Featured Post

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026

Gambar
 ​ Tema: Makin Dalam Mengenal Tuhan ( Erbagesna Nandai Dibata ) ​Nats Alkitab: Kolose 1:9–10 ​ Kolose 1:9–10 (TB): "Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah," ​ 1. Pendahuluan ​Pengenalan akan Allah merupakan inti dari kehidupan rohani seorang percaya. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa semangat dan strategi untuk belajar agar lebih mengenal Tuhan dalam diri jemaat GBKP boleh dikatakan sangat rendah. Pengenalan akan Tuhan masih dominan bersifat sosial—hanya sebatas tradisi, rutinitas kebudayaan, atau relasi komunal—dan bukan lahir dari perenungan pribadi ( personal devotion ) yang mendalam bersama T...

GBKP SANGAT PEDULI TERHADAP PENGUNGSI GUNUNG SINABUNG



Laporan Berita Kompas edisi hari ini tentang situasi Pengungsi di tempat penampungan sangat menarik; bahwa para pengungsi meskipun hujan lebat, dan masih banyak keperluan yang belum ada, 'Mereka Tidak Panik". Lalu di tempat pengungsian ada hiburan berupa lagu-lagu Rohani dan Lagu lagu tradisional. Bahkan saat suasana genting ketika para pengungsi masih dikampung masing-masing, sesaat sebelum meninggalkan kampungnya mereka panik sembail mencari-cari anggota keluarga, teriakan panggilan mereka sambil menyebut nama Tuhan. Halleluya.

GBKP bekerja sama dengan Pemkab Karo segera membuat Posko serta mengarahkan fasilitas pelayanan di tempat-tempat pengungsian. Mamre dan Moria mengatur masakan dan membagikan makanan. Pada tiap tempat pengungsian ada pendeta GBKP, seperti di Jambur Ta Ras di Berastagi dan Geduang Kursus Wanita Karo (KWK)GBKP dikomandoi Pdt Suenita Br Sinulingga, di Pusat Inofrmasi dan Posko Pusat GBKP di Kantor Klasis Kabanjahe dikomandoi langsung ketua klasis, Pdt Christoper Sinulingga, dan Koordinator semuanya adalah Pdt Agustinus Purba yang merupakan Ketua Bidang Diakonia Modramen GBKP. Semua tempat pengungsian tenang, dan di Metro TV terlihat wajah-wajah mereka tidak stress, berserah kepada Tuhan.

Bahkan dari jauh pun bantuan segera datang mengalir; Klasis Jakarta Banten sudah mengirim 200 Kardus Masker, Perpulungen Cikarang pun tidak ketinggalan sudah mengumpulkan dan mengirimkan Masker lebih kurang 20 Kardus. Banyak runggun yang lain sudah mengontak apa yang paling dibutuhkan dan kemana akan dikirimkan. PGI pun tidak ketinggalan sudah mengirimkan 1000 kardus Masker. Namun meskipun demikian Masker ini masih kurang, karena debu sudah sangat banyak, bahkan sampai di Kabanjahe, Bandar Baru dan masih akan menyebar ke tempat yang lebih jauh lagi.

Disamping itu, Modramen GBKP sudah memerintahkan kepada semua ketua klasis, dan pendeta Runggung di sekitar Gunung Sinabung, termasuk ke wilayan Kabupaten Langkat untuk membuka gereja dan menjadikannya menjadi tempat-tempat penampungan para pengungsi.

GBKP sedang menyusun penggembalaan supaya dalam situasi seperti ini Iman kita bisa lebih diperkuat dan nama Tuhan Yesus semakin banyak disebutkan. Kuasa Tuhan mengalahkan segala alam. Dan Tuhan pasti tahu apa yang sedang Dia ijinkan terjadi, dan satu hal yang pasti. Kasih Tuhan kepada warga GBKP khususnya kepada yang sedang mengungsi, tetap tidak berkurang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026