Featured Post

Catatan Tambahan Khotbah 23 Agustus 2026

Gambar
 ​ ​ Tema: Bapa Yang Takut Kepada Tuhan  (Bapa si Malang man Tuhan) ​Nas Alkitab: Mazmur 128:1–6 (Responsoria) ​Konteks Teks: Nyanyian Ziarah ( Song of Ascents ) ​1. PENDAHULUAN ​Setiap keluarga di dunia ini mendambakan kebahagiaan, kedamaian, dan keberhasilan hingga ke generasi setelahnya. Namun, di tengah pergeseran zaman dan kompleksitas tantangan modern, banyak figur bapa/kepala keluarga terjebak mendefinisikan "kebahagiaan" hanya sebatas pencapaian finansial, status sosial, atau materi semata. ​Mazmur 128 hadir sebagai fondasi kebenaran yang memutarbalikkan standar dunia. Kebahagiaan sejati dan keberlanjutan berkat dalam keluarga tidak dimulai dari seberapa besar kekayaan yang dihimpun seorang bapa, melainkan dari kualitas rasa takutnya kepada TUHAN dan kerelaannya untuk hidup menurut jalan-jalan-Nya. ​2. FAKTA TEKS DAN KONTEKS (HISTORIS & LITERARIS) ​ Nyanyian Ziarah ( Shir Hama’aloth ): Mazmur 128 dinyanyikan oleh umat Israel saat mereka berziarah naik men...

SUMBER PENGAJARAN PERSEMBAHAN Catatan Tambahan PJJ 17 - 23 Mei 2020



Imamat 1 : 1-3
Thema : Arus Mpersembahken Si Mehulina

1:1        Ilebuh TUHAN Musa i bas Kemah Perjumpan nari, jenari iberekenNa aturen-aturen si tersena enda,

1:2        gelah ipatuhi kalak Israel sanga ia mpersembahken persembahenna. Ise atena mpersembahken asuh-asuhen, banci ipersembahkenna: lembu, biri-biri, tah pe kambingna.

1:3        Adi atena lembu ipersembahkenna jadi sada persembahen tutungen, arus ipersembahkenna jenggi lembu si mejilena kal. Lembu e arus ipersembahkenna i bas dalan bengket ku bas Kemah Perjumpan, gelah ialoken TUHAN ia.

FAKTA

1.             Tuhan memanggil Musa untuk memberikan aturan aturan kepada Bangsa Israel, termasuk aturan dalam meberikan persembahan.

2.            Tuhan memberikan kebebasan kepada Bangsa Israel untuk mempersembahkan lembunya, kambing nya atau dombanya.

3.             Kalau mempersembahkan persembahan bakaran,  harus lembu jantan yang terbaik, dan lembu itu harus ditentukan tempat persembahannya, yaitu dijalan menuju Kemah Perjumpaan.


ARTI

1.      Semua aturan persembahan pada Bangsa Israel, dating dari Tuhan sendiri, bukan karena ide/pikiran  atau kehendak para Imam.

2.     Tuhan meminta persembahan dari Bangsa Israel dari hasil ternaknya, apa yang dimiliki umatNYA.  Aturan Tuhan selalu dibuat berdasarkan pengenalan Tuhan yang amat dalam kepada umatNya, dan landasannya adalah Kasih.

3.    Tuhan menginginkan bahwa umatNya memberi persembahan bakaran itu yang paling baik. Seperti ditulis tadi kalua persembahan bakaran, haruslah Lembu Jantan yang paling baik. Memberi persembahan kepada Tuhan haruslah dilakukan dengan serius, memilih yang terbaik.

PENGKENAINA

1.    Tuhan lah yang pertama tama meminta/menyuruh umatNya untuk memberikan persembahan kepadaNya.  Mengapa di gereja ada persembahan, karena itulah ajaran Tuhan.  Bukan karena pikiran manusia, pendeta, pertua, atau siapapun. Tuhan sendirilah yang meminta kita semua, kam, dan aku untuk memberi persembahan kepadaNya.  Orang Kristen yang taat mendengarkan Firman Tuhan adalah yang konsisten dalam memberikan persembahan.



1.    Tuhan memberikan kebebasan kepada kita untuk bersembah kepadaNya.  Dari apa yang dapat kita persembahkan, sesuai dengan keberadaan kita. Sehingga tidak mungkin tidak ada yang dapat  kita persembahkan kepada Tuhan. Namun perlu hati hati, jangan sampai tidak serius/sungguh sungguh  dalam memberi persembahan kepada Tuhan. Lalu berikanlah yang terbaik, berikan lah dengan Ikhlas.

2.    Tuhan mengenal semua anak anakNya, jadi jangan menyembunyikan sesuatu, Tuhan tahu mana yang terbaik yang dapat kita persembahkan kepadaNya.  Memberikan yang terbaik kepada Tuhan, tidak akan menimbulkan penderitaan. Justru makin baik persembahan kita, makin sesuai dengan standar keinginan  Tuhan. Jika Tuhan suka akan cara kita bersembah, maka tentu saja kita tetap dalam lindunganNya. Berikanlah/persembahkan lah yang terbaik.

Bujur melala ras mejuah juah kita kerina.

Pt. Analgin Ginting.

Komentar

Herman Surbakti mengatakan…
Bujur pertua..nambahi bahan guna isehken man perpulugenta
Tuhan simasu masu kam
Yosafat Sembiring mengatakan…
Bujur Pertua ,,nambahi wawasen kami jemaat GBKP TM Kanan,,,Tuhan si.masu masu. GBU
Analgin Ginting mengatakan…
@Herman Surbakti. Bujur impal. Mejuah juah kita kerina ras terpujilah Tuhanta ya. Salam sehat man bandu ras keluarga.
Analgin Ginting mengatakan…
@GBKP TM Kanan. Bujur melala adi banci nambahi wawasan ras pengangkaan ta kerina khususna kam teman teman kami i TM Kanan. Ermulialah Tuhanta. GBU.

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026