Featured Post

Catatan Tambahan PJJ: Ngoge Alkitab (19 – 25 April 2026)

  Thema : Bacalah Alkitab (Ngoge Alkitab) ​ Bahan Alkitab: 2 Raja-raja 22:8-13 Pengantar ​Membaca Alkitab (Ngoge Alkitab) bukanlah sekadar rutinitas agama atau pemenuhan kewajiban sebagai warga jemaat, melainkan sebuah kebutuhan rohani yang mendasar untuk menjaga hubungan kita dengan Sang Pencipta. Sama seperti tubuh fisik yang membutuhkan makanan setiap hari agar tetap kuat, jiwa kita pun memerlukan asupan Firman Tuhan agar tetap bertumbuh, berhikmat, dan memiliki daya tahan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di tengah dunia yang terus berubah ini. ​Kisah penemuan Kitab Taurat pada masa Raja Yosia mengingatkan kita betapa seringnya Firman Tuhan terabaikan atau "tersimpan" begitu saja tanpa dibaca, padahal di dalamnya terdapat petunjuk hidup yang sangat berharga. Melalui catatan PJJ ini, kita diajak untuk kembali membangkitkan kecintaan membaca Alkitab di setiap rumah tangga jemaat GBKP, agar setiap pribadi mengalami perjumpaan yang hidup dengan Tuhan dan merasa...

SEMPURNA



Tuhan memang sangat sempurna, Bahkan ketika semua otak manusia dikumpulkan dan diminta untuk mengatakan pendapatnya tentang penciptaan dunia, maka kata yang paling tepat adalah ‘sempurna’

Ketika Tuhan menciptakan nyamuk, kelak akan ada jutaan orang yang hidup dari bisnis sekitar nyamuk. Ketika Tuhan menciptakan kecoa, cicak, wereng, rayap, lebah, walet bahkan virus yang tak berbentuk, tujuan Tuhan adalah supaya banyak keluarga dari berbagai bangsa dan beragam agama mempunyai lapangan kerja, lalu kehidupannya pun berlangsung.

Ketika Tuhan menciptaka jagung, kentang, kol, jeruk, cengkeh, serta “dukut-dukut” dan gulma di sisi lain, semuanya untuk kebaikan manusia.Bahkan ketika Tuhan menciptakan semua binatang buas dan berbisa yang hidupnya seolah hanya sebagai pengganggu dan “trouble maker” terhadap manusia, sebenarnya semuanya ada dalam skenario dahsyat Sang Sutradara Agung.

Dan ketika ular beludak yang sangat berbisa itu melilit, memamgut dan menancapkan taringnya di tangan sang Rasul, TUHAN sedang menyingkapkan Rahasia dan kesempurnaan Kasih SayangNya.

Ular beludak diciptakan Tuhan untuk menunjukkan KuasaNya, yang menyertai orang pilihanNya. Sekalipun kita menganggap diri kita adalah orang yang paling tak berguna, ternyata Tuhan sudah merancang satu makna yang sangat unik . Apalagi kalau kita bertanya langsung dalam doa dan percakapan pribadi kita kepadaNya, maka kepada kita pun akan dijelaskan Tuhan, apa yang dia rancang dari diri kita.

(Diinspirasi dari Kis. 28 :3-5)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025