Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 30 Agustus - 5 September 2026

Gambar
  Tema: Memilih Kata yang Bijak (Make Kata Si Payo) ​Bacaan Utama: Titus 2:1–8 ​1. Pendahuluan ​Lidah dan kata-kata memiliki daya pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan manusia—dapat membangun persekutuan atau justru menghancurkan kepercayaan. ​Rasul Paulus memberikan instruksi krusial kepada Titus agar setiap pemberitaan dan pengajaran jemaat senantiasa berakar pada ajaran yang sehat . ​2. Fakta Realitas Kehidupan ​Dalam realitas sehari-hari, ucapan yang ceroboh, fitnah, atau perkataan tanpa kendali sering kali menjadi batu sandungan dalam keluarga dan masyarakat. ​Dunia luar senantiasa mengamati konsistensi antara apa yang diucapkan oleh orang percaya dengan realitas karakter keseharian mereka di tengah dunia. ​3. Arti dan Makna Teologis ​Kata-kata sangat penting dalam memuliakan Tuhan, oleh sebab itu Paulus menekankan kemampuan memilih kata-kata yang bijak dalam pengajaran. ​Kata-kata harus sejalan dengan perbuatan, kebiasaan, dan tabiat; orang yang mampu...

KEBENARAN

Pertanyaan Pilatus kepada Yesus Kristus yang sedang diadili tentang “ kebenaran “tidak pernah di jawab dan terbuka sampai sekarang. Persisnya tertulis dalam Yohanes 18 : 38a, “apakah kebenaran itu”. Mengapa Tuhan tidak mau mejawab pertanyaan yang Maha penting ini?

Saya kira bukanlah Tuhan tidak menjawab, namun Tuhan belum menjawab. Pasti ada satu momentum dimana nanti dibukakan semua, seperti yang Dia janjikan misalnya dalam 1 Korintus 2 : 9 : Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.

Akan ada satu kesempatan bahwa semua tentang kebenaran akan dibukakan oleh Tuhan kepada manusia, khususnya kepada yang mengasihi Dia. Mengapa bukan sekarang, bukankah manusia saat ini dengan maraknya bencana alam, seperti Mentawai, Wasior, dan Gunung Merapi, yang ramai dituliskan dalam SMS semua bertanggal 26, sangat membutuhkan sebuah penjelasan surgawi tentang semua misteri ini?

Bahkan muncul kepermukaan peradaban kita saat ini sebuah pertanyaan lanjutan, apakah bencana alam itu murni bencana alam, atau disebabkan tangan-tangan serakah manusia, ataukah Tuhan yang merencanakan? Lalu muncul lah sms itu tadi yang memuat perkataan nabi Hagai.

Hagai 2:7 Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; (Alkitab Edisi Terjemahan Baru)

Hagai 2:6 Dalam waktu yang dekat Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, darat dan laut.(Alkitab Edisi Bahasa Indonesia Sehari Sehari)

Hagai 2:6 Lanai ndekahsa Kuugur me langit ras doni, lawit ras daraten (Alkitab Bahasa Karo edisi III)

Hagai 2:6 For thus saith the LORD of hosts; Yet once, it is a little while, and I will shake the heavens, and the earth, and the sea, and the dry land; (King James Version)

Sebagian tertulis dalam Hagai 2 : 7, sebagian dalam Hagai 2 ; 6. Mungkin kita bertanya mana yang benar, koq bisa ada dua versi. Memang dua versi, dan dua duanya benar. Benar menurut apa yang bisa kita pikirkan benar. Kita percaya akan kata-kata Firman Tuhan, namun kita belum yakin apakah fenomena sekarang ini perwujudan dari Firman itu. Artinya kita masih membutuhkan suatu bentuk atau level kebenaran yang lain, yang seketika dapat memadukan kepercayaan dan keyakinan kita.

Jadi bisa kita simpulkan, bahwa ada kebenaran yang sanggup kita pikirkan dan ada kebenaran yang belum sanggup kita pahami, karena belum pernah terdengar telinga kita, belum terlihat mata kita dan belum pernah muncul dalam getaran-getaran di lubuk hati kita. Ada Righteousness dan ada Truth. Rigrtenousness sudah ditanamkan Allah dalam otak dan hati kita, sedangkan Truth masih disimpan Allah. Dan pertanyaan Pilatus dalam Yohanes 18 : 38a adalah tentang Truth, wajarlah tak ada yang mampu menuliskan apa jawabNya. Tuhan memberkati kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026