

Ketika Tuhan menciptaka jagung, kentang, kol, jeruk, cengkeh, serta “dukut-dukut” dan gulma di sisi lain, semuanya untuk kebaikan manusia.Bahkan ketika Tuhan menciptakan semua binatang buas dan berbisa yang hidupnya seolah hanya sebagai pengganggu dan “trouble maker” terhadap manusia, sebenarnya semuanya ada dalam skenario dahsyat Sang Sutradara Agung.

Dan ketika ular beludak yang sangat berbisa itu melilit, memamgut dan menancapkan taringnya di tangan sang Rasul, TUHAN sedang menyingkapkan Rahasia dan kesempurnaan Kasih SayangNya.

Ular beludak diciptakan Tuhan untuk menunjukkan KuasaNya, yang menyertai orang pilihanNya. Sekalipun kita menganggap diri kita adalah orang yang paling tak berguna, ternyata Tuhan sudah merancang satu makna yang sangat unik . Apalagi kalau kita bertanya langsung dalam doa dan percakapan pribadi kita kepadaNya, maka kepada kita pun akan dijelaskan Tuhan, apa yang dia rancang dari diri kita.

(Diinspirasi dari Kis. 28 :3-5)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025