Blog ini Berisi Hal-hal yang berhubungan dengan Pengembangan Karakter, Motivasi, Spiritual (KATMOSPIR).
Selain itu menampilkan cara berkhotbah secara kreatif berikut contoh contoh bahan renungan/bahan khotbah, PJJ dan PA-PA Kategorial
Olimpiade Catur FIDE ke-46 yang berlangsung pada 15–27 September 2026 di Samarkand, Uzbekistan, menjadi salah satu edisi paling kompetitif dalam sejarah. Diikuti oleh lebih dari 200 negara, ajang beregu paling bergengsi di dunia ini menjadi medan pembuktian bagi kekuatan catur global. Di tengah kepungan raksasa dunia, sejauh mana peluang Tim Catur Indonesia untuk mengukir prestasi? Peluang Tim Indonesia: Posisi Menengah yang Berpotensi Memberi Kejutan Secara objektif, berdasarkan kalkulasi rating rata-rata FIDE, Indonesia berada di jajaran unggulan papan menengah ( mid-tier ). Tim Putra Indonesia memunculkan kekuatan berkat perpaduan pengalamannya Grandmaster (GM) Susanto Megaranto dengan para talenta muda berpotensi tinggi seperti IM Satria Duta Cahaya dan IM Nayaka Budhidharma. Sementara itu, Tim Putri yang diperkuat jajaran Master Internasional Wanita (WIM) seperti Shafira Devi Herfesa, Laysa Latifah, Ummi Fisabilillah, dan Chelsea Monica Ignesias Sihite memiliki kedalaman sku...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
FILOSOFI BERNYANYI. Catatan Tambahan PJJ 3 – 09 Mei 2020
92:4 janah
ngkuit gitar si sepuluh tinali, rikut ras gambus ras kulcapi.
92:5 Sabap
perbahanenNdu kap si pegedang ukurku, erkiteken perbahanenNdu, aku rende alu
meriah.
FAKTA
1.Kita bisa melihat dan mendapatkan filosofi bernyanyi dalam perikop bacaan dari Masmur 92 ini. Bahwa
bernyanyi itu dilakukan pada saat hari sabat, pada saat kita semua diam
di rumah merenungkan semua kebaikan Tuhan.
2.Ukur Meriah, Hati Yang Gembira muncul
saat mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, dan akan muncul lagu/nyanyian
kepada TUhan Yang Maha Tinggi. Jika hati sudah bersyukur dan Kidung Pujian
sudah terbit di mulut, maka akan keluar kata kata tentang Kasih sayang Tuhan di
pagi hari, dan Kesetian Tuhan di malam hari.Nyanyian dilantunkan diringi gitar gambus dan kulcapi
3.Perbuatan Tuhanyang memanjangkan harapan dan perbuatan Tuhan
lah sumber segala nyanyian kegembiraan.
ARTI
1.Kita bernyanyi bukan karena banyak
barang dan perut kenyang yang kita miliki.Kita bernyanyi bukan karena harta dan benda benda perhiasan banyak di
rumah kita, namun kita bernyanyi pada saat ada rasa ingin mengucap syukur
kepada Tuhan.Ucapan syukur kepada Tuhan
tidak lah muncul karena barang barang, karena uang, karena hal hal duniawi yang
lain.Namun ucapan syukur muncul saat
ada kesadaran bahwa kita memiliki Tuhanyang hidup dan Maha Besar.Bagi Tuhan
barang barang dan benda benda itu hanya sebesar satu ucapan saja.
2.KasihSayang Tuhan kepada manusia itu muncul dari pagi hari, bahkan selalu
baru. Dan semua kasih sayangNya DIA berikan dengan setia kepada Orang Yang
Bersyukur kepadaNya.Tuhan mengasihi dan
memberikan kesetiaaNYA kepada orang yang bersyukur kepadaNYA.Jadi saat tidak memiliki apa apa, bersyukur
lah kepada Tuhan, maka segera Dia akan memberikan Kasih SetiaNYA.
3.Orang yang putus asa, orang yang
patah semangat adalah orang yang tidak pernah bersyukur.Orang yang panik, orang yang kehilangan arah,
orang yang jadi pemurung, orang yag tidak tulus, orang yang tidak pernah
bergembira, dan orang yang tidak bisa bernyanyi
adalah orang yang tidak bersyukur kepada Tuhan.Harapan ada bagi setiap orang yang ingat, sadar dan percaya kepada
Tuhan. Makamengucap syukur lah, maka bernanyilah
menyampaikan kasih sayang Tuhan di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
PENGKENAINA
1.Siapapun bisa menjadi pembawa berita tentang Kasih Sayang
Tuhanasal dia bersyukur kepada Tuhan. Siapapun
bisa menjadi Pekabar Injil, asal Dia
bersyukur kepada Tuhan. Maka
bersyukurlah dan bernyanyllah secara tulus dan murni menyatakan semua kebaikan
Tuhan.
