Blog ini Berisi Hal-hal yang berhubungan dengan Pengembangan Karakter, Motivasi, Spiritual (KATMOSPIR).
Selain itu menampilkan cara berkhotbah secara kreatif berikut contoh contoh bahan renungan/bahan khotbah, PJJ dan PA-PA Kategorial
Tema: Pengetahuan Yang Lengkap Dan Berguna ( Pemeteh si kuh dingen serta ) Teks Alkitab: 1 Korintus 13:11 – 12 "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." Pendahuluan Pertumbuhan adalah keniscayaan dalam tatanan ciptaan Allah. Sebagaimana seorang anak secara fisik dan mental mengalami fase perkembangan dari tutur kata, perasaan, hingga pola pikir sederhana menuju kedewasaan, demikian pula manusia dipanggil untuk mengalami pembaharuan budi dan iman secara berkesinambungan. Ketidakmampuan atau keengganan untuk bertumbuh merupakan sebuah anomali spi...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
FILOSOFI BERNYANYI. Catatan Tambahan PJJ 3 – 09 Mei 2020
92:4 janah
ngkuit gitar si sepuluh tinali, rikut ras gambus ras kulcapi.
92:5 Sabap
perbahanenNdu kap si pegedang ukurku, erkiteken perbahanenNdu, aku rende alu
meriah.
FAKTA
1.Kita bisa melihat dan mendapatkan filosofi bernyanyi dalam perikop bacaan dari Masmur 92 ini. Bahwa
bernyanyi itu dilakukan pada saat hari sabat, pada saat kita semua diam
di rumah merenungkan semua kebaikan Tuhan.
2.Ukur Meriah, Hati Yang Gembira muncul
saat mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, dan akan muncul lagu/nyanyian
kepada TUhan Yang Maha Tinggi. Jika hati sudah bersyukur dan Kidung Pujian
sudah terbit di mulut, maka akan keluar kata kata tentang Kasih sayang Tuhan di
pagi hari, dan Kesetian Tuhan di malam hari.Nyanyian dilantunkan diringi gitar gambus dan kulcapi
3.Perbuatan Tuhanyang memanjangkan harapan dan perbuatan Tuhan
lah sumber segala nyanyian kegembiraan.
ARTI
1.Kita bernyanyi bukan karena banyak
barang dan perut kenyang yang kita miliki.Kita bernyanyi bukan karena harta dan benda benda perhiasan banyak di
rumah kita, namun kita bernyanyi pada saat ada rasa ingin mengucap syukur
kepada Tuhan.Ucapan syukur kepada Tuhan
tidak lah muncul karena barang barang, karena uang, karena hal hal duniawi yang
lain.Namun ucapan syukur muncul saat
ada kesadaran bahwa kita memiliki Tuhanyang hidup dan Maha Besar.Bagi Tuhan
barang barang dan benda benda itu hanya sebesar satu ucapan saja.
2.KasihSayang Tuhan kepada manusia itu muncul dari pagi hari, bahkan selalu
baru. Dan semua kasih sayangNya DIA berikan dengan setia kepada Orang Yang
Bersyukur kepadaNya.Tuhan mengasihi dan
memberikan kesetiaaNYA kepada orang yang bersyukur kepadaNYA.Jadi saat tidak memiliki apa apa, bersyukur
lah kepada Tuhan, maka segera Dia akan memberikan Kasih SetiaNYA.
3.Orang yang putus asa, orang yang
patah semangat adalah orang yang tidak pernah bersyukur.Orang yang panik, orang yang kehilangan arah,
orang yang jadi pemurung, orang yag tidak tulus, orang yang tidak pernah
bergembira, dan orang yang tidak bisa bernyanyi
adalah orang yang tidak bersyukur kepada Tuhan.Harapan ada bagi setiap orang yang ingat, sadar dan percaya kepada
Tuhan. Makamengucap syukur lah, maka bernanyilah
menyampaikan kasih sayang Tuhan di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
PENGKENAINA
1.Siapapun bisa menjadi pembawa berita tentang Kasih Sayang
Tuhanasal dia bersyukur kepada Tuhan. Siapapun
bisa menjadi Pekabar Injil, asal Dia
bersyukur kepada Tuhan. Maka
bersyukurlah dan bernyanyllah secara tulus dan murni menyatakan semua kebaikan
Tuhan.
