Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 12 – 18 Juli 2026

Gambar
 ​ Thema : Dunia Orang Mati (Doni Kalak Mate) Nats : Ayub 14 : 13 ​ "Ah, kiranya Engkau menyembunyikan aku di dalam dunia orang mati, melindungi aku, sampai murka-Mu surut; dan menetapkan waktu bagiku, kemudian mengingat aku pula!" ​ Pendahuluan ​Kitab Ayub sering kali membawa kita ke dalam perenungan yang sangat dalam mengenai penderitaan dan batas eksistensi manusia. Dalam Ayub 14, Ayub sedang meratapi betapa singkat dan penuh sesaknya hidup manusia di bumi. Di tengah rasa sakit yang luar biasa dan tekanan emosional yang hebat, Ayub tidak melihat kematian sebagai akhir dari segalanya atau sebagai hukuman yang membinasakan, melainkan sebagai sebuah tempat perlindungan sementara yang misterius di hadapan Allah.  Secara teologis, kematian sering kali disalahpahami hanya sebagai upah dosa atau sekadar akhir tragis dari biologis manusia. Namun, melalui kacamata iman, teologi kematian ( theology of death ) menyingkapkan bahwa maut telah ditundukkan di bawah kedaulatan Alla...

Catatan Tambahan PA Permata 7 - 13 April 2024

 

Nas Imamat 19 : 32

Tema : Mehamat Man Saitun

Tujuan Agar PERMATA GBKP:

1.      Megiken ras nuriken pedah Dibata kerna kepatuhan anak man Saitun .   

2.      Ncidahken kehamaten man Saitun alu nehken kekelengen  guna ndatken kejuah juahen

Imamamat 19 : 32

19:32 Engkau harus bangun berdiri di hadapan orang ubanan dan engkau harus menaruh hormat kepada orang yang tua dan engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN



FAKTA DAN MAKNA 

1.      Engkau harus bangun berdiri di hadapan orang ubanan

Anak muda, Permata diminta untuk berdiri (siap disuruh, diperintah oleh)  orang ubanan orang yang sudah tua.  Ini perlu sekali supaya antara orang tua dan orang muda terjalin satu relationship[ yang bagus, dan mencipatakan kedamaian kepada semua pihak.  Anak muda yang cuek, sombong, malas dan anggap remeh tidak lah menciptakan kebanggaan bagi orang tua, Saitun.

2.      Dan  engkau harus menaruh hormat kepada orang yang tua

Menaruh hormat kepada orang tua, adalah sebuah kebiasaan, sebuah karakter  yang sangat terpuji.  Budaya karo, khususnya,  Budaya TIMUR secara umum,  adalah Budaya yang sangat hormat kepada Orang Tua.   Sekolot apapun orang tua, harus tetap dihormati dan dihargai.  Orang Tua disini, bukan hanya ayah ibu kita tapi setiap orang tua yang bis akita temui dimana pun kita berada.  Asal

3.      dan engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN

Dijelaskan disini bahwa rajin dan hormat kepada orang tua, adalah berdasar kepada TAKUT KEPADA TUHAN.  Orang tua adalah wakil Tuhan, saat orang tua melhirkan anaknya, maka dia sudah menjadi pemeran TUHAN dalam menghadirkan anaknya itu kedunia.  Oleh sebab itu TUHAN sangat meghargai orang tua, sehingga diperintahkanNYA supaya setiap anak

 

PENERAPAN

1.      Kenali lah dirimu, daftarkan talentamu.  Lalu berusaha lah untuk menggali dan melatihnya sehingga kamu  sukses dan berhasil.  Danjadikan kesuksesanmu sebagai persembahan untuk menghormati orang tua.  Jangan melakukan yang tidak baik, jangan korupsi, jangan mencuri, jangan melakukan tindakan tindakan yang tidak menciptakan rasa hormat kepada orang tuamu.

 

2.      Berfikir dan bertindak lah proaktif, inovasikan sesuatu untuk menghormati orang tua di GBKP.  Kalau kamu suka teknologi, ciptakan lah teknologi untuk membuat para Saitun di GBKP merasa bersyukur akan hidupnya, akan pemilihannya sebagai saitun.  Dengan demikian, nama Tuhan Lebih dimuliakan lagi. Amin?

Pt. Analgin Ginting

GBKP Graha Harapan Bekasi.

Komentar