2.Dalam suasana pandemik saat ini pun
kita tetap sukacita, karena banyak hal.Kita tidak pernah ditinggalkan Tuhan.Ketika kita tidak bisa ke gereja
atau ke PJJ/PA, TUHAN sendiri yang datang ke rumah kita menjenguk dan mengunjungi
kita melalui sapaan kesetiaanNYA dalam bentuk ibadah Live Streaming.Tuhan tetap dekat dengan kita.
3.Bernyanyilah dan besyukurlah, maka
hati yang gembira yang muncul akan membuat ide ide kreatif inovatif ndu muncul. Lewat
Pandemik ini maka nanti kam dan saya sudah punya ide baru yang bisa diimplementasikan.Puji Tuhan.
(Markus 16:15; 1 Pet 2:9-10) Ceramah utuk Konvent Pendeta GBKP Wilayah 4 (7 Nov.2025) Pdt.Prof.Dr.Risnawaty Sinulingga MT.h Pengantar Puji Syukur kepada Tuhan untuk kesempatan berharga saat ini dalam menyampaikan ceramah tentang visi baru gereja GBKP. Ceramah ini disampaikan menurut perumusan visi, dianalisa berdasarkan teks acuan (Markus 16:15 dan 1 Petrus 2:9-10), dibandingkan dengan panggilan gereja dalam Tata Gereja GBKP. Rumusan visi dan panggilan GBKP yang sedikit berbeda dengan teks acuan Alkitab, menunjukkan bahwa GBKP memiliki landasan dogmatis yang cukup kuat dalam perumusan vissi ini. Dalam bagian pertama ceramah, akan dipaparkan makna kata-kata dalam visi yaitu “Menjadi Keluarga Allah yang Diutus”, “Untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia” dan “Bagi seluruh Ciptaan”. Penjelasan ini penting bukan saja karena merupakan bagian dari visi GBKP, tetapi karena adanya perbedaan dengan kalimat teks Alkitab (“…beritakanlah Injil kepada segala makhluk…”) dan panggi...
Thema: Berbahagialah Orang Yang Hidup Menurut Undang-Undang Tuhan (Malem Ate Ngikutken Undang-Undang Tuhan) Nas: Masmur 119:1–7 Pembukaan Setiap manusia pada hakikatnya mencari kebahagiaan. Namun pertanyaan yang mendasar adalah: apakah sumber kebahagiaan itu? Sebagian orang mencari kebahagiaan melalui kekayaan, jabatan, atau penghormatan. Akan tetapi pengalaman hidup dan kesaksian Kitab Suci menunjukkan bahwa kebahagiaan yang sejati hanya didapat ketika manusia hidup sesuai dengan firman Allah. Pemazmur menegaskan bahwa “Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN” (Mzm. 119:1). Artinya, kebahagiaan bukan hasil dari pencapaian lahiriah, melainkan dari ketaatan batiniah pada perintah Allah. Fakta 1. Kitab Mazmur 119 adalah pasal terpanjang dalam Alkitab dengan 176 ayat, seluruhnya berfokus pada keindahan, kekuatan, dan manfaat firman Allah bagi kehidupan umat-Nya. 2. Struktur pasal ini tersusun secara akrostik menurut huruf-huruf Ibra...
Tema: Kalak Si Tek Rembak Ras Dibata (Orang yang Percaya Dekat dengan Allah) Nats: Roma 10 : 1 – 4 1. Pendahuluan Setiap manusia pada dasarnya memiliki religiositas —sebuah kerinduan bawaan (naluri) untuk mencari, menyembah, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Namun, dalam realitas kehidupan, banyak orang terjebak dalam kesibukan ritual dan aktivitas keagamaan yang luar biasa giat, tetapi kehilangan arah dan esensi yang sejati. Melalui surat Roma ini, Rasul Paulus membedah kontras antara "kegiatan agama yang meluap-luap" dengan "pengenalan yang benar akan Allah". Menjadi dekat dengan Allah ( rembak ras Dibata ) bukan soal seberapa keras kita berusaha membenarkan diri sendiri, melainkan seberapa penuh kita berserah pada kebenaran yang telah Allah sediakan. 2. Fakta Tekstual (Analisis Teks) Ayat 1: Paulus mengungkapkan kerinduan terdalam (empati dan kasih yang besar) serta doanya agar bangsa Israel memperoleh keselamatan. Ayat 2: Paulu...
Komentar