Featured Post

Teologi Pemilihan Pemimpin Dengan Sistem Undi Dan Kemungkinan Penerapannya di GBKP

Gambar
Sebuah Artikel Teologi masuk ke dalam Akun WA ku, dikirim oleh seorang abang yang sangat saya hormati yaitu Prof  Dr Ir Cipta Ginting, Guru Besar Universitas Lampung.  Beliau semasa aku masih kuliah  di IPB menjadi asisten dosen agama Kristen Protestan, dan kami sampai sekarang tetap berkomunikasi dalam level tertinggi.    Mendapatkan sebuah kiriman artikel dari seorang abanganda yang sangat dihormati tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya.  Segera saya baca dan dan mengajak diskusi Artificial Inteligent (Gemini AI) dan berikut ini lah ringkasannya A. Substansi Dan Relevansi Artikel Berdasarkan artikel berjudul "Membuang Undi Menemukan Pemimpin: Analisis Plus Minus Sistem Undi Pemilihan Pemimpin Dalam Kisah Raja Saul" oleh Jhon Marthin Elizon Damanik dan Binsar Jonathan Pakpahan, berikut adalah ringkasan substansi, kesimpulan, dan evaluasi mengenai sistem undi tersebut: ​1. Substansi Artikel ​Artikel ini membahas penggunaan sistem undi ( goral )...

SUMBER PENGAJARAN PERSEMBAHAN Catatan Tambahan PJJ 17 - 23 Mei 2020



Imamat 1 : 1-3
Thema : Arus Mpersembahken Si Mehulina

1:1        Ilebuh TUHAN Musa i bas Kemah Perjumpan nari, jenari iberekenNa aturen-aturen si tersena enda,

1:2        gelah ipatuhi kalak Israel sanga ia mpersembahken persembahenna. Ise atena mpersembahken asuh-asuhen, banci ipersembahkenna: lembu, biri-biri, tah pe kambingna.

1:3        Adi atena lembu ipersembahkenna jadi sada persembahen tutungen, arus ipersembahkenna jenggi lembu si mejilena kal. Lembu e arus ipersembahkenna i bas dalan bengket ku bas Kemah Perjumpan, gelah ialoken TUHAN ia.

FAKTA

1.             Tuhan memanggil Musa untuk memberikan aturan aturan kepada Bangsa Israel, termasuk aturan dalam meberikan persembahan.

2.            Tuhan memberikan kebebasan kepada Bangsa Israel untuk mempersembahkan lembunya, kambing nya atau dombanya.

3.             Kalau mempersembahkan persembahan bakaran,  harus lembu jantan yang terbaik, dan lembu itu harus ditentukan tempat persembahannya, yaitu dijalan menuju Kemah Perjumpaan.


ARTI

1.      Semua aturan persembahan pada Bangsa Israel, dating dari Tuhan sendiri, bukan karena ide/pikiran  atau kehendak para Imam.

2.     Tuhan meminta persembahan dari Bangsa Israel dari hasil ternaknya, apa yang dimiliki umatNYA.  Aturan Tuhan selalu dibuat berdasarkan pengenalan Tuhan yang amat dalam kepada umatNya, dan landasannya adalah Kasih.

3.    Tuhan menginginkan bahwa umatNya memberi persembahan bakaran itu yang paling baik. Seperti ditulis tadi kalua persembahan bakaran, haruslah Lembu Jantan yang paling baik. Memberi persembahan kepada Tuhan haruslah dilakukan dengan serius, memilih yang terbaik.

PENGKENAINA

1.    Tuhan lah yang pertama tama meminta/menyuruh umatNya untuk memberikan persembahan kepadaNya.  Mengapa di gereja ada persembahan, karena itulah ajaran Tuhan.  Bukan karena pikiran manusia, pendeta, pertua, atau siapapun. Tuhan sendirilah yang meminta kita semua, kam, dan aku untuk memberi persembahan kepadaNya.  Orang Kristen yang taat mendengarkan Firman Tuhan adalah yang konsisten dalam memberikan persembahan.



1.    Tuhan memberikan kebebasan kepada kita untuk bersembah kepadaNya.  Dari apa yang dapat kita persembahkan, sesuai dengan keberadaan kita. Sehingga tidak mungkin tidak ada yang dapat  kita persembahkan kepada Tuhan. Namun perlu hati hati, jangan sampai tidak serius/sungguh sungguh  dalam memberi persembahan kepada Tuhan. Lalu berikanlah yang terbaik, berikan lah dengan Ikhlas.

2.    Tuhan mengenal semua anak anakNya, jadi jangan menyembunyikan sesuatu, Tuhan tahu mana yang terbaik yang dapat kita persembahkan kepadaNya.  Memberikan yang terbaik kepada Tuhan, tidak akan menimbulkan penderitaan. Justru makin baik persembahan kita, makin sesuai dengan standar keinginan  Tuhan. Jika Tuhan suka akan cara kita bersembah, maka tentu saja kita tetap dalam lindunganNya. Berikanlah/persembahkan lah yang terbaik.

Bujur melala ras mejuah juah kita kerina.

Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Herman Surbakti mengatakan…
Bujur pertua..nambahi bahan guna isehken man perpulugenta
Tuhan simasu masu kam
Yosafat Sembiring mengatakan…
Bujur Pertua ,,nambahi wawasen kami jemaat GBKP TM Kanan,,,Tuhan si.masu masu. GBU
Analgin Ginting mengatakan…
@Herman Surbakti. Bujur impal. Mejuah juah kita kerina ras terpujilah Tuhanta ya. Salam sehat man bandu ras keluarga.
Analgin Ginting mengatakan…
@GBKP TM Kanan. Bujur melala adi banci nambahi wawasan ras pengangkaan ta kerina khususna kam teman teman kami i TM Kanan. Ermulialah Tuhanta. GBU.

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025