Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 20 – 27 September 2026

Gambar
 ​ Tema: Berpengharapan Maka Diabadikan ( Erpengarapan Maka Ikelini ) Sub-Tema: Mengenal Tuhan Adalah Buah Dari Berpengharapan Nats Alkitab: Roma 8 : 18 – 25 ​ “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.   Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.   Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.   Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.   Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pe...

JUSUF DAN JUSUF



Dia merubah nasibnya dengan sebuah alat kehidupan yang namanya kesetiaan.
Dan kesetiaan lah yang membawa dia sampai ke penjara, yang berawal dari Rumah Pejabat tinggi yang sangat berkuasa. Sebab di rumah ini lah ujian sebenarnya tentang kesetiaan itu dia alami. Dan dia memenangkannya dengan benderang yang gemilang. Ketika rekayasa cerdik perempuan cantik yang berstatus istri sang pejabat yang kesepian, bisa dia atasi dengan mempertahankan komitmen langka. Risiko masuk penjara hanyalah jalan emas menuju puncak ketenarannya, yang kelak dengan sangat significant menolong keluarga dan seluruh Bangsanya.

Namanya singkat namun sakti. Ada kekuatan magis surgawi dalam nama itu, yang hanya bekerja jika bercampur dan terhubung dengan Sang Divine di Ujung Angkasa. Terbukti 1500 tahun kemudian yaitu sekitar dua ribu sepuluh tahun yang lalu, ada kesetiaan hebat lain yang dilakukan oleh penyandang nama yang sama. Kali ini bukan rekayasa manusia apalagi seorang wanita. Ketika perempuan tunangannya di depan matanya telah hamil dengan penuh keanggunan.

Logika dan cara berfikirnya buntu ketika mencoba memahami apa yang sedang terjadi terhadap perempuan sederhana yang kecantikannya mengalahkan semua yang ada. Tiba-tiba “ternoda” dalam pikirnya, pada hal sebuah pantangan besar jika sebelum upacara pernikahan ada hubungan pria dan wanita dewasa . Jalan paling bijaksana dan sangat berlandas kasih telah dipikirkannya. Bahwa dia akan pergi diam-diam. Sebab kalau dia berbicara terbuka, kenistaan dari seluruh bangsa akan dialamatkan kepada Wanita kekasihnya. Lebih baik pergi dengan seluruh kehancuran hati dan bayangan hidup merana, demikian tekadnya.

Lalu, pada malam dia mau pergi tiba-tiba ada dinterupsi dari Surga ketika dalam mimpi dia didatangi oleh Malaikat Tuhan, yang banyak memakai nama berakhiran “El”. Selanjutnya adalah penerimaan total dan ikhlas, untuk mengawal sang kekasih melahirkan "Sang Mesias”. Surga sangat menghargai dia, lalu memberi waktu yang cukup untuk melihat anak-anaknya sebelum in advance diminta segera meninggalkan dunia menuju Surga Sumber segala keabadian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026