Featured Post

Inilah 10 Pecatur Terbesar Dari Suku Karo

Gambar
Sejarah tentang kehebatan catur Suku Karo bisa diawali dari   Si Narsar yang mampu menahan remis mantan Juara Dunia Catur asal Belanda, Max Euwe , pada era 1920-an merupakan salah satu catatan emas paling monumental dalam histori percaturan Tanah Karo dan Indonesia. ​Sesuai dengan fakta sejarah dan tingkatan prestasi tersebut, berikut adalah daftar 10 Legenda dan Pecatur Terbesar dari Suku Karo. ​ 1. Si Narsar (Sutan Perang / Legenda Pelopor Era 1920-an) ​ Status: Legenda Utama & Maestro Klasik Karo ​ Pencapaian Kunci: Tokoh jenius catur asal Tanah Karo yang mencatatkan sejarah legendaris saat bertanding melawan Max Euwe (yang kelak menjadi Juara Dunia Catur ke-5) pada era 1920-an di Medan/Sumatra dan berhasil menahan remis . Pertandingan ini membuktikan secara internasional betapa tingginya kapasitas taktis alami yang dimiliki oleh pecatur Karo sejak zaman kolonial. ​ 2. GM Cerdas Barus ​ Gelar: Grandmaster (GM) ​ Pencapaian Kunci: Meraih medali emas papa...

Gunungku Sahabatku



Gunung Sinabung belum berhenti meletus. Setiap hari ada kepulan asap yang keluar dari dua kawahnya yang paling besar. Melontarkan ribuan ton material berupa debu dan batu batu ringan.  Suara gemuruhnya pun tak henti, meski tak kedengaran sampai jauh.  Sekali sekali dia menggelegar menunjukkan keperkasaannya.  Gunung Sinabung sedang bertumbuh, jika selama ini dia diam manis sambil memberikan tanah subur, udara segar dan pemandangan yang sangat indah, maka saat ini dia bereaksi menurut kenyataan sebenarnya.



Hakekat Gunung Sinabung adalah ciptaan Tuhan.  Tuhan lah satu satunya Sang Pencipta Gunung Sinabung  dan seluruh gunung di alam semesta ini.   Tuhan menciptakan gunung untuk menunjukkan kehendakNya.  Salah satu kehendak Tuhan tentang gunung adalah Yesaya pasal 2 ayat 2 dan 3 : 

 Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana,

dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem."

Tuhan membuat Gunung Sinabung  untuk memusatkan perhatian seluruh Bangsa.  Di saat korupsi dan kelaliman merajalela di seluruh pelosok Nusantara, perhatian semua Bangsa ke Gunung Sinabung. Termasuk Badan PBB malalui UN OCHA (United Nation Office Coordinator Humanitarian Affair) pun ikut memusatkan perhatian melalui pertemuan pertemuan yang dilakukan. Lintas agama, lintas bahasa, lintas budaya dan disiplin ilmu dikumpulkannya semua orang termasuk tokoh tokoh Karo dikantornya yang mentereng di Jalan Thamrin Jakarta.  Tujuannya hanya satu, perhatikan Gunung Sinabung, perhatikan disana ada Tuhan.


Maka berembuklah semuanya memikirkan apa yang dibutuhkan oleh 16.000 lebih pengungsi yang ada di posko posko penanggulangan bencana. Tidak boleh ada satu orang pun yang kekurangan makanan, tidak boleh ada satu orang pun pengungsi yang tidak mendapat tempat.  Lalu berduyun duyunlah bantuan datang.


Namun, Pak Surono sesepuh Gunung Api  Indonesia menegaskan.  Tidak boleh hanya satu fokus, tapi harus dua fokus.  Fokus pertama adalah penuhi kebutuhan kebutuhan darurat selama masa pengungsian.  Fokus kedua adalah siapkan perubahan masyarakat.  Masyarakat dari desa desa yang paling dekat ke  Gunung Sinabung harus mampu menerima kenyataan bahwa Gunung Sinabung tak mungkin lagi seperti sedia kala. 

 Gunung Sinabung akan terus begitu mengikuti tahapan perkembangannya.  Jadi masyarakat pun harus berubah, menerima kenyataan ini.  Harus hidup dengan keadaan baru Gunung Sinabung.  Jangan lagi tanya, “kapan berhenti” namun terimalah kenyataan dan jadikan Gunung Sinabung sebagai teman, bahkan teman paling dekat. 

 Gunung Sinabung menjadi pelengkap janji Tuhan dalam Jesaya pasal 2, bahwa Gunung akan dipakai sebagai tempat mendirikan Rumah Tuhan.  Supaya semua bangsa melihat kebesaran Tuhan dan selanjutnya hidup dalam terang Tuhan. Maha Besar lah Engkau Ya Tuhan, namaMU abadi selama lamanya. Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025