2.Dalam suasana pandemik saat ini pun
kita tetap sukacita, karena banyak hal.Kita tidak pernah ditinggalkan Tuhan.Ketika kita tidak bisa ke gereja
atau ke PJJ/PA, TUHAN sendiri yang datang ke rumah kita menjenguk dan mengunjungi
kita melalui sapaan kesetiaanNYA dalam bentuk ibadah Live Streaming.Tuhan tetap dekat dengan kita.
3.Bernyanyilah dan besyukurlah, maka
hati yang gembira yang muncul akan membuat ide ide kreatif inovatif ndu muncul. Lewat
Pandemik ini maka nanti kam dan saya sudah punya ide baru yang bisa diimplementasikan.Puji Tuhan.
Thema: Memahami Kasih Sayang Tuhan (Ngangka Kerna Keleng Ate Dibata) Teks: Efesus 3:14–21 Pendahuluan Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi digital, dan Artificial Intelligence (AI) sampai pada akhir September 2026 ini, manusia dihadapkan pada kemudahan sekaligus disrupsi kehidupan yang luar biasa. AI dan algoritma digital mampu menjawab berbagai persoalan teknis, memberikan analisis yang cepat, serta menawarkan solusi atas kebutuhan fisik dan praktis manusia secara instan. Namun, di balik seluruh kecanggihan teknologi tersebut, ada ruang terdalam dalam jiwa manusia—rasa hampa, kebingungan nilai, dan kerinduan akan kasih sejati—yang tidak pernah dapat diisi oleh algoritma maupun kecerdasan buatan manapun. Kondisi zaman ini menegaskan kembali betapa pentingnya doa untuk mengenal Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus secara pribadi dan mendalam. Pengetahuan intelektual yang dihasilkan oleh teknologi bersifat terbatas dan permukaan, sedangkan pengenala...
(Markus 16:15; 1 Pet 2:9-10) Ceramah utuk Konvent Pendeta GBKP Wilayah 4 (7 Nov.2025) Pdt.Prof.Dr.Risnawaty Sinulingga MT.h Pengantar Puji Syukur kepada Tuhan untuk kesempatan berharga saat ini dalam menyampaikan ceramah tentang visi baru gereja GBKP. Ceramah ini disampaikan menurut perumusan visi, dianalisa berdasarkan teks acuan (Markus 16:15 dan 1 Petrus 2:9-10), dibandingkan dengan panggilan gereja dalam Tata Gereja GBKP. Rumusan visi dan panggilan GBKP yang sedikit berbeda dengan teks acuan Alkitab, menunjukkan bahwa GBKP memiliki landasan dogmatis yang cukup kuat dalam perumusan vissi ini. Dalam bagian pertama ceramah, akan dipaparkan makna kata-kata dalam visi yaitu “Menjadi Keluarga Allah yang Diutus”, “Untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia” dan “Bagi seluruh Ciptaan”. Penjelasan ini penting bukan saja karena merupakan bagian dari visi GBKP, tetapi karena adanya perbedaan dengan kalimat teks Alkitab (“…beritakanlah Injil kepada segala makhluk…”) dan panggi...
Tema: Makin Dalam Mengenal Tuhan ( Erbagesna Nandai Dibata ) Nats Alkitab: Kolose 1:9–10 Kolose 1:9–10 (TB): "Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah," 1. Pendahuluan Pengenalan akan Allah merupakan inti dari kehidupan rohani seorang percaya. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa semangat dan strategi untuk belajar agar lebih mengenal Tuhan dalam diri jemaat GBKP boleh dikatakan sangat rendah. Pengenalan akan Tuhan masih dominan bersifat sosial—hanya sebatas tradisi, rutinitas kebudayaan, atau relasi komunal—dan bukan lahir dari perenungan pribadi ( personal devotion ) yang mendalam bersama T...
Komentar