Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 16 – 22 Agustus 2026

Gambar
 ​ Tema: Tuhanlah Pembebas Bahan Alkitab: Keluaran 6:1 – 12 (teks LAI: Keluaran 6:1–12 / 6:2–13) ​1. Pendahuluan ​Di tengah dinamika dunia modern yang dipenuhi ketidakpastian ekonomi, krisis mental, ketidakadilan sosial, serta berbagai tekanan hidup yang kian menghimpit, manusia sering kali merasa terjebak dalam perbudakan-perbudakan bentuk baru. Banyak orang hari ini hidup dalam kecemasan mendalam, kehilangan arah, dan mengalami kelelahan batin yang berkepanjangan. Keadaan ini membuat suara pengharapan terdengar samar, bahkan terkadang lenyap di telan getirnya kenyataan hidup sehari-hari. ​Kondisi demikian menciptakan keputusasaan yang melumpuhkan daya juang dan merusak kepekaan iman. Sama seperti bangsa Israel yang tidak sanggup lagi mendengarkan perkataan Musa karena hati yang patah dan perbudakan yang sangat berat, manusia modern kerap kali menilai realitas fisik dan beban penderitaan jauh lebih nyata daripada janji-janji Allah. Ketika keputusasaan menguasai, nurani menjadi...

SEMPURNA



Tuhan memang sangat sempurna, Bahkan ketika semua otak manusia dikumpulkan dan diminta untuk mengatakan pendapatnya tentang penciptaan dunia, maka kata yang paling tepat adalah ‘sempurna’

Ketika Tuhan menciptakan nyamuk, kelak akan ada jutaan orang yang hidup dari bisnis sekitar nyamuk. Ketika Tuhan menciptakan kecoa, cicak, wereng, rayap, lebah, walet bahkan virus yang tak berbentuk, tujuan Tuhan adalah supaya banyak keluarga dari berbagai bangsa dan beragam agama mempunyai lapangan kerja, lalu kehidupannya pun berlangsung.

Ketika Tuhan menciptaka jagung, kentang, kol, jeruk, cengkeh, serta “dukut-dukut” dan gulma di sisi lain, semuanya untuk kebaikan manusia.Bahkan ketika Tuhan menciptakan semua binatang buas dan berbisa yang hidupnya seolah hanya sebagai pengganggu dan “trouble maker” terhadap manusia, sebenarnya semuanya ada dalam skenario dahsyat Sang Sutradara Agung.

Dan ketika ular beludak yang sangat berbisa itu melilit, memamgut dan menancapkan taringnya di tangan sang Rasul, TUHAN sedang menyingkapkan Rahasia dan kesempurnaan Kasih SayangNya.

Ular beludak diciptakan Tuhan untuk menunjukkan KuasaNya, yang menyertai orang pilihanNya. Sekalipun kita menganggap diri kita adalah orang yang paling tak berguna, ternyata Tuhan sudah merancang satu makna yang sangat unik . Apalagi kalau kita bertanya langsung dalam doa dan percakapan pribadi kita kepadaNya, maka kepada kita pun akan dijelaskan Tuhan, apa yang dia rancang dari diri kita.

(Diinspirasi dari Kis. 28 :3-5)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026