Featured Post

Catatan Tambahan Malam Ketujuh (7) Pekan Doa 2026

Gambar
 ​​ Bahan Alkitab: Mazmur 27 : 7 – 10 Tema: Tuhan Si Pekena-Kena Aku (Tuhan yang Memulihkan/Menata Hidupku) Durasi: ± 15 Menit ​I. Pendahuluan (± 3 Menit) ​Syalom bapak, ibu, dan saudara/i yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. ​Malam ini kita telah tiba di Berngi Si Ketujuh —malam pamungkas, puncak dari rangkaian Pekan Doa kita. Jika selama enam malam lalu kita belajar tentang ketekunan, pergumulan, dan konsistensi dalam meminta kepada Tuhan, maka malam ini kita dibawa pada sebuah muara keyakinan yang paling radikal, yaitu: "Tuhan Si Pekena-Kena Aku" . Tuhanlah yang menyambut, merajut kembali, dan memulihkan seluruh kehidupan kita. ​Bahan khotbah kita malam ini ditulis oleh Raja Daud dalam Mazmur 27. Kita tahu Daud adalah seorang raja besar, pahlawan gagah perkasa. Namun, di balik kehebatannya, Daud adalah manusia yang akrab dengan air mata, penolakan, ketakutan, dan kesedihan yang paling ekstrem. Lewat penuturannya, kita akan belajar bagaimana sebuah doa penyerah...

GBKP SANGAT PEDULI TERHADAP PENGUNGSI GUNUNG SINABUNG



Laporan Berita Kompas edisi hari ini tentang situasi Pengungsi di tempat penampungan sangat menarik; bahwa para pengungsi meskipun hujan lebat, dan masih banyak keperluan yang belum ada, 'Mereka Tidak Panik". Lalu di tempat pengungsian ada hiburan berupa lagu-lagu Rohani dan Lagu lagu tradisional. Bahkan saat suasana genting ketika para pengungsi masih dikampung masing-masing, sesaat sebelum meninggalkan kampungnya mereka panik sembail mencari-cari anggota keluarga, teriakan panggilan mereka sambil menyebut nama Tuhan. Halleluya.

GBKP bekerja sama dengan Pemkab Karo segera membuat Posko serta mengarahkan fasilitas pelayanan di tempat-tempat pengungsian. Mamre dan Moria mengatur masakan dan membagikan makanan. Pada tiap tempat pengungsian ada pendeta GBKP, seperti di Jambur Ta Ras di Berastagi dan Geduang Kursus Wanita Karo (KWK)GBKP dikomandoi Pdt Suenita Br Sinulingga, di Pusat Inofrmasi dan Posko Pusat GBKP di Kantor Klasis Kabanjahe dikomandoi langsung ketua klasis, Pdt Christoper Sinulingga, dan Koordinator semuanya adalah Pdt Agustinus Purba yang merupakan Ketua Bidang Diakonia Modramen GBKP. Semua tempat pengungsian tenang, dan di Metro TV terlihat wajah-wajah mereka tidak stress, berserah kepada Tuhan.

Bahkan dari jauh pun bantuan segera datang mengalir; Klasis Jakarta Banten sudah mengirim 200 Kardus Masker, Perpulungen Cikarang pun tidak ketinggalan sudah mengumpulkan dan mengirimkan Masker lebih kurang 20 Kardus. Banyak runggun yang lain sudah mengontak apa yang paling dibutuhkan dan kemana akan dikirimkan. PGI pun tidak ketinggalan sudah mengirimkan 1000 kardus Masker. Namun meskipun demikian Masker ini masih kurang, karena debu sudah sangat banyak, bahkan sampai di Kabanjahe, Bandar Baru dan masih akan menyebar ke tempat yang lebih jauh lagi.

Disamping itu, Modramen GBKP sudah memerintahkan kepada semua ketua klasis, dan pendeta Runggung di sekitar Gunung Sinabung, termasuk ke wilayan Kabupaten Langkat untuk membuka gereja dan menjadikannya menjadi tempat-tempat penampungan para pengungsi.

GBKP sedang menyusun penggembalaan supaya dalam situasi seperti ini Iman kita bisa lebih diperkuat dan nama Tuhan Yesus semakin banyak disebutkan. Kuasa Tuhan mengalahkan segala alam. Dan Tuhan pasti tahu apa yang sedang Dia ijinkan terjadi, dan satu hal yang pasti. Kasih Tuhan kepada warga GBKP khususnya kepada yang sedang mengungsi, tetap tidak berkurang